alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Petenis Desa Unjuk Gigi

Mobile_AP_Rectangle 1

BANYUWANGI, Radar Jember – Anak desa yang berkiprah di dunia olahraga harus tetap percaya diri mengikuti ragam kompetisi. Termasuk olahraga yang dikenal sebagai olahraganya orang kota, seperti tenis lapangan. Pasalnya, atlet tenis asal Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, mampu membuktikan diri saat berlaga di Banyuwangi Open Yunior (BOY) dengan mengantongi medali emas dan perunggu.

BACA JUGA : Minim Stok Ikan, TPI Puger Sepi Pengunjung

Turnamen BOY yang digelar di Lapangan Tenis GOR Tawang Alun, Banyuwangi, pada 22–24 Juli, tersebut diikuti oleh atlet dari berbagai kota. Mempertandingkan kelompok umur (KU) 12, 14, dan 16 tahun, tentu saja menjadi event menarik untuk pembinaan atlet tenis. Petenis Jember juga turun untuk mencicipi pertandingan resmi Turnamen Diakui Pelti (TDP) itu. Sehingga, hasil tersebut juga menjadi poin dalam rangking petenis.

Mobile_AP_Rectangle 2

Petenis dari Desa Kamal, Arjasa, Khalisa dan Yanuarta, juga terlibat dalam event tersebut. Khalisa turun di KU-16 tahun dan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 kemarin hanya masuk tim pelapis untuk tim tenis Jember. Namun, dia bisa membuktikan dirinya yang dari desa bisa berkiprah. Apalagi kompetisi tersebut banyak diikuti oleh petenis dari daerah timur Jatim dan Indonesia timur. Seperti Bali hingga Mataram.

- Advertisement -

BANYUWANGI, Radar Jember – Anak desa yang berkiprah di dunia olahraga harus tetap percaya diri mengikuti ragam kompetisi. Termasuk olahraga yang dikenal sebagai olahraganya orang kota, seperti tenis lapangan. Pasalnya, atlet tenis asal Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, mampu membuktikan diri saat berlaga di Banyuwangi Open Yunior (BOY) dengan mengantongi medali emas dan perunggu.

BACA JUGA : Minim Stok Ikan, TPI Puger Sepi Pengunjung

Turnamen BOY yang digelar di Lapangan Tenis GOR Tawang Alun, Banyuwangi, pada 22–24 Juli, tersebut diikuti oleh atlet dari berbagai kota. Mempertandingkan kelompok umur (KU) 12, 14, dan 16 tahun, tentu saja menjadi event menarik untuk pembinaan atlet tenis. Petenis Jember juga turun untuk mencicipi pertandingan resmi Turnamen Diakui Pelti (TDP) itu. Sehingga, hasil tersebut juga menjadi poin dalam rangking petenis.

Petenis dari Desa Kamal, Arjasa, Khalisa dan Yanuarta, juga terlibat dalam event tersebut. Khalisa turun di KU-16 tahun dan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 kemarin hanya masuk tim pelapis untuk tim tenis Jember. Namun, dia bisa membuktikan dirinya yang dari desa bisa berkiprah. Apalagi kompetisi tersebut banyak diikuti oleh petenis dari daerah timur Jatim dan Indonesia timur. Seperti Bali hingga Mataram.

BANYUWANGI, Radar Jember – Anak desa yang berkiprah di dunia olahraga harus tetap percaya diri mengikuti ragam kompetisi. Termasuk olahraga yang dikenal sebagai olahraganya orang kota, seperti tenis lapangan. Pasalnya, atlet tenis asal Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, mampu membuktikan diri saat berlaga di Banyuwangi Open Yunior (BOY) dengan mengantongi medali emas dan perunggu.

BACA JUGA : Minim Stok Ikan, TPI Puger Sepi Pengunjung

Turnamen BOY yang digelar di Lapangan Tenis GOR Tawang Alun, Banyuwangi, pada 22–24 Juli, tersebut diikuti oleh atlet dari berbagai kota. Mempertandingkan kelompok umur (KU) 12, 14, dan 16 tahun, tentu saja menjadi event menarik untuk pembinaan atlet tenis. Petenis Jember juga turun untuk mencicipi pertandingan resmi Turnamen Diakui Pelti (TDP) itu. Sehingga, hasil tersebut juga menjadi poin dalam rangking petenis.

Petenis dari Desa Kamal, Arjasa, Khalisa dan Yanuarta, juga terlibat dalam event tersebut. Khalisa turun di KU-16 tahun dan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 kemarin hanya masuk tim pelapis untuk tim tenis Jember. Namun, dia bisa membuktikan dirinya yang dari desa bisa berkiprah. Apalagi kompetisi tersebut banyak diikuti oleh petenis dari daerah timur Jatim dan Indonesia timur. Seperti Bali hingga Mataram.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/