alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Rajut Toleransi, Gereja Bagikan Takjil

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ramadan tak hanya menjadi sarana bagi umat Islam melatih sabar dan menahan hawa nafsu, tapi juga menjadi ajang silaturahmi sesama anak bangsa. Sehingga, Ramadan kerap menjadi momentum untuk menumbuhkan kemanusiaan dan toleransi antarumat beragama. Seperti yang terlihat di depan gereja Jalan PB Soedirman, kemarin sore.

Pengurus dan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ekklesia Jember membagikan seratus takjil dan nasi kotak untuk berbuka puasa umat Islam. Sajian itu disambut baik oleh warga. Aksi berbagi takjil itu merupakan bentuk kepedulian gereja kepada umat Islam di saat mereka melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1441 H. Utamanya, bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19 .

Doni Heriyanto, Pendeta GPdI Ekklesia, mengatakan, takjil ini dibagikan kepada tukang becak, pengemudi ojek online (ojol), sopir angkutan umum, dan pejalan kaki. “Selama bulan Ramadan ini, GPdI Ekklesia Jember akan membagikan nasi kotak dan air mineral kemasan setiap hari Selasa dan Sabtu. Bagi-bagi takjil ini adalah cerminan toleransi beragama dan sikap saling menghormati,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pendeta kelahiran Desa Gondanglegi, Kabupaten Malang, itu menceritakan, di luar bulan Ramadan, gereja itu juga melakukan hal serupa. Yakni menyediakan makan siang mulai pukul 11.00 dalam bentuk nasi kotak. Biasanya dalam sepekan dilakukan tiga kali, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ramadan tak hanya menjadi sarana bagi umat Islam melatih sabar dan menahan hawa nafsu, tapi juga menjadi ajang silaturahmi sesama anak bangsa. Sehingga, Ramadan kerap menjadi momentum untuk menumbuhkan kemanusiaan dan toleransi antarumat beragama. Seperti yang terlihat di depan gereja Jalan PB Soedirman, kemarin sore.

Pengurus dan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ekklesia Jember membagikan seratus takjil dan nasi kotak untuk berbuka puasa umat Islam. Sajian itu disambut baik oleh warga. Aksi berbagi takjil itu merupakan bentuk kepedulian gereja kepada umat Islam di saat mereka melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1441 H. Utamanya, bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19 .

Doni Heriyanto, Pendeta GPdI Ekklesia, mengatakan, takjil ini dibagikan kepada tukang becak, pengemudi ojek online (ojol), sopir angkutan umum, dan pejalan kaki. “Selama bulan Ramadan ini, GPdI Ekklesia Jember akan membagikan nasi kotak dan air mineral kemasan setiap hari Selasa dan Sabtu. Bagi-bagi takjil ini adalah cerminan toleransi beragama dan sikap saling menghormati,” ungkapnya.

Pendeta kelahiran Desa Gondanglegi, Kabupaten Malang, itu menceritakan, di luar bulan Ramadan, gereja itu juga melakukan hal serupa. Yakni menyediakan makan siang mulai pukul 11.00 dalam bentuk nasi kotak. Biasanya dalam sepekan dilakukan tiga kali, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ramadan tak hanya menjadi sarana bagi umat Islam melatih sabar dan menahan hawa nafsu, tapi juga menjadi ajang silaturahmi sesama anak bangsa. Sehingga, Ramadan kerap menjadi momentum untuk menumbuhkan kemanusiaan dan toleransi antarumat beragama. Seperti yang terlihat di depan gereja Jalan PB Soedirman, kemarin sore.

Pengurus dan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ekklesia Jember membagikan seratus takjil dan nasi kotak untuk berbuka puasa umat Islam. Sajian itu disambut baik oleh warga. Aksi berbagi takjil itu merupakan bentuk kepedulian gereja kepada umat Islam di saat mereka melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1441 H. Utamanya, bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19 .

Doni Heriyanto, Pendeta GPdI Ekklesia, mengatakan, takjil ini dibagikan kepada tukang becak, pengemudi ojek online (ojol), sopir angkutan umum, dan pejalan kaki. “Selama bulan Ramadan ini, GPdI Ekklesia Jember akan membagikan nasi kotak dan air mineral kemasan setiap hari Selasa dan Sabtu. Bagi-bagi takjil ini adalah cerminan toleransi beragama dan sikap saling menghormati,” ungkapnya.

Pendeta kelahiran Desa Gondanglegi, Kabupaten Malang, itu menceritakan, di luar bulan Ramadan, gereja itu juga melakukan hal serupa. Yakni menyediakan makan siang mulai pukul 11.00 dalam bentuk nasi kotak. Biasanya dalam sepekan dilakukan tiga kali, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/