alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Tanaman Padi Roboh, Petani Terancam Rugi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras disertai angin yang terjadi beberapa hari terakhir ini mengakibatkan tanaman padi siap panen di Desa Karangrejo, Gumukmas, roboh. Puncaknya pada hari Sabtu (26/3), hujan disertai angin terjadi semalaman. Petani terpaksa mengikat batang padi agar bulirnya tidak membusuk akibat terendam air.

Baca Juga : Dicoret Dari Daftar Sekolah, Kemenag Jember Digeruduk Guru dan Wali Murid

Kondisi tersebut dijumpai hampir di seluruh persawahan Desa Karangrejo yang mengalami dampak dari terjangan hujan disertai angin.  “Kena angin, jadi untuk sementara para petani disibukkan mengikat padi, karena belum waktunya dipanen,” kata Rohim, petani.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kondisi ini diduga lantaran terjangan angin kencang dan hujan deras beberapa hari terakhir. Lantaran kondisi padi rusak, petani pun terancam gagal panen. Para petani yang lahan padinya ambruk khawatir gagal panen awal tahun ini. Mengingat curah hujan cukup tinggi masih akan terus terjadi. Padahal, tanaman padi warga ini sudah hampir memasuki masa panen.

Kondisi ini membuat petani menderita kerugian karena harus mengeluarkan ongkos pekerja untuk menegakkan kembali tanaman padi serta menurunnya hasil panen. Sehingga petani menjerit karena khawatir hasil panennya bisa terganggu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras disertai angin yang terjadi beberapa hari terakhir ini mengakibatkan tanaman padi siap panen di Desa Karangrejo, Gumukmas, roboh. Puncaknya pada hari Sabtu (26/3), hujan disertai angin terjadi semalaman. Petani terpaksa mengikat batang padi agar bulirnya tidak membusuk akibat terendam air.

Baca Juga : Dicoret Dari Daftar Sekolah, Kemenag Jember Digeruduk Guru dan Wali Murid

Kondisi tersebut dijumpai hampir di seluruh persawahan Desa Karangrejo yang mengalami dampak dari terjangan hujan disertai angin.  “Kena angin, jadi untuk sementara para petani disibukkan mengikat padi, karena belum waktunya dipanen,” kata Rohim, petani.

Kondisi ini diduga lantaran terjangan angin kencang dan hujan deras beberapa hari terakhir. Lantaran kondisi padi rusak, petani pun terancam gagal panen. Para petani yang lahan padinya ambruk khawatir gagal panen awal tahun ini. Mengingat curah hujan cukup tinggi masih akan terus terjadi. Padahal, tanaman padi warga ini sudah hampir memasuki masa panen.

Kondisi ini membuat petani menderita kerugian karena harus mengeluarkan ongkos pekerja untuk menegakkan kembali tanaman padi serta menurunnya hasil panen. Sehingga petani menjerit karena khawatir hasil panennya bisa terganggu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras disertai angin yang terjadi beberapa hari terakhir ini mengakibatkan tanaman padi siap panen di Desa Karangrejo, Gumukmas, roboh. Puncaknya pada hari Sabtu (26/3), hujan disertai angin terjadi semalaman. Petani terpaksa mengikat batang padi agar bulirnya tidak membusuk akibat terendam air.

Baca Juga : Dicoret Dari Daftar Sekolah, Kemenag Jember Digeruduk Guru dan Wali Murid

Kondisi tersebut dijumpai hampir di seluruh persawahan Desa Karangrejo yang mengalami dampak dari terjangan hujan disertai angin.  “Kena angin, jadi untuk sementara para petani disibukkan mengikat padi, karena belum waktunya dipanen,” kata Rohim, petani.

Kondisi ini diduga lantaran terjangan angin kencang dan hujan deras beberapa hari terakhir. Lantaran kondisi padi rusak, petani pun terancam gagal panen. Para petani yang lahan padinya ambruk khawatir gagal panen awal tahun ini. Mengingat curah hujan cukup tinggi masih akan terus terjadi. Padahal, tanaman padi warga ini sudah hampir memasuki masa panen.

Kondisi ini membuat petani menderita kerugian karena harus mengeluarkan ongkos pekerja untuk menegakkan kembali tanaman padi serta menurunnya hasil panen. Sehingga petani menjerit karena khawatir hasil panennya bisa terganggu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

WFH ASN Tidak Berlaku

Hasilnya Bagus, Jagungnya Manis

/