alexametrics
31.9 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Realisasikan Jember Kota Religi, Hendy Rancang Lomba MTQ

Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman langsung bergerak untuk merealisasikan salah satu program mereka, yakni Jember Kota Religi. Salah satunya melalui gagasan lomba musabaqah tilawatil Quran (MTQ) yang bakal digelar Juli mendatang.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Audiensi sejumlah kepala dinas yang berlangsung di aula bawah kantor Pemda Jember di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, langsung dibahas Bupati Jember Hendy Siswanto beserta jajarannya, kemarin (27/5) pagi. Pihaknya mengundang sejumlah tokoh agama Jember yang bakal menjadi juri untuk merapatkan keberlangsungan musabaqah tilawatil Quran (MTQ) yang bakal digelar Juli mendatang.

Hendy menerangkan bahwa tahun ini pihaknya mulai membangun citra Jember sebagai salah satu kota religi dengan mengadakan perlombaan berbasis keagamaan. Seperti diketahui, Jember merupakan daerah yang memiliki ratusan pondok pesantren dan ribuan masjid. “Dengan begitu, bisa dimanfaatkan untuk mem-branding Jember menuju daerah yang lebih baik,” ujarnya.

Hendy mengakui, para tokoh agama yang bakal dijadikan juri tersebut sebenarnya sudah menasional, bahkan internasional. “Namun, kami menyamakan duduk bersama untuk menyamakan persepsi,” ulasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perlombaan tersebut bukan hanya digelar untuk mengetahui bagaimana caranya membaca dan melafalkan Alquran dengan baik. Namun, juga demi meningkatkan iman dan akhlak.

Lebih lanjut, Hendy memaparkan bahwa banyaknya pesantren dan masjid di Jember diharapkan mampu menjadi cikal bakal Jember sebagai kabupaten religi yang kuat. Lalu, produk MTQ nantinya diharapkan bisa naik ke tingkat provinsi. “Semoga bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional juga,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Audiensi sejumlah kepala dinas yang berlangsung di aula bawah kantor Pemda Jember di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, langsung dibahas Bupati Jember Hendy Siswanto beserta jajarannya, kemarin (27/5) pagi. Pihaknya mengundang sejumlah tokoh agama Jember yang bakal menjadi juri untuk merapatkan keberlangsungan musabaqah tilawatil Quran (MTQ) yang bakal digelar Juli mendatang.

Hendy menerangkan bahwa tahun ini pihaknya mulai membangun citra Jember sebagai salah satu kota religi dengan mengadakan perlombaan berbasis keagamaan. Seperti diketahui, Jember merupakan daerah yang memiliki ratusan pondok pesantren dan ribuan masjid. “Dengan begitu, bisa dimanfaatkan untuk mem-branding Jember menuju daerah yang lebih baik,” ujarnya.

Hendy mengakui, para tokoh agama yang bakal dijadikan juri tersebut sebenarnya sudah menasional, bahkan internasional. “Namun, kami menyamakan duduk bersama untuk menyamakan persepsi,” ulasnya.

Perlombaan tersebut bukan hanya digelar untuk mengetahui bagaimana caranya membaca dan melafalkan Alquran dengan baik. Namun, juga demi meningkatkan iman dan akhlak.

Lebih lanjut, Hendy memaparkan bahwa banyaknya pesantren dan masjid di Jember diharapkan mampu menjadi cikal bakal Jember sebagai kabupaten religi yang kuat. Lalu, produk MTQ nantinya diharapkan bisa naik ke tingkat provinsi. “Semoga bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional juga,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Audiensi sejumlah kepala dinas yang berlangsung di aula bawah kantor Pemda Jember di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, langsung dibahas Bupati Jember Hendy Siswanto beserta jajarannya, kemarin (27/5) pagi. Pihaknya mengundang sejumlah tokoh agama Jember yang bakal menjadi juri untuk merapatkan keberlangsungan musabaqah tilawatil Quran (MTQ) yang bakal digelar Juli mendatang.

Hendy menerangkan bahwa tahun ini pihaknya mulai membangun citra Jember sebagai salah satu kota religi dengan mengadakan perlombaan berbasis keagamaan. Seperti diketahui, Jember merupakan daerah yang memiliki ratusan pondok pesantren dan ribuan masjid. “Dengan begitu, bisa dimanfaatkan untuk mem-branding Jember menuju daerah yang lebih baik,” ujarnya.

Hendy mengakui, para tokoh agama yang bakal dijadikan juri tersebut sebenarnya sudah menasional, bahkan internasional. “Namun, kami menyamakan duduk bersama untuk menyamakan persepsi,” ulasnya.

Perlombaan tersebut bukan hanya digelar untuk mengetahui bagaimana caranya membaca dan melafalkan Alquran dengan baik. Namun, juga demi meningkatkan iman dan akhlak.

Lebih lanjut, Hendy memaparkan bahwa banyaknya pesantren dan masjid di Jember diharapkan mampu menjadi cikal bakal Jember sebagai kabupaten religi yang kuat. Lalu, produk MTQ nantinya diharapkan bisa naik ke tingkat provinsi. “Semoga bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional juga,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/