alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

H-7 Lebaran, Jalur Jompo Dibuka

Masih Dikaji, Sebagian atau Seluruhnya

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri, aktivitas pengguna jalan meningkat. Itu bisa dilihat secara kasat mata. Di beberapa titik padat kendaraan, banyak arus lalu lintas tersendat. Termasuk di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Persisnya di jalur eks pertokoan Jompo.

Tersendatnya laju kendaraan, baik roda dua ataupun lebih, di jalur nasional itu jamak diketahui lantaran ada pelaksanaan megaproyek pembangunan lereng Sultan Agung. Setelah runtuhnya bangunan pertokoan hingga dibangun proyek di Kali Jompo, sebagian ruas jalan ditutup demi kelancaran proyek.

Mendekati Lebaran ini, banyak yang berharap agar pagar pembatas proyek dibuka. Seperti yang disampaikan oleh Komisi C DPRD Jember. “Nanti kami akan cek ke lokasi lagi. Itu untuk memastikan apakah bisa dibuka atau tidak,” kata David Handoko Seto, Ketua Komisi C DPRD Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pada awal puasa lalu, David menyebut, Komisi C sudah turun ke lokasi. Namun, saat itu belum memasuki tahap akhir. “Aspal juga belum. Informasinya dalam waktu dekat akan diaspal,” tuturnya.

Secara garis besar, Komisi C akan menyampaikan banyak aspirasi agar jalan tersebut bisa dibuka. Pihaknya pun mendorong agar pagar pembatas segera dibuka dan jalan bisa dipakai seperti sebelum bangunan toko ambruk. “Makanya, kami akan cek lagi untuk memastikan apakah bisa dibuka semua atau sebagian saja,” tutur politisi Partai Nasdem tersebut.

Dikonfirmasi terkait perkembangan proyek, pengawas proyek pembangunan Jompo, Heru Susanto, mengungkapkan, dalam waktu dekat pagar akan dibuka. “Saat ini pengerjaan terus dilakukan, nanti pasti dibuka,” ucapnya.

Secara teknis, Heru memaparkan, proyek pembangunan Jompo masih terus dilakukan. Seperti finishing pada beberapa bagian, serta melakukan pembangunan di bagian dinding. Pengerjaan diproyeksikan tidak akan melebihi batas kontrak kerja.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri, aktivitas pengguna jalan meningkat. Itu bisa dilihat secara kasat mata. Di beberapa titik padat kendaraan, banyak arus lalu lintas tersendat. Termasuk di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Persisnya di jalur eks pertokoan Jompo.

Tersendatnya laju kendaraan, baik roda dua ataupun lebih, di jalur nasional itu jamak diketahui lantaran ada pelaksanaan megaproyek pembangunan lereng Sultan Agung. Setelah runtuhnya bangunan pertokoan hingga dibangun proyek di Kali Jompo, sebagian ruas jalan ditutup demi kelancaran proyek.

Mendekati Lebaran ini, banyak yang berharap agar pagar pembatas proyek dibuka. Seperti yang disampaikan oleh Komisi C DPRD Jember. “Nanti kami akan cek ke lokasi lagi. Itu untuk memastikan apakah bisa dibuka atau tidak,” kata David Handoko Seto, Ketua Komisi C DPRD Jember.

Pada awal puasa lalu, David menyebut, Komisi C sudah turun ke lokasi. Namun, saat itu belum memasuki tahap akhir. “Aspal juga belum. Informasinya dalam waktu dekat akan diaspal,” tuturnya.

Secara garis besar, Komisi C akan menyampaikan banyak aspirasi agar jalan tersebut bisa dibuka. Pihaknya pun mendorong agar pagar pembatas segera dibuka dan jalan bisa dipakai seperti sebelum bangunan toko ambruk. “Makanya, kami akan cek lagi untuk memastikan apakah bisa dibuka semua atau sebagian saja,” tutur politisi Partai Nasdem tersebut.

Dikonfirmasi terkait perkembangan proyek, pengawas proyek pembangunan Jompo, Heru Susanto, mengungkapkan, dalam waktu dekat pagar akan dibuka. “Saat ini pengerjaan terus dilakukan, nanti pasti dibuka,” ucapnya.

Secara teknis, Heru memaparkan, proyek pembangunan Jompo masih terus dilakukan. Seperti finishing pada beberapa bagian, serta melakukan pembangunan di bagian dinding. Pengerjaan diproyeksikan tidak akan melebihi batas kontrak kerja.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri, aktivitas pengguna jalan meningkat. Itu bisa dilihat secara kasat mata. Di beberapa titik padat kendaraan, banyak arus lalu lintas tersendat. Termasuk di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Persisnya di jalur eks pertokoan Jompo.

Tersendatnya laju kendaraan, baik roda dua ataupun lebih, di jalur nasional itu jamak diketahui lantaran ada pelaksanaan megaproyek pembangunan lereng Sultan Agung. Setelah runtuhnya bangunan pertokoan hingga dibangun proyek di Kali Jompo, sebagian ruas jalan ditutup demi kelancaran proyek.

Mendekati Lebaran ini, banyak yang berharap agar pagar pembatas proyek dibuka. Seperti yang disampaikan oleh Komisi C DPRD Jember. “Nanti kami akan cek ke lokasi lagi. Itu untuk memastikan apakah bisa dibuka atau tidak,” kata David Handoko Seto, Ketua Komisi C DPRD Jember.

Pada awal puasa lalu, David menyebut, Komisi C sudah turun ke lokasi. Namun, saat itu belum memasuki tahap akhir. “Aspal juga belum. Informasinya dalam waktu dekat akan diaspal,” tuturnya.

Secara garis besar, Komisi C akan menyampaikan banyak aspirasi agar jalan tersebut bisa dibuka. Pihaknya pun mendorong agar pagar pembatas segera dibuka dan jalan bisa dipakai seperti sebelum bangunan toko ambruk. “Makanya, kami akan cek lagi untuk memastikan apakah bisa dibuka semua atau sebagian saja,” tutur politisi Partai Nasdem tersebut.

Dikonfirmasi terkait perkembangan proyek, pengawas proyek pembangunan Jompo, Heru Susanto, mengungkapkan, dalam waktu dekat pagar akan dibuka. “Saat ini pengerjaan terus dilakukan, nanti pasti dibuka,” ucapnya.

Secara teknis, Heru memaparkan, proyek pembangunan Jompo masih terus dilakukan. Seperti finishing pada beberapa bagian, serta melakukan pembangunan di bagian dinding. Pengerjaan diproyeksikan tidak akan melebihi batas kontrak kerja.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/