alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Langganan Banjir, Endapan Capai 50 Bak Pikap

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADAR JEMBER.ID – Jalan Mastrip menjadi salah satu jalan penting di daerah kampus. Namun, saat hujan deras jangan coba-coba lewat jalan ini. Sebab, hampir selalu jadi lokasi langganan banjir.

Oleh sebab itu, petugas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Jember melakukan normalisasi sejak beberapa waktu lalu. Tak tanggung-tanggung, diketahui endapan lumpur bercampur sampah di saluran drainase Jalan Mastrip mencapai lebih dari 50 bak pikap.

“Kalau berapa kali pikap mengangkut endapan lumpur campur sampah, ya puluhan kali, bolak-balik. Kalau 50 kali ya lebih,” ucap Suratno, Korwil Kota Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengaku, pengerukan drainase di Jalan Mastrip tersebut cukup dalam. “Mengapa sering banjir, karena drainasenya terjadi pendangkalan,” terangnya.

Menurut dia, untuk melakukan pengerukan drainase tersebut petugas juga butuh tenaga ekstra dan waktu cukup lama. Sebab, di sejumlah titik drainase ada yang ditutup permanen. “Ya lamanya itu karena drainasenya sudah tertutup beton. Kalau semua terbuka bisa cepat,” paparnya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADAR JEMBER.ID – Jalan Mastrip menjadi salah satu jalan penting di daerah kampus. Namun, saat hujan deras jangan coba-coba lewat jalan ini. Sebab, hampir selalu jadi lokasi langganan banjir.

Oleh sebab itu, petugas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Jember melakukan normalisasi sejak beberapa waktu lalu. Tak tanggung-tanggung, diketahui endapan lumpur bercampur sampah di saluran drainase Jalan Mastrip mencapai lebih dari 50 bak pikap.

“Kalau berapa kali pikap mengangkut endapan lumpur campur sampah, ya puluhan kali, bolak-balik. Kalau 50 kali ya lebih,” ucap Suratno, Korwil Kota Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jember.

Dia mengaku, pengerukan drainase di Jalan Mastrip tersebut cukup dalam. “Mengapa sering banjir, karena drainasenya terjadi pendangkalan,” terangnya.

Menurut dia, untuk melakukan pengerukan drainase tersebut petugas juga butuh tenaga ekstra dan waktu cukup lama. Sebab, di sejumlah titik drainase ada yang ditutup permanen. “Ya lamanya itu karena drainasenya sudah tertutup beton. Kalau semua terbuka bisa cepat,” paparnya.

SUMBERSARI, RADAR JEMBER.ID – Jalan Mastrip menjadi salah satu jalan penting di daerah kampus. Namun, saat hujan deras jangan coba-coba lewat jalan ini. Sebab, hampir selalu jadi lokasi langganan banjir.

Oleh sebab itu, petugas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Jember melakukan normalisasi sejak beberapa waktu lalu. Tak tanggung-tanggung, diketahui endapan lumpur bercampur sampah di saluran drainase Jalan Mastrip mencapai lebih dari 50 bak pikap.

“Kalau berapa kali pikap mengangkut endapan lumpur campur sampah, ya puluhan kali, bolak-balik. Kalau 50 kali ya lebih,” ucap Suratno, Korwil Kota Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jember.

Dia mengaku, pengerukan drainase di Jalan Mastrip tersebut cukup dalam. “Mengapa sering banjir, karena drainasenya terjadi pendangkalan,” terangnya.

Menurut dia, untuk melakukan pengerukan drainase tersebut petugas juga butuh tenaga ekstra dan waktu cukup lama. Sebab, di sejumlah titik drainase ada yang ditutup permanen. “Ya lamanya itu karena drainasenya sudah tertutup beton. Kalau semua terbuka bisa cepat,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/