alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Tempat Wisata Ini Nyaris Mati

Dampak Perpanjangan PPKM

Mobile_AP_Rectangle 1

PUGER KULON, RADARJEMBER.ID – Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pemerintah hingga 30 Agustus nanti sangat berpengaruh terhadap tempat wisata. Termasuk yang dikelola pemerintah desa (pemdes). Seperti tempat wisata Cemoro Sewu yang dikelola Pemdes Puger Kulon, Kecamatan Puger. Sejak PPKM diterapkan, tingkat kunjungan terus menurun. Bahkan kini nyaris mati karena masih belum dibuka untuk umum.

Menurut Hadi Wiyono, penjaga wisata Cemoro Sewu yang berada di kawasan pesisir Desa Puger Kulon itu, meski ditutup untuk umum, namun dirinya tetap berjaga. “Saya setiap hari ada di tempat ini, sambil bersih-bersih,” katanya.

Walaupun sudah terpasang tulisan ditutup sementara di pintu masuk, tapi tetap saja ada satu dua pengunjung yang datang. Biasanya mereka adalah warga kecamatan setempat yang hanya sebentar berkunjung. “Sebenarnya pengunjung ingin tempat wisata yang ada di Jember buka lagi,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, yang datang ke tempat wisata Cemoro Sewu bisa dihitung jari. Mereka datang sekejap, dan tak lama kemudian pergi lagi. Biasanya, mereka lanjut ke Pantai Pancer yang lokasinya tidak jauh atau ke lokasi wisata pantai lain yang berada di sepanjang jalur lintas selatan (JLS).

- Advertisement -

PUGER KULON, RADARJEMBER.ID – Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pemerintah hingga 30 Agustus nanti sangat berpengaruh terhadap tempat wisata. Termasuk yang dikelola pemerintah desa (pemdes). Seperti tempat wisata Cemoro Sewu yang dikelola Pemdes Puger Kulon, Kecamatan Puger. Sejak PPKM diterapkan, tingkat kunjungan terus menurun. Bahkan kini nyaris mati karena masih belum dibuka untuk umum.

Menurut Hadi Wiyono, penjaga wisata Cemoro Sewu yang berada di kawasan pesisir Desa Puger Kulon itu, meski ditutup untuk umum, namun dirinya tetap berjaga. “Saya setiap hari ada di tempat ini, sambil bersih-bersih,” katanya.

Walaupun sudah terpasang tulisan ditutup sementara di pintu masuk, tapi tetap saja ada satu dua pengunjung yang datang. Biasanya mereka adalah warga kecamatan setempat yang hanya sebentar berkunjung. “Sebenarnya pengunjung ingin tempat wisata yang ada di Jember buka lagi,” ucapnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, yang datang ke tempat wisata Cemoro Sewu bisa dihitung jari. Mereka datang sekejap, dan tak lama kemudian pergi lagi. Biasanya, mereka lanjut ke Pantai Pancer yang lokasinya tidak jauh atau ke lokasi wisata pantai lain yang berada di sepanjang jalur lintas selatan (JLS).

PUGER KULON, RADARJEMBER.ID – Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pemerintah hingga 30 Agustus nanti sangat berpengaruh terhadap tempat wisata. Termasuk yang dikelola pemerintah desa (pemdes). Seperti tempat wisata Cemoro Sewu yang dikelola Pemdes Puger Kulon, Kecamatan Puger. Sejak PPKM diterapkan, tingkat kunjungan terus menurun. Bahkan kini nyaris mati karena masih belum dibuka untuk umum.

Menurut Hadi Wiyono, penjaga wisata Cemoro Sewu yang berada di kawasan pesisir Desa Puger Kulon itu, meski ditutup untuk umum, namun dirinya tetap berjaga. “Saya setiap hari ada di tempat ini, sambil bersih-bersih,” katanya.

Walaupun sudah terpasang tulisan ditutup sementara di pintu masuk, tapi tetap saja ada satu dua pengunjung yang datang. Biasanya mereka adalah warga kecamatan setempat yang hanya sebentar berkunjung. “Sebenarnya pengunjung ingin tempat wisata yang ada di Jember buka lagi,” ucapnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, yang datang ke tempat wisata Cemoro Sewu bisa dihitung jari. Mereka datang sekejap, dan tak lama kemudian pergi lagi. Biasanya, mereka lanjut ke Pantai Pancer yang lokasinya tidak jauh atau ke lokasi wisata pantai lain yang berada di sepanjang jalur lintas selatan (JLS).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/