alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Polisi Datang, Balap Liar Buyar

Perlu Langkah Pencegahan agar Tak Terulang

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES.RADARJEMBER.ID – Warga Lingkungan Condro, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates mengaku resah dengan balap liar yang biasanya dilakukan setiap Jumat malam. Kondisi ini langsung direspons anggota Polsek Kaliwates.  Karena yang resah bukan hanya warga Condro, tetapi warga Sempusari, Kecamatan Kaliwates juga mengaku gundah.

Sebenarnya anggota Polsek Kaliwates dan Satlantas Polres Jember sudah sering melakukan patroli. Tetapi para pembalap liar ini masih terus melakukan aksinya. Bahkan, mereka juga belum kapok meski motor yang digunakan untuk balapan terjaring razia.

Biasanya pembalap liar mulai berdatangan pukul 24.00 dan baru buyar Sabtu dini hari 02.30. Saat ada pembalap liar dan penonton mulai datang, mereka langsung melakukan pemanasan dengan saling mencoba motornya. “Balapan liar biasanya baru buyar Sabtu pagi setelah ada anggota polsek maupun anggota satlantas yang datang,” kata Rony, warga Condro.

Mobile_AP_Rectangle 2

Balapan liar yang ada di ujung timur Jalan Gajah Mada ini biasanya start di depan monumen PKK dan finish di Condro. “Yang resah dengan balapan liar ini bukan hanya warga, pengguna jalan juga ikut resah karena takut tertabrak. Yang joki motor balapan itu bukan hanya duduk, tetapi ada yang kakinya diselonjorkan ke belalang. Kalau misalnya tepergok dengan pengendara lain kan nggak bisa ngerem,” pungkas Rony.

- Advertisement -

KALIWATES.RADARJEMBER.ID – Warga Lingkungan Condro, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates mengaku resah dengan balap liar yang biasanya dilakukan setiap Jumat malam. Kondisi ini langsung direspons anggota Polsek Kaliwates.  Karena yang resah bukan hanya warga Condro, tetapi warga Sempusari, Kecamatan Kaliwates juga mengaku gundah.

Sebenarnya anggota Polsek Kaliwates dan Satlantas Polres Jember sudah sering melakukan patroli. Tetapi para pembalap liar ini masih terus melakukan aksinya. Bahkan, mereka juga belum kapok meski motor yang digunakan untuk balapan terjaring razia.

Biasanya pembalap liar mulai berdatangan pukul 24.00 dan baru buyar Sabtu dini hari 02.30. Saat ada pembalap liar dan penonton mulai datang, mereka langsung melakukan pemanasan dengan saling mencoba motornya. “Balapan liar biasanya baru buyar Sabtu pagi setelah ada anggota polsek maupun anggota satlantas yang datang,” kata Rony, warga Condro.

Balapan liar yang ada di ujung timur Jalan Gajah Mada ini biasanya start di depan monumen PKK dan finish di Condro. “Yang resah dengan balapan liar ini bukan hanya warga, pengguna jalan juga ikut resah karena takut tertabrak. Yang joki motor balapan itu bukan hanya duduk, tetapi ada yang kakinya diselonjorkan ke belalang. Kalau misalnya tepergok dengan pengendara lain kan nggak bisa ngerem,” pungkas Rony.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID – Warga Lingkungan Condro, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates mengaku resah dengan balap liar yang biasanya dilakukan setiap Jumat malam. Kondisi ini langsung direspons anggota Polsek Kaliwates.  Karena yang resah bukan hanya warga Condro, tetapi warga Sempusari, Kecamatan Kaliwates juga mengaku gundah.

Sebenarnya anggota Polsek Kaliwates dan Satlantas Polres Jember sudah sering melakukan patroli. Tetapi para pembalap liar ini masih terus melakukan aksinya. Bahkan, mereka juga belum kapok meski motor yang digunakan untuk balapan terjaring razia.

Biasanya pembalap liar mulai berdatangan pukul 24.00 dan baru buyar Sabtu dini hari 02.30. Saat ada pembalap liar dan penonton mulai datang, mereka langsung melakukan pemanasan dengan saling mencoba motornya. “Balapan liar biasanya baru buyar Sabtu pagi setelah ada anggota polsek maupun anggota satlantas yang datang,” kata Rony, warga Condro.

Balapan liar yang ada di ujung timur Jalan Gajah Mada ini biasanya start di depan monumen PKK dan finish di Condro. “Yang resah dengan balapan liar ini bukan hanya warga, pengguna jalan juga ikut resah karena takut tertabrak. Yang joki motor balapan itu bukan hanya duduk, tetapi ada yang kakinya diselonjorkan ke belalang. Kalau misalnya tepergok dengan pengendara lain kan nggak bisa ngerem,” pungkas Rony.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/