alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Sering Dinasehati Orang Lain agar Lebih Perhatian ke Keluarga

Motivasi membantu ke sesama bisa terlahir dari siapa saja. Seperti yang dilakukan Zefanya Rachmat. Sejak ada pandemi Covid-19, dirinya aktif menggelar baksos. Bahkan masih berlangsung hingga hari ini.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tumpukan paket sembako dan seperangkat alat cuci tangan, lengkap, terlihat berjajar rapi di rumah Zefanya Rachmat, yang berada tak jauh dari GBT Kristus Hidup, Jalan Diponegoro, Kepatihan. Dia bersama istri dan ketiga anaknya terlihat mengemasi paket sembako tersebut. Menjelang siang, paket sembako dan alat cuci tangan itu pun bakal segera berpindah tempat. Bukan untuk dijual, melainkan untuk disalurkan sebagai bantuan sosial ke masyarakat.

Kali itu, tujuannya adalah ke salah satu lembaga di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat. Di sana dia bertemu masyarakat dan beberapa anak-anak di kelompok PAUD. “Kita sapa masyarakat di sana, ngasih bantuan. Dan anak-anak diedukasi dan diajak main,” kata Zefanya.

Selain itu, Zefanya juga menyiapkan satu kuintal beras yang bakal dia salurkan ke suatu daerah di Panti, Senin sore (27/7) kemarin. Di catatan kecilnya pula, tampak list tempat yang bakal dia kunjungi selama satu pekan ke depan. Namun kali ini, rencana baksosnya lebih sering dalam pemberian bantuan alat cuci tangan, lengkap dengan wastafel plus tempat penampung air yang berkapasitas 250 liter.

Mobile_AP_Rectangle 2

Aksi ini bukan kali pertama dia lakukan. Sejak wabah Covid-19 melanda, Zefanya memang kerap melakukan bakti sosial ke berbagai lokasi. Seperti menyisir warga sekitar kota, pinggiran kota, hingga masyarakat yang jauh dari kota atau terpelosok.

Dirinya mengaku tidak memiliki tim atau kru khusus, hanya dengan keluarganya. “Ya tim saya itu bareng sama istri dan ketiga anak saya,” sahutnya. Meskipun begitu, tak jarang beberapa komunitas sosial melibatkan diri untuk mengikuti baksos bersama Zefanya.

Zefanya mengaku, aksinya bagi-bagi sembako dan bantuan itu sudah sejak lama. Bahkan dia menyebut, kebiasaannya ini merupakan sifat bawaan dari ayahnya, yang dulunya memang dikenal senang membantu orang lain.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tumpukan paket sembako dan seperangkat alat cuci tangan, lengkap, terlihat berjajar rapi di rumah Zefanya Rachmat, yang berada tak jauh dari GBT Kristus Hidup, Jalan Diponegoro, Kepatihan. Dia bersama istri dan ketiga anaknya terlihat mengemasi paket sembako tersebut. Menjelang siang, paket sembako dan alat cuci tangan itu pun bakal segera berpindah tempat. Bukan untuk dijual, melainkan untuk disalurkan sebagai bantuan sosial ke masyarakat.

Kali itu, tujuannya adalah ke salah satu lembaga di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat. Di sana dia bertemu masyarakat dan beberapa anak-anak di kelompok PAUD. “Kita sapa masyarakat di sana, ngasih bantuan. Dan anak-anak diedukasi dan diajak main,” kata Zefanya.

Selain itu, Zefanya juga menyiapkan satu kuintal beras yang bakal dia salurkan ke suatu daerah di Panti, Senin sore (27/7) kemarin. Di catatan kecilnya pula, tampak list tempat yang bakal dia kunjungi selama satu pekan ke depan. Namun kali ini, rencana baksosnya lebih sering dalam pemberian bantuan alat cuci tangan, lengkap dengan wastafel plus tempat penampung air yang berkapasitas 250 liter.

Aksi ini bukan kali pertama dia lakukan. Sejak wabah Covid-19 melanda, Zefanya memang kerap melakukan bakti sosial ke berbagai lokasi. Seperti menyisir warga sekitar kota, pinggiran kota, hingga masyarakat yang jauh dari kota atau terpelosok.

Dirinya mengaku tidak memiliki tim atau kru khusus, hanya dengan keluarganya. “Ya tim saya itu bareng sama istri dan ketiga anak saya,” sahutnya. Meskipun begitu, tak jarang beberapa komunitas sosial melibatkan diri untuk mengikuti baksos bersama Zefanya.

Zefanya mengaku, aksinya bagi-bagi sembako dan bantuan itu sudah sejak lama. Bahkan dia menyebut, kebiasaannya ini merupakan sifat bawaan dari ayahnya, yang dulunya memang dikenal senang membantu orang lain.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tumpukan paket sembako dan seperangkat alat cuci tangan, lengkap, terlihat berjajar rapi di rumah Zefanya Rachmat, yang berada tak jauh dari GBT Kristus Hidup, Jalan Diponegoro, Kepatihan. Dia bersama istri dan ketiga anaknya terlihat mengemasi paket sembako tersebut. Menjelang siang, paket sembako dan alat cuci tangan itu pun bakal segera berpindah tempat. Bukan untuk dijual, melainkan untuk disalurkan sebagai bantuan sosial ke masyarakat.

Kali itu, tujuannya adalah ke salah satu lembaga di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat. Di sana dia bertemu masyarakat dan beberapa anak-anak di kelompok PAUD. “Kita sapa masyarakat di sana, ngasih bantuan. Dan anak-anak diedukasi dan diajak main,” kata Zefanya.

Selain itu, Zefanya juga menyiapkan satu kuintal beras yang bakal dia salurkan ke suatu daerah di Panti, Senin sore (27/7) kemarin. Di catatan kecilnya pula, tampak list tempat yang bakal dia kunjungi selama satu pekan ke depan. Namun kali ini, rencana baksosnya lebih sering dalam pemberian bantuan alat cuci tangan, lengkap dengan wastafel plus tempat penampung air yang berkapasitas 250 liter.

Aksi ini bukan kali pertama dia lakukan. Sejak wabah Covid-19 melanda, Zefanya memang kerap melakukan bakti sosial ke berbagai lokasi. Seperti menyisir warga sekitar kota, pinggiran kota, hingga masyarakat yang jauh dari kota atau terpelosok.

Dirinya mengaku tidak memiliki tim atau kru khusus, hanya dengan keluarganya. “Ya tim saya itu bareng sama istri dan ketiga anak saya,” sahutnya. Meskipun begitu, tak jarang beberapa komunitas sosial melibatkan diri untuk mengikuti baksos bersama Zefanya.

Zefanya mengaku, aksinya bagi-bagi sembako dan bantuan itu sudah sejak lama. Bahkan dia menyebut, kebiasaannya ini merupakan sifat bawaan dari ayahnya, yang dulunya memang dikenal senang membantu orang lain.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/