alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Setelah Lapangan Talangsari Ditolak, BPN Berharap Lokasi Lain

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Gagal membidik lapangan Talangsari sebagai kantor baru, rupanya tidak menyurutkan ambisi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jember. BPN kembali memohonkan hibah tanah ke pemerintah daerah.

BACA JUGA : Mahasiswa Pascasarjana Terbaik Raih IPK 4.0

Kondisi kantor yang sempit dan tidak mampu lagi menampung arsip surat-surat tanah disebut-sebut turut mendasari inisiatif lembaga vertikal ini menghendaki lahan baru. “Arsip sudah sangat banyak dan tidak muat lagi dengan kantor kami. Padahal arsip ini terus bertambah. Kalau direnovasi sulit, karena lahan terbatas,” kata Akhyar Tarfi, Kepala BPN Jember, saat ditemui seusai rapat di Ruang Komisi A DPRD Jember, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, keinginan awal untuk menduduki lapangan Talangsari, Kaliwates, itu bukanlah inisiatifnya. Namun, dari kepala BPN sebelumnya, Sugeng Muljosantoso. Akhyar juga mengaku tidak mengetahui apa dasar hukum dan pertimbangan kepala BPN sebelumnya kala menghendaki lapangan tersebut dijadikan kantor baru. “Saya sifatnya hanya menindaklanjuti permohonan ini,” aku mantan kepala BPN Aceh tersebut.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Gagal membidik lapangan Talangsari sebagai kantor baru, rupanya tidak menyurutkan ambisi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jember. BPN kembali memohonkan hibah tanah ke pemerintah daerah.

BACA JUGA : Mahasiswa Pascasarjana Terbaik Raih IPK 4.0

Kondisi kantor yang sempit dan tidak mampu lagi menampung arsip surat-surat tanah disebut-sebut turut mendasari inisiatif lembaga vertikal ini menghendaki lahan baru. “Arsip sudah sangat banyak dan tidak muat lagi dengan kantor kami. Padahal arsip ini terus bertambah. Kalau direnovasi sulit, karena lahan terbatas,” kata Akhyar Tarfi, Kepala BPN Jember, saat ditemui seusai rapat di Ruang Komisi A DPRD Jember, kemarin.

Menurut dia, keinginan awal untuk menduduki lapangan Talangsari, Kaliwates, itu bukanlah inisiatifnya. Namun, dari kepala BPN sebelumnya, Sugeng Muljosantoso. Akhyar juga mengaku tidak mengetahui apa dasar hukum dan pertimbangan kepala BPN sebelumnya kala menghendaki lapangan tersebut dijadikan kantor baru. “Saya sifatnya hanya menindaklanjuti permohonan ini,” aku mantan kepala BPN Aceh tersebut.

SUMBERSARI, Radar Jember – Gagal membidik lapangan Talangsari sebagai kantor baru, rupanya tidak menyurutkan ambisi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jember. BPN kembali memohonkan hibah tanah ke pemerintah daerah.

BACA JUGA : Mahasiswa Pascasarjana Terbaik Raih IPK 4.0

Kondisi kantor yang sempit dan tidak mampu lagi menampung arsip surat-surat tanah disebut-sebut turut mendasari inisiatif lembaga vertikal ini menghendaki lahan baru. “Arsip sudah sangat banyak dan tidak muat lagi dengan kantor kami. Padahal arsip ini terus bertambah. Kalau direnovasi sulit, karena lahan terbatas,” kata Akhyar Tarfi, Kepala BPN Jember, saat ditemui seusai rapat di Ruang Komisi A DPRD Jember, kemarin.

Menurut dia, keinginan awal untuk menduduki lapangan Talangsari, Kaliwates, itu bukanlah inisiatifnya. Namun, dari kepala BPN sebelumnya, Sugeng Muljosantoso. Akhyar juga mengaku tidak mengetahui apa dasar hukum dan pertimbangan kepala BPN sebelumnya kala menghendaki lapangan tersebut dijadikan kantor baru. “Saya sifatnya hanya menindaklanjuti permohonan ini,” aku mantan kepala BPN Aceh tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/