alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Kuota Distribusi Elpiji Dilipatgandakan

Per Hari Ditambah 17 Ribu Tabung

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelangkaan elpiji subsidi tiga kilogram akhir-akhir ini membuat Pertamina memutuskan untuk melipatgandakan pasokan ke masyarakat. Setiap hari Pertamina bakal menambah 17 ribu tabung. Selain itu, menambah distribusi elpiji non-PSO atau nonsubsidi agar tidak terjadi kekhawatiran kekurangan bahan bakar.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Marketing Region Jatimbalinus Wilayah Jember Agung Surya Pranata mengatakan, kelangkaan bahan bakar elpiji, khususnya tiga kilogram bersubsidi di Jember, disebabkan bencana banjir dan musim hujan. “Setelah kami tinjau di lapangan, penyebab terjadinya peningkatan permintaan adalah musim hujan dan bencana banjir,” katanya.

Pada musim hujan, masyarakat yang biasanya memakai kayu bakar banyak beralih ke bahan bakar gas. Namun, persentase terbesar penyebab terjadi kelangkaan adalah bencana banjir. Sebab, kata dia, warga yang pulang ke rumah seusai dari pengungsian mulai memperbarui isi tabung gas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Agar kebutuhan elpiji terpenuhi, maka Pertamina menambah jumlah distribusi tabung gas elpiji bersubsidi. “Per hari akan ditambah pasokan elpiji tiga kilogram sebanyak 17 ribu tabung,” ucapnya. Dengan begitu, dalam empat hari setidaknya mencapai 68 ribu tabung.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelangkaan elpiji subsidi tiga kilogram akhir-akhir ini membuat Pertamina memutuskan untuk melipatgandakan pasokan ke masyarakat. Setiap hari Pertamina bakal menambah 17 ribu tabung. Selain itu, menambah distribusi elpiji non-PSO atau nonsubsidi agar tidak terjadi kekhawatiran kekurangan bahan bakar.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Marketing Region Jatimbalinus Wilayah Jember Agung Surya Pranata mengatakan, kelangkaan bahan bakar elpiji, khususnya tiga kilogram bersubsidi di Jember, disebabkan bencana banjir dan musim hujan. “Setelah kami tinjau di lapangan, penyebab terjadinya peningkatan permintaan adalah musim hujan dan bencana banjir,” katanya.

Pada musim hujan, masyarakat yang biasanya memakai kayu bakar banyak beralih ke bahan bakar gas. Namun, persentase terbesar penyebab terjadi kelangkaan adalah bencana banjir. Sebab, kata dia, warga yang pulang ke rumah seusai dari pengungsian mulai memperbarui isi tabung gas.

Agar kebutuhan elpiji terpenuhi, maka Pertamina menambah jumlah distribusi tabung gas elpiji bersubsidi. “Per hari akan ditambah pasokan elpiji tiga kilogram sebanyak 17 ribu tabung,” ucapnya. Dengan begitu, dalam empat hari setidaknya mencapai 68 ribu tabung.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelangkaan elpiji subsidi tiga kilogram akhir-akhir ini membuat Pertamina memutuskan untuk melipatgandakan pasokan ke masyarakat. Setiap hari Pertamina bakal menambah 17 ribu tabung. Selain itu, menambah distribusi elpiji non-PSO atau nonsubsidi agar tidak terjadi kekhawatiran kekurangan bahan bakar.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Marketing Region Jatimbalinus Wilayah Jember Agung Surya Pranata mengatakan, kelangkaan bahan bakar elpiji, khususnya tiga kilogram bersubsidi di Jember, disebabkan bencana banjir dan musim hujan. “Setelah kami tinjau di lapangan, penyebab terjadinya peningkatan permintaan adalah musim hujan dan bencana banjir,” katanya.

Pada musim hujan, masyarakat yang biasanya memakai kayu bakar banyak beralih ke bahan bakar gas. Namun, persentase terbesar penyebab terjadi kelangkaan adalah bencana banjir. Sebab, kata dia, warga yang pulang ke rumah seusai dari pengungsian mulai memperbarui isi tabung gas.

Agar kebutuhan elpiji terpenuhi, maka Pertamina menambah jumlah distribusi tabung gas elpiji bersubsidi. “Per hari akan ditambah pasokan elpiji tiga kilogram sebanyak 17 ribu tabung,” ucapnya. Dengan begitu, dalam empat hari setidaknya mencapai 68 ribu tabung.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/