alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Beri Edukasi Pilah-Pilih Sampah pada Pemulung

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak dipungkiri, sampah memiliki nilai ekonomis bagi sejumlah kalangan. Hal ini dirasakan oleh sejumlah pemulung di Kabupaten Jember. Yayasan Lingkungkan Hidup Adiguna (Yalidi) Jember mendata keberadaan mereka melalui proses pengumpulan KTP. Dari sana diketahui bahwa total keseluruhan pemulung di kawasan kota tercatat 320 orang, dan rata-rata merupakan lulusan SD.

“Dari jumlah tersebut, 180 orang pemulung berada di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, sementara 140 orang di tempat penampungan sementara (TPS) di Kebonsari dan Sumbersari,” terang Ketua Yalidi Jember Mashudi.

Pendataan tersebut, kata dia, sengaja dilakukan untuk dasar memberikan edukasi mengenai pilah pilih sampah pada pemulung. Edukasi itu dilakukan rutin setiap bulan, terkait bagaimana cara memilih dan memilah sampah bernilai ekonomis. “Sampah tidak boleh diperlakukan sembarangan, karena bakal berpengaruh terhadap harga jual dan pendapatan pemulung,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak dipungkiri, sampah memiliki nilai ekonomis bagi sejumlah kalangan. Hal ini dirasakan oleh sejumlah pemulung di Kabupaten Jember. Yayasan Lingkungkan Hidup Adiguna (Yalidi) Jember mendata keberadaan mereka melalui proses pengumpulan KTP. Dari sana diketahui bahwa total keseluruhan pemulung di kawasan kota tercatat 320 orang, dan rata-rata merupakan lulusan SD.

“Dari jumlah tersebut, 180 orang pemulung berada di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, sementara 140 orang di tempat penampungan sementara (TPS) di Kebonsari dan Sumbersari,” terang Ketua Yalidi Jember Mashudi.

Pendataan tersebut, kata dia, sengaja dilakukan untuk dasar memberikan edukasi mengenai pilah pilih sampah pada pemulung. Edukasi itu dilakukan rutin setiap bulan, terkait bagaimana cara memilih dan memilah sampah bernilai ekonomis. “Sampah tidak boleh diperlakukan sembarangan, karena bakal berpengaruh terhadap harga jual dan pendapatan pemulung,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak dipungkiri, sampah memiliki nilai ekonomis bagi sejumlah kalangan. Hal ini dirasakan oleh sejumlah pemulung di Kabupaten Jember. Yayasan Lingkungkan Hidup Adiguna (Yalidi) Jember mendata keberadaan mereka melalui proses pengumpulan KTP. Dari sana diketahui bahwa total keseluruhan pemulung di kawasan kota tercatat 320 orang, dan rata-rata merupakan lulusan SD.

“Dari jumlah tersebut, 180 orang pemulung berada di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, sementara 140 orang di tempat penampungan sementara (TPS) di Kebonsari dan Sumbersari,” terang Ketua Yalidi Jember Mashudi.

Pendataan tersebut, kata dia, sengaja dilakukan untuk dasar memberikan edukasi mengenai pilah pilih sampah pada pemulung. Edukasi itu dilakukan rutin setiap bulan, terkait bagaimana cara memilih dan memilah sampah bernilai ekonomis. “Sampah tidak boleh diperlakukan sembarangan, karena bakal berpengaruh terhadap harga jual dan pendapatan pemulung,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/