alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Puluhan Warga Jember Mudik Gratis ke Madura, Baliknya Bakal Dijemput Asal…

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Bupati Jember Hendy Siswanto melepas warganya yang akan mudik ke Madura. Ada sebanyak 65 orang yang ikut program mudik gratis tersebut dengan menggunakan dua bus, serta satu minibus.

Menurut Hendy, Madura menjadi tujuan mudik karena di Jember memang banyak orang asal Pulau Garam yang menetap di Kota Pandhalungan. Dia memperkirakan, jumlahnya bisa 10 persen lebih orang-orang Madura dan keluarganya yang bermukim di Jember.

“Hari ini kami coba hanya 65 orang, tapi kedepan bisa lebih banyak lagi. Dan kami juga sudah komunikasi dengan Bupati Sumenep, serta bupati di sana (wilayah Madura, Red) untuk saling mengirimkan warganya. Warga Jember dikirim ke sini,” katanya, seusai melepas rombongan peserta mudik di depan Kantor Pemkab Jember, Kamis (28/4).

Mobile_AP_Rectangle 2

Hendy menjelaskan, agenda mudik gratis ini selain bertujuan memfasilitasi masyarakat juga untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan, serta mencegah terjadinya kecelakaan. Sebab, kalau dibiarkan mudik sendiri-sendiri, ada risiko terjadi kecelakaan.

BACA JUGA: Pastikan Keamanan Mudik, Dishub Jember Cek Kesiapan dan Kesehatan Awak Bus

“Tiap tahun saat mudik Lebaran, ada ratusan orang Indonesia yang meninggal akibat laka di jalan raya. Dan di Pulau Jawa yang paling besar. Ini yang harus dicegah,” terang bupati yang juga mantan pegawai Kementerian Perhubungan yang pernah mengurusi angkutan Lebaran tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Bupati Jember Hendy Siswanto melepas warganya yang akan mudik ke Madura. Ada sebanyak 65 orang yang ikut program mudik gratis tersebut dengan menggunakan dua bus, serta satu minibus.

Menurut Hendy, Madura menjadi tujuan mudik karena di Jember memang banyak orang asal Pulau Garam yang menetap di Kota Pandhalungan. Dia memperkirakan, jumlahnya bisa 10 persen lebih orang-orang Madura dan keluarganya yang bermukim di Jember.

“Hari ini kami coba hanya 65 orang, tapi kedepan bisa lebih banyak lagi. Dan kami juga sudah komunikasi dengan Bupati Sumenep, serta bupati di sana (wilayah Madura, Red) untuk saling mengirimkan warganya. Warga Jember dikirim ke sini,” katanya, seusai melepas rombongan peserta mudik di depan Kantor Pemkab Jember, Kamis (28/4).

Hendy menjelaskan, agenda mudik gratis ini selain bertujuan memfasilitasi masyarakat juga untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan, serta mencegah terjadinya kecelakaan. Sebab, kalau dibiarkan mudik sendiri-sendiri, ada risiko terjadi kecelakaan.

BACA JUGA: Pastikan Keamanan Mudik, Dishub Jember Cek Kesiapan dan Kesehatan Awak Bus

“Tiap tahun saat mudik Lebaran, ada ratusan orang Indonesia yang meninggal akibat laka di jalan raya. Dan di Pulau Jawa yang paling besar. Ini yang harus dicegah,” terang bupati yang juga mantan pegawai Kementerian Perhubungan yang pernah mengurusi angkutan Lebaran tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Bupati Jember Hendy Siswanto melepas warganya yang akan mudik ke Madura. Ada sebanyak 65 orang yang ikut program mudik gratis tersebut dengan menggunakan dua bus, serta satu minibus.

Menurut Hendy, Madura menjadi tujuan mudik karena di Jember memang banyak orang asal Pulau Garam yang menetap di Kota Pandhalungan. Dia memperkirakan, jumlahnya bisa 10 persen lebih orang-orang Madura dan keluarganya yang bermukim di Jember.

“Hari ini kami coba hanya 65 orang, tapi kedepan bisa lebih banyak lagi. Dan kami juga sudah komunikasi dengan Bupati Sumenep, serta bupati di sana (wilayah Madura, Red) untuk saling mengirimkan warganya. Warga Jember dikirim ke sini,” katanya, seusai melepas rombongan peserta mudik di depan Kantor Pemkab Jember, Kamis (28/4).

Hendy menjelaskan, agenda mudik gratis ini selain bertujuan memfasilitasi masyarakat juga untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan, serta mencegah terjadinya kecelakaan. Sebab, kalau dibiarkan mudik sendiri-sendiri, ada risiko terjadi kecelakaan.

BACA JUGA: Pastikan Keamanan Mudik, Dishub Jember Cek Kesiapan dan Kesehatan Awak Bus

“Tiap tahun saat mudik Lebaran, ada ratusan orang Indonesia yang meninggal akibat laka di jalan raya. Dan di Pulau Jawa yang paling besar. Ini yang harus dicegah,” terang bupati yang juga mantan pegawai Kementerian Perhubungan yang pernah mengurusi angkutan Lebaran tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/