alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Patungan Tambal Jalan Berlubang

Aspal Sumbangan Warga, Tanpa APBD

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akhir-akhir ini banyak orang yang menyebut Jember menjadi Kota Seribu Jeglongan. Julukan ini muncul karena banyaknya aspal mrotol yang mudah ditemui di berbagai ruas jalan kabupaten. Melihat fenomena yang demikian, sejumlah warga, anggota dewan, dan pegawai Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) gotong royong memperbaiki beberapa jalan berlubang, kemarin (28/1).

Persiapan penambalan aspal ini dilakukan di halaman gedung DPRD Jember. Setelah aspal sumbangan dari pihak ketiga dilelehkan, selanjutnya dibawa ke Jalan Bengawan Solo, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Ruas jalan berlubang pun ditambal. Selama penambalan jalan berlangsung, arus kendaraan yang melintas kontan tersendat. Polisi yang turun ke lokasi membantu mengatur jalannya kendaraan agar tidak semakin macet.

Pengaspalan jalan ini, menurut anggota Komisi C DPRD Jember Hadi Supaat, dilakukan karena banyaknya jalan rusak di Jember yang sampai kini belum dibenahi. Aspal itu merupakan bantuan warga yang dananya berasal dari patungan. “Kemudian, Komisi C mengajak pegawai PU Bina Marga untuk melakukan penambalan jalan,” bebernya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akhir-akhir ini banyak orang yang menyebut Jember menjadi Kota Seribu Jeglongan. Julukan ini muncul karena banyaknya aspal mrotol yang mudah ditemui di berbagai ruas jalan kabupaten. Melihat fenomena yang demikian, sejumlah warga, anggota dewan, dan pegawai Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) gotong royong memperbaiki beberapa jalan berlubang, kemarin (28/1).

Persiapan penambalan aspal ini dilakukan di halaman gedung DPRD Jember. Setelah aspal sumbangan dari pihak ketiga dilelehkan, selanjutnya dibawa ke Jalan Bengawan Solo, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Ruas jalan berlubang pun ditambal. Selama penambalan jalan berlangsung, arus kendaraan yang melintas kontan tersendat. Polisi yang turun ke lokasi membantu mengatur jalannya kendaraan agar tidak semakin macet.

Pengaspalan jalan ini, menurut anggota Komisi C DPRD Jember Hadi Supaat, dilakukan karena banyaknya jalan rusak di Jember yang sampai kini belum dibenahi. Aspal itu merupakan bantuan warga yang dananya berasal dari patungan. “Kemudian, Komisi C mengajak pegawai PU Bina Marga untuk melakukan penambalan jalan,” bebernya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akhir-akhir ini banyak orang yang menyebut Jember menjadi Kota Seribu Jeglongan. Julukan ini muncul karena banyaknya aspal mrotol yang mudah ditemui di berbagai ruas jalan kabupaten. Melihat fenomena yang demikian, sejumlah warga, anggota dewan, dan pegawai Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) gotong royong memperbaiki beberapa jalan berlubang, kemarin (28/1).

Persiapan penambalan aspal ini dilakukan di halaman gedung DPRD Jember. Setelah aspal sumbangan dari pihak ketiga dilelehkan, selanjutnya dibawa ke Jalan Bengawan Solo, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Ruas jalan berlubang pun ditambal. Selama penambalan jalan berlangsung, arus kendaraan yang melintas kontan tersendat. Polisi yang turun ke lokasi membantu mengatur jalannya kendaraan agar tidak semakin macet.

Pengaspalan jalan ini, menurut anggota Komisi C DPRD Jember Hadi Supaat, dilakukan karena banyaknya jalan rusak di Jember yang sampai kini belum dibenahi. Aspal itu merupakan bantuan warga yang dananya berasal dari patungan. “Kemudian, Komisi C mengajak pegawai PU Bina Marga untuk melakukan penambalan jalan,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/