alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Mustaka Masjid Jamik Lama Bernilai Sejarah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masjid Jamik di Jember memiliki cerita panjang. Sebelum berdiri masjid baru bernama Masjid Al Baitul Amien yang berbentuk setengah lingkaran tersebut, ada Masjid Jamik lama. Lokasinya tepat di samping masjid jamik yang baru dan dipisahkan Jalan Sultan Agung.

Bendahara Yayasan Masjid Al Baitul Amien Saifullah Nuri mengatakan, Masjid Jamik lama yang kini dipakai untuk sarana pendidikan tersebut sejatinya bukan bangunan asli. Tapi hasil renovasi. “Dulu itu dari kayu. Karena kayunya mulai lapuk dan jamaah setiap salat Jumat selalu meluber, sehingga muncul gagasan renovasi masjid,” ungkapnya.

Pria kelahiran 1943 ini menjelaskan, pada tahun 1932 gagasan rehab masjid itu muncul. Namun, tambah Nuri, meski rencana rehab sudah dibahas, renovasi baru terealisasi empat tahun berikutnya, sekitar 1936. Kala itu Bupati Jember dijabat Noto Hadinegoro. Sepengetahuan Nuri, tidak ada bekas bangunan dari masjid jamik yang kali pertama dibangun itu. “Kalau beduk kemungkinan dibuat saat renovasi masjid tahun 1936,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masjid Jamik di Jember memiliki cerita panjang. Sebelum berdiri masjid baru bernama Masjid Al Baitul Amien yang berbentuk setengah lingkaran tersebut, ada Masjid Jamik lama. Lokasinya tepat di samping masjid jamik yang baru dan dipisahkan Jalan Sultan Agung.

Bendahara Yayasan Masjid Al Baitul Amien Saifullah Nuri mengatakan, Masjid Jamik lama yang kini dipakai untuk sarana pendidikan tersebut sejatinya bukan bangunan asli. Tapi hasil renovasi. “Dulu itu dari kayu. Karena kayunya mulai lapuk dan jamaah setiap salat Jumat selalu meluber, sehingga muncul gagasan renovasi masjid,” ungkapnya.

Pria kelahiran 1943 ini menjelaskan, pada tahun 1932 gagasan rehab masjid itu muncul. Namun, tambah Nuri, meski rencana rehab sudah dibahas, renovasi baru terealisasi empat tahun berikutnya, sekitar 1936. Kala itu Bupati Jember dijabat Noto Hadinegoro. Sepengetahuan Nuri, tidak ada bekas bangunan dari masjid jamik yang kali pertama dibangun itu. “Kalau beduk kemungkinan dibuat saat renovasi masjid tahun 1936,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masjid Jamik di Jember memiliki cerita panjang. Sebelum berdiri masjid baru bernama Masjid Al Baitul Amien yang berbentuk setengah lingkaran tersebut, ada Masjid Jamik lama. Lokasinya tepat di samping masjid jamik yang baru dan dipisahkan Jalan Sultan Agung.

Bendahara Yayasan Masjid Al Baitul Amien Saifullah Nuri mengatakan, Masjid Jamik lama yang kini dipakai untuk sarana pendidikan tersebut sejatinya bukan bangunan asli. Tapi hasil renovasi. “Dulu itu dari kayu. Karena kayunya mulai lapuk dan jamaah setiap salat Jumat selalu meluber, sehingga muncul gagasan renovasi masjid,” ungkapnya.

Pria kelahiran 1943 ini menjelaskan, pada tahun 1932 gagasan rehab masjid itu muncul. Namun, tambah Nuri, meski rencana rehab sudah dibahas, renovasi baru terealisasi empat tahun berikutnya, sekitar 1936. Kala itu Bupati Jember dijabat Noto Hadinegoro. Sepengetahuan Nuri, tidak ada bekas bangunan dari masjid jamik yang kali pertama dibangun itu. “Kalau beduk kemungkinan dibuat saat renovasi masjid tahun 1936,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

WFH ASN Tidak Berlaku

Kabur Gondol Uang 1,7 Miliar

/