alexametrics
23.4 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Gelapkan Uang dan BPKB, Mantan Kades Ditahan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nurahmad, mantan Kepala Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro, harus mendekam disel tahanan Mapolsek. Kades periode 2014-2019 itu menjadi tersangka dalam kasus dugaan penggelapan BPKB dan uang perpanjangan pajak inventaris mobil. Pelapornya adalah Sumariyono, Kepala Desa Pondokdalem, yang saat ini menjadi terpilih sejak 2019 lalu.

Sumber di lapangan, kasus itu terungkap saat tanggal 16 Desember 2019 lalu Sumariyono melakukan pengecekan inventaris dan surat kendaraan yang dimiliki desa. Namun BPKB mobil inventaris Isuzu Panther N 1258 RF tidak ada dalam brankas.
Selanjutnya, Sumariyono memanggil perangkat desa dan didapatlah informasi bahwa BPKB mobil itu dibawa tersangka Nurahmad. Tak hanya itu, Nurahmad juga membawa uang Rp 3 juta dengan alasan memperpanjang pajak kendaraan. Namun nyatanya, STNK itu tidak diperpanjang.

Sumariyono kemudian menelusuri keberadaan BPKB mobil itu. Akhirnya diketahui BPKB tersebut dijaminkan ke salah satu koperasi di wilayah Balung sebesar Rp 15 juta sejak Februari 2016. Setelah mengetahui keberadaan BPKB itu, Sumariyono akhirnya memilih melaporkan kejadian itu ke Polsek Semboro. Kemudian diikuti dengan Nurahmad ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nurahmad, mantan Kepala Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro, harus mendekam disel tahanan Mapolsek. Kades periode 2014-2019 itu menjadi tersangka dalam kasus dugaan penggelapan BPKB dan uang perpanjangan pajak inventaris mobil. Pelapornya adalah Sumariyono, Kepala Desa Pondokdalem, yang saat ini menjadi terpilih sejak 2019 lalu.

Sumber di lapangan, kasus itu terungkap saat tanggal 16 Desember 2019 lalu Sumariyono melakukan pengecekan inventaris dan surat kendaraan yang dimiliki desa. Namun BPKB mobil inventaris Isuzu Panther N 1258 RF tidak ada dalam brankas.
Selanjutnya, Sumariyono memanggil perangkat desa dan didapatlah informasi bahwa BPKB mobil itu dibawa tersangka Nurahmad. Tak hanya itu, Nurahmad juga membawa uang Rp 3 juta dengan alasan memperpanjang pajak kendaraan. Namun nyatanya, STNK itu tidak diperpanjang.

Sumariyono kemudian menelusuri keberadaan BPKB mobil itu. Akhirnya diketahui BPKB tersebut dijaminkan ke salah satu koperasi di wilayah Balung sebesar Rp 15 juta sejak Februari 2016. Setelah mengetahui keberadaan BPKB itu, Sumariyono akhirnya memilih melaporkan kejadian itu ke Polsek Semboro. Kemudian diikuti dengan Nurahmad ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nurahmad, mantan Kepala Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro, harus mendekam disel tahanan Mapolsek. Kades periode 2014-2019 itu menjadi tersangka dalam kasus dugaan penggelapan BPKB dan uang perpanjangan pajak inventaris mobil. Pelapornya adalah Sumariyono, Kepala Desa Pondokdalem, yang saat ini menjadi terpilih sejak 2019 lalu.

Sumber di lapangan, kasus itu terungkap saat tanggal 16 Desember 2019 lalu Sumariyono melakukan pengecekan inventaris dan surat kendaraan yang dimiliki desa. Namun BPKB mobil inventaris Isuzu Panther N 1258 RF tidak ada dalam brankas.
Selanjutnya, Sumariyono memanggil perangkat desa dan didapatlah informasi bahwa BPKB mobil itu dibawa tersangka Nurahmad. Tak hanya itu, Nurahmad juga membawa uang Rp 3 juta dengan alasan memperpanjang pajak kendaraan. Namun nyatanya, STNK itu tidak diperpanjang.

Sumariyono kemudian menelusuri keberadaan BPKB mobil itu. Akhirnya diketahui BPKB tersebut dijaminkan ke salah satu koperasi di wilayah Balung sebesar Rp 15 juta sejak Februari 2016. Setelah mengetahui keberadaan BPKB itu, Sumariyono akhirnya memilih melaporkan kejadian itu ke Polsek Semboro. Kemudian diikuti dengan Nurahmad ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/