alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Menjelang Ramadan Penumpang Bus Ramai

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang bulan puasa beberapa hari ke depan, operasional bus di Terminal Tipe A Tawang Alun Jember mulai ramai penumpang. Kenaikan penumpang tersebut diperkirakan sampai 10 persen, dari sebelumnya hanya 400-500 penumpang per hari.

Baca Juga : Besok!Pengumuman PPDB SMPN Kabupaten Jember di Koran Jawa Pos Radar Jember

Ramadan tinggal menghitung jari, momen kali ini akan berbeda dengan Ramadan dua tahun silam. Di mana semua kondisi sosial masih darurat korona. Termasuk operasional angkutan umum, terbatas sekali. Masyarakat harus menjaga jarak, tetap patuh protokol kesehatan, dan isolasi mandiri. Situasi ini tidak terjadi di Ramadan sekarang. Sementara, tidak ditemukan aturan pembatasan khusus seperti tahun sebelumnya. Masyarakat mulai terbiasa dengan protokol kesehatan ketika di tempat umum. Seperti terminal, pasar, masjid, dan tempat umum lainnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagaimana yang terjadi di Terminal Tawang Alun Jember, menjelang Ramadan para penumpang bis antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) mulai meningkat. Hal ini karena pemerintah mulai memberikan kelonggaran bagi masyarakat untuk bepergian, termasuk ke luar kota dan luar provinsi.

Pudjiono, Kepala Terminal Tipe A Tawang Alun Jember. mengatakan, mendekati Ramadan ini jumlah penumpang mengalami kenaikan. Masyarakat mulai ramai menggunakan jasa antar bus untuk bepergian keluar kota. Namun, tetap patuh protokol kesehatan. “Aturan operasi di sini tetap mengacu Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 22 dan Surat Edaran Kemenhub Tahun 2022 Nomor 23, harus bisa menunjukkan vaksin 1 dan 2,” tuturnya, setelah di konfirmasi lewat WhatsApp oleh Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang bulan puasa beberapa hari ke depan, operasional bus di Terminal Tipe A Tawang Alun Jember mulai ramai penumpang. Kenaikan penumpang tersebut diperkirakan sampai 10 persen, dari sebelumnya hanya 400-500 penumpang per hari.

Baca Juga : Besok!Pengumuman PPDB SMPN Kabupaten Jember di Koran Jawa Pos Radar Jember

Ramadan tinggal menghitung jari, momen kali ini akan berbeda dengan Ramadan dua tahun silam. Di mana semua kondisi sosial masih darurat korona. Termasuk operasional angkutan umum, terbatas sekali. Masyarakat harus menjaga jarak, tetap patuh protokol kesehatan, dan isolasi mandiri. Situasi ini tidak terjadi di Ramadan sekarang. Sementara, tidak ditemukan aturan pembatasan khusus seperti tahun sebelumnya. Masyarakat mulai terbiasa dengan protokol kesehatan ketika di tempat umum. Seperti terminal, pasar, masjid, dan tempat umum lainnya.

Sebagaimana yang terjadi di Terminal Tawang Alun Jember, menjelang Ramadan para penumpang bis antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) mulai meningkat. Hal ini karena pemerintah mulai memberikan kelonggaran bagi masyarakat untuk bepergian, termasuk ke luar kota dan luar provinsi.

Pudjiono, Kepala Terminal Tipe A Tawang Alun Jember. mengatakan, mendekati Ramadan ini jumlah penumpang mengalami kenaikan. Masyarakat mulai ramai menggunakan jasa antar bus untuk bepergian keluar kota. Namun, tetap patuh protokol kesehatan. “Aturan operasi di sini tetap mengacu Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 22 dan Surat Edaran Kemenhub Tahun 2022 Nomor 23, harus bisa menunjukkan vaksin 1 dan 2,” tuturnya, setelah di konfirmasi lewat WhatsApp oleh Jawa Pos Radar Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang bulan puasa beberapa hari ke depan, operasional bus di Terminal Tipe A Tawang Alun Jember mulai ramai penumpang. Kenaikan penumpang tersebut diperkirakan sampai 10 persen, dari sebelumnya hanya 400-500 penumpang per hari.

Baca Juga : Besok!Pengumuman PPDB SMPN Kabupaten Jember di Koran Jawa Pos Radar Jember

Ramadan tinggal menghitung jari, momen kali ini akan berbeda dengan Ramadan dua tahun silam. Di mana semua kondisi sosial masih darurat korona. Termasuk operasional angkutan umum, terbatas sekali. Masyarakat harus menjaga jarak, tetap patuh protokol kesehatan, dan isolasi mandiri. Situasi ini tidak terjadi di Ramadan sekarang. Sementara, tidak ditemukan aturan pembatasan khusus seperti tahun sebelumnya. Masyarakat mulai terbiasa dengan protokol kesehatan ketika di tempat umum. Seperti terminal, pasar, masjid, dan tempat umum lainnya.

Sebagaimana yang terjadi di Terminal Tawang Alun Jember, menjelang Ramadan para penumpang bis antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) mulai meningkat. Hal ini karena pemerintah mulai memberikan kelonggaran bagi masyarakat untuk bepergian, termasuk ke luar kota dan luar provinsi.

Pudjiono, Kepala Terminal Tipe A Tawang Alun Jember. mengatakan, mendekati Ramadan ini jumlah penumpang mengalami kenaikan. Masyarakat mulai ramai menggunakan jasa antar bus untuk bepergian keluar kota. Namun, tetap patuh protokol kesehatan. “Aturan operasi di sini tetap mengacu Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 22 dan Surat Edaran Kemenhub Tahun 2022 Nomor 23, harus bisa menunjukkan vaksin 1 dan 2,” tuturnya, setelah di konfirmasi lewat WhatsApp oleh Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/