alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Jember Menjadi yang Tebaik dari 37 Kota/Kabupaten Se-Jawa Timur

Manfaatkan Peluang untuk Datangkan Investor

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – BUPATI Jember Hendy Siswanto merasa bangga atas penghargaan untuk Jember di Juara Paritrana Award 2021 yang pihaknya dapat, kemarin (27/12) pagi. Sebab, dengan penghargaan tersebut maka Pemkab Jember membuktikan diri mampu menjadi yang terbaik di antara 37 kota/kabupaten lain se-Jawa Timur.

Tentu saja, hal tersebut menjadi semangat Jember untuk bisa lebih memantapkan langkah guna bermanfaat bagi masyarakat Jember di masa mendatang. Hendy menuturkan bahwa penerimaan penghargaan Paritrana Award 2021 untuk Jember  itu merupakan semangat untuk menunjukan bahwa pemberian hak kepada masyarakat Jember adalah kunci utama. “Kami hadir dan diberikan amanah tak lain hanya ingin mengembalikan hak rakyat Jember yang harus memperoleh sesuai UUD dan regulasi yang ada,” lanjutnya.

Selain itu, Hendy menyebutkan bahwa hal itu merupakan hadiah untuk masyarakat Jember. Sekaligus memberikan semangat untuk bersama-sama dalam mewujudkan kolaborasi serta saling memiliki. Sesuai undang-undang, Hendy menegaskan bahwa seluruh pekerja memang harus ikut Jamsostek. “Itu target kami, bagian untuk saudara kami yang belum beruntung,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Oleh karena itu, Hendy menuturkan bahwa pemerintah Jember harus hadir. “Tujuannya agar mereka tidak terus susah. Jadi, ada garansi jika pimpinan keluarga masing-masing dipanggil oleh Allah SWT,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (PMK RI) bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) atas penghargaan ini. “Kami akan berjuang untuk memberikan kepada saudara yang lain,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – BUPATI Jember Hendy Siswanto merasa bangga atas penghargaan untuk Jember di Juara Paritrana Award 2021 yang pihaknya dapat, kemarin (27/12) pagi. Sebab, dengan penghargaan tersebut maka Pemkab Jember membuktikan diri mampu menjadi yang terbaik di antara 37 kota/kabupaten lain se-Jawa Timur.

Tentu saja, hal tersebut menjadi semangat Jember untuk bisa lebih memantapkan langkah guna bermanfaat bagi masyarakat Jember di masa mendatang. Hendy menuturkan bahwa penerimaan penghargaan Paritrana Award 2021 untuk Jember  itu merupakan semangat untuk menunjukan bahwa pemberian hak kepada masyarakat Jember adalah kunci utama. “Kami hadir dan diberikan amanah tak lain hanya ingin mengembalikan hak rakyat Jember yang harus memperoleh sesuai UUD dan regulasi yang ada,” lanjutnya.

Selain itu, Hendy menyebutkan bahwa hal itu merupakan hadiah untuk masyarakat Jember. Sekaligus memberikan semangat untuk bersama-sama dalam mewujudkan kolaborasi serta saling memiliki. Sesuai undang-undang, Hendy menegaskan bahwa seluruh pekerja memang harus ikut Jamsostek. “Itu target kami, bagian untuk saudara kami yang belum beruntung,” jelasnya.

Oleh karena itu, Hendy menuturkan bahwa pemerintah Jember harus hadir. “Tujuannya agar mereka tidak terus susah. Jadi, ada garansi jika pimpinan keluarga masing-masing dipanggil oleh Allah SWT,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (PMK RI) bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) atas penghargaan ini. “Kami akan berjuang untuk memberikan kepada saudara yang lain,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – BUPATI Jember Hendy Siswanto merasa bangga atas penghargaan untuk Jember di Juara Paritrana Award 2021 yang pihaknya dapat, kemarin (27/12) pagi. Sebab, dengan penghargaan tersebut maka Pemkab Jember membuktikan diri mampu menjadi yang terbaik di antara 37 kota/kabupaten lain se-Jawa Timur.

Tentu saja, hal tersebut menjadi semangat Jember untuk bisa lebih memantapkan langkah guna bermanfaat bagi masyarakat Jember di masa mendatang. Hendy menuturkan bahwa penerimaan penghargaan Paritrana Award 2021 untuk Jember  itu merupakan semangat untuk menunjukan bahwa pemberian hak kepada masyarakat Jember adalah kunci utama. “Kami hadir dan diberikan amanah tak lain hanya ingin mengembalikan hak rakyat Jember yang harus memperoleh sesuai UUD dan regulasi yang ada,” lanjutnya.

Selain itu, Hendy menyebutkan bahwa hal itu merupakan hadiah untuk masyarakat Jember. Sekaligus memberikan semangat untuk bersama-sama dalam mewujudkan kolaborasi serta saling memiliki. Sesuai undang-undang, Hendy menegaskan bahwa seluruh pekerja memang harus ikut Jamsostek. “Itu target kami, bagian untuk saudara kami yang belum beruntung,” jelasnya.

Oleh karena itu, Hendy menuturkan bahwa pemerintah Jember harus hadir. “Tujuannya agar mereka tidak terus susah. Jadi, ada garansi jika pimpinan keluarga masing-masing dipanggil oleh Allah SWT,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (PMK RI) bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) atas penghargaan ini. “Kami akan berjuang untuk memberikan kepada saudara yang lain,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/