alexametrics
32.5 C
Jember
Friday, 22 October 2021

Ramalan Tsunami Bikin Wisata Sepi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sempat tersiar kabar di berbagai media masa, beberapa pekan lalu, bahwa berdasarkan Riset ITB dan BMKG, pesisir selatan Pulau Jawa berpotensi terjadi gempa dan tsunami setinggi dua puluh meter. Meskipun belum diketahui kebenaran hasil prediksi tersebut, namun publik sempat dibikin geger dan panik.

Terutama daerah-daerah strategis di pesisir selatan Pulau Jawa yang banyak menyuguhkan pemandangan pantai eksotis sebagai jujukan wisata. Seperti pantai selatan di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

Sejumlah warga menuturkan, belakangan kemarin, kunjungan pantai terjadi sedikit penurunan. Hal itu dilihat dari lahan-lahan area parkir di bibir pantai yang biasanya sesak, kini justru longgar. “Saya sempet ngobrol ke salah seorang pengunjung. Mereka banyak yang mengatakan, lebih baik di rumah saja. Banyak isu ada gelombang tsunami,” beber Yoyok, warga di sekitar Pantai Payangan, Sumberejo, Ambulu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, selama kondisi pandemi saja, itu sudah sangat berpengaruh terhadap intensitas pengunjung. Namun, belakangan ini justru kian diperparah dengan adanya prediksi hasil riset tentang potensi gelombang tinggi tersebut. “Pengunjung memang ada, dua, lima orang tiap harinya. Bisa dihitung jari lah,” sambung Ridwan, salah seorang penjaga parkir area pantai tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sempat tersiar kabar di berbagai media masa, beberapa pekan lalu, bahwa berdasarkan Riset ITB dan BMKG, pesisir selatan Pulau Jawa berpotensi terjadi gempa dan tsunami setinggi dua puluh meter. Meskipun belum diketahui kebenaran hasil prediksi tersebut, namun publik sempat dibikin geger dan panik.

Terutama daerah-daerah strategis di pesisir selatan Pulau Jawa yang banyak menyuguhkan pemandangan pantai eksotis sebagai jujukan wisata. Seperti pantai selatan di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

Sejumlah warga menuturkan, belakangan kemarin, kunjungan pantai terjadi sedikit penurunan. Hal itu dilihat dari lahan-lahan area parkir di bibir pantai yang biasanya sesak, kini justru longgar. “Saya sempet ngobrol ke salah seorang pengunjung. Mereka banyak yang mengatakan, lebih baik di rumah saja. Banyak isu ada gelombang tsunami,” beber Yoyok, warga di sekitar Pantai Payangan, Sumberejo, Ambulu.

Menurutnya, selama kondisi pandemi saja, itu sudah sangat berpengaruh terhadap intensitas pengunjung. Namun, belakangan ini justru kian diperparah dengan adanya prediksi hasil riset tentang potensi gelombang tinggi tersebut. “Pengunjung memang ada, dua, lima orang tiap harinya. Bisa dihitung jari lah,” sambung Ridwan, salah seorang penjaga parkir area pantai tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sempat tersiar kabar di berbagai media masa, beberapa pekan lalu, bahwa berdasarkan Riset ITB dan BMKG, pesisir selatan Pulau Jawa berpotensi terjadi gempa dan tsunami setinggi dua puluh meter. Meskipun belum diketahui kebenaran hasil prediksi tersebut, namun publik sempat dibikin geger dan panik.

Terutama daerah-daerah strategis di pesisir selatan Pulau Jawa yang banyak menyuguhkan pemandangan pantai eksotis sebagai jujukan wisata. Seperti pantai selatan di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

Sejumlah warga menuturkan, belakangan kemarin, kunjungan pantai terjadi sedikit penurunan. Hal itu dilihat dari lahan-lahan area parkir di bibir pantai yang biasanya sesak, kini justru longgar. “Saya sempet ngobrol ke salah seorang pengunjung. Mereka banyak yang mengatakan, lebih baik di rumah saja. Banyak isu ada gelombang tsunami,” beber Yoyok, warga di sekitar Pantai Payangan, Sumberejo, Ambulu.

Menurutnya, selama kondisi pandemi saja, itu sudah sangat berpengaruh terhadap intensitas pengunjung. Namun, belakangan ini justru kian diperparah dengan adanya prediksi hasil riset tentang potensi gelombang tinggi tersebut. “Pengunjung memang ada, dua, lima orang tiap harinya. Bisa dihitung jari lah,” sambung Ridwan, salah seorang penjaga parkir area pantai tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca