alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Tersumbat Tumpukan Kayu, Jembatan di Tempurejo Amblek

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebuah jembatan di Afdeling Trate, Dusun Pager Gunung, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, putus, Selasa (26/1) lalu. Putusnya jembatan beton itu mengakibatkan askes ke Afdeling Trate terhambat.

Jembatan ini merupakan akses satu-satunya menuju Afdeling Trate. Di perkampungan yang berada dalam kawasan perkebunan itu, ada dua lembaga pendidikan negeri, yakni SDN Curahnongko 08 dan SMPN 4 Tempurejo. Putusnya jembatan ini otomatis membuat guru dan warga berputar melewati Jalur Lintas Selatan (JLS).

Guru dan warga harus lebih ekstra, karena lewat JLS jaraknya cukup jauh dan jalurnya berlumpur. Apalagi saat banjir lalu, Afdeling Trate terendam. Kondisi ini menambah perkampungan itu semakin terisolasi. Jembatan yang dibanguan oleh Kebun Kotta Blarer tersebut panjangnya sekitar 15 meter dengan lebar 4 meter.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebuah jembatan di Afdeling Trate, Dusun Pager Gunung, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, putus, Selasa (26/1) lalu. Putusnya jembatan beton itu mengakibatkan askes ke Afdeling Trate terhambat.

Jembatan ini merupakan akses satu-satunya menuju Afdeling Trate. Di perkampungan yang berada dalam kawasan perkebunan itu, ada dua lembaga pendidikan negeri, yakni SDN Curahnongko 08 dan SMPN 4 Tempurejo. Putusnya jembatan ini otomatis membuat guru dan warga berputar melewati Jalur Lintas Selatan (JLS).

Guru dan warga harus lebih ekstra, karena lewat JLS jaraknya cukup jauh dan jalurnya berlumpur. Apalagi saat banjir lalu, Afdeling Trate terendam. Kondisi ini menambah perkampungan itu semakin terisolasi. Jembatan yang dibanguan oleh Kebun Kotta Blarer tersebut panjangnya sekitar 15 meter dengan lebar 4 meter.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebuah jembatan di Afdeling Trate, Dusun Pager Gunung, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, putus, Selasa (26/1) lalu. Putusnya jembatan beton itu mengakibatkan askes ke Afdeling Trate terhambat.

Jembatan ini merupakan akses satu-satunya menuju Afdeling Trate. Di perkampungan yang berada dalam kawasan perkebunan itu, ada dua lembaga pendidikan negeri, yakni SDN Curahnongko 08 dan SMPN 4 Tempurejo. Putusnya jembatan ini otomatis membuat guru dan warga berputar melewati Jalur Lintas Selatan (JLS).

Guru dan warga harus lebih ekstra, karena lewat JLS jaraknya cukup jauh dan jalurnya berlumpur. Apalagi saat banjir lalu, Afdeling Trate terendam. Kondisi ini menambah perkampungan itu semakin terisolasi. Jembatan yang dibanguan oleh Kebun Kotta Blarer tersebut panjangnya sekitar 15 meter dengan lebar 4 meter.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/