alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Usut Tuntas Kades Tak Netral

DPRD Minta Bawaslu Tegas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Netralitas aparatur sipil negara (ASN), termasuk kepala desa dan perangkat desanya, menjadi bagian penting yang harus ditangani agar tidak mencederai pilkada. Kali ini, Bawaslu Jember memproses dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan oknum kepala desa di Kecamatan Bangsalsari.

Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka menyebutkan, ada sejumlah orang yang dipanggil dalam penanganan oknum kades tersebut. Menurutnya, mereka dipanggil guna dimintai keterangan atas dugaan pelanggaran mengarahkan warga untuk mendukung calon tertentu. “Sudah ada sepuluh orang yang dipanggil untuk diklarifikasi,” kata Thobrony.

Apabila proses klarifikasi itu nanti selesai, lanjut dia, Bawaslu akan membawanya kepada Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang melibatkan beberapa instansi seperti kepolisian dan kejaksaan. “Untuk diproses selanjutnya, apakah memenuhi unsur pidana atau tidak,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikatakan, kaitan dengan dugaan pelanggaran netralitas oknum kades sebelumnya juga telah dilaporkan oleh warga. Bawaslu juga telah berkoordinasi dengan Gakkumdu mengenai syarat formal materiel dalam proses penanganan dugaan pelanggaran netralitas kades. “Kami masih mengklarifikasi para saksi,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Netralitas aparatur sipil negara (ASN), termasuk kepala desa dan perangkat desanya, menjadi bagian penting yang harus ditangani agar tidak mencederai pilkada. Kali ini, Bawaslu Jember memproses dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan oknum kepala desa di Kecamatan Bangsalsari.

Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka menyebutkan, ada sejumlah orang yang dipanggil dalam penanganan oknum kades tersebut. Menurutnya, mereka dipanggil guna dimintai keterangan atas dugaan pelanggaran mengarahkan warga untuk mendukung calon tertentu. “Sudah ada sepuluh orang yang dipanggil untuk diklarifikasi,” kata Thobrony.

Apabila proses klarifikasi itu nanti selesai, lanjut dia, Bawaslu akan membawanya kepada Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang melibatkan beberapa instansi seperti kepolisian dan kejaksaan. “Untuk diproses selanjutnya, apakah memenuhi unsur pidana atau tidak,” paparnya.

Dikatakan, kaitan dengan dugaan pelanggaran netralitas oknum kades sebelumnya juga telah dilaporkan oleh warga. Bawaslu juga telah berkoordinasi dengan Gakkumdu mengenai syarat formal materiel dalam proses penanganan dugaan pelanggaran netralitas kades. “Kami masih mengklarifikasi para saksi,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Netralitas aparatur sipil negara (ASN), termasuk kepala desa dan perangkat desanya, menjadi bagian penting yang harus ditangani agar tidak mencederai pilkada. Kali ini, Bawaslu Jember memproses dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan oknum kepala desa di Kecamatan Bangsalsari.

Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka menyebutkan, ada sejumlah orang yang dipanggil dalam penanganan oknum kades tersebut. Menurutnya, mereka dipanggil guna dimintai keterangan atas dugaan pelanggaran mengarahkan warga untuk mendukung calon tertentu. “Sudah ada sepuluh orang yang dipanggil untuk diklarifikasi,” kata Thobrony.

Apabila proses klarifikasi itu nanti selesai, lanjut dia, Bawaslu akan membawanya kepada Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang melibatkan beberapa instansi seperti kepolisian dan kejaksaan. “Untuk diproses selanjutnya, apakah memenuhi unsur pidana atau tidak,” paparnya.

Dikatakan, kaitan dengan dugaan pelanggaran netralitas oknum kades sebelumnya juga telah dilaporkan oleh warga. Bawaslu juga telah berkoordinasi dengan Gakkumdu mengenai syarat formal materiel dalam proses penanganan dugaan pelanggaran netralitas kades. “Kami masih mengklarifikasi para saksi,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/