alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Jember Lanjut PPKM, Prokes Harus Diperketat

Siapkan Langkah Antisipasi Secara Ekonomi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID– Secara terpusat, Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah yang melakukan perpanjangan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo pada rapat koordinasi, Minggu (25/7) petang.

Dia menjelaskan bahwa daerah yang berstatus PPKM Level 3 dan 4 harus memperpanjang penerapan PPKM mulai 26 Juli hingga 2 Agustus mendatang. Tentu saja, keputusan tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan sebelumnya. Terlebih, peningkatan kasus Covid-19 di Jember juga cukup tinggi.

Hendy menyampaikan bahwa ada beberapa penekanan pada perpanjangan PPKM kali ini. Yakni menyesuaikan arahan dari Presiden Jokowi terkait dengan aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, dirinya juga mengharapkan masyarakat meningkatkan kesabaran dalam penerapan PPKM. Hendy juga mengajak seluruh masyarakat Jember untuk meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. “Segera melakukan vaksinasi bagi yang belum, serta tidak bepergian apabila tidak terlalu penting,” ulasnya.

Hendy juga memaparkan bahwa dirinya bakal meneruskan penerapan PPKM yang berbasis RT dan RW. “Termasuk melakukan tracing, vaksinasi, pembagian bantuan sosial, serta mendorong bergeraknya UMKM lokal setempat,” tegasnya.

Selain itu, Hendy juga menjelaskan bahwa Presiden Jokowi melalui seluruh menteri terkait akan melakukan percepatan dalam membagikan vitamin, suplemen, obat-obatan. Serta menjamin ketersediaan oksigen kepada masyarakat serta konsultasi dokter yang mendampingi masyarakat saat sedang menjalani isolasi mandiri. Oleh karena itu, 3T harus lebih ditingkatkan. Sebab penerapan prokes yang ketat serta peningkatan testing, tracing, dan treatment akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19 ke depan.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID– Secara terpusat, Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah yang melakukan perpanjangan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo pada rapat koordinasi, Minggu (25/7) petang.

Dia menjelaskan bahwa daerah yang berstatus PPKM Level 3 dan 4 harus memperpanjang penerapan PPKM mulai 26 Juli hingga 2 Agustus mendatang. Tentu saja, keputusan tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan sebelumnya. Terlebih, peningkatan kasus Covid-19 di Jember juga cukup tinggi.

Hendy menyampaikan bahwa ada beberapa penekanan pada perpanjangan PPKM kali ini. Yakni menyesuaikan arahan dari Presiden Jokowi terkait dengan aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati.

Lebih lanjut, dirinya juga mengharapkan masyarakat meningkatkan kesabaran dalam penerapan PPKM. Hendy juga mengajak seluruh masyarakat Jember untuk meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. “Segera melakukan vaksinasi bagi yang belum, serta tidak bepergian apabila tidak terlalu penting,” ulasnya.

Hendy juga memaparkan bahwa dirinya bakal meneruskan penerapan PPKM yang berbasis RT dan RW. “Termasuk melakukan tracing, vaksinasi, pembagian bantuan sosial, serta mendorong bergeraknya UMKM lokal setempat,” tegasnya.

Selain itu, Hendy juga menjelaskan bahwa Presiden Jokowi melalui seluruh menteri terkait akan melakukan percepatan dalam membagikan vitamin, suplemen, obat-obatan. Serta menjamin ketersediaan oksigen kepada masyarakat serta konsultasi dokter yang mendampingi masyarakat saat sedang menjalani isolasi mandiri. Oleh karena itu, 3T harus lebih ditingkatkan. Sebab penerapan prokes yang ketat serta peningkatan testing, tracing, dan treatment akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19 ke depan.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID– Secara terpusat, Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah yang melakukan perpanjangan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo pada rapat koordinasi, Minggu (25/7) petang.

Dia menjelaskan bahwa daerah yang berstatus PPKM Level 3 dan 4 harus memperpanjang penerapan PPKM mulai 26 Juli hingga 2 Agustus mendatang. Tentu saja, keputusan tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan sebelumnya. Terlebih, peningkatan kasus Covid-19 di Jember juga cukup tinggi.

Hendy menyampaikan bahwa ada beberapa penekanan pada perpanjangan PPKM kali ini. Yakni menyesuaikan arahan dari Presiden Jokowi terkait dengan aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati.

Lebih lanjut, dirinya juga mengharapkan masyarakat meningkatkan kesabaran dalam penerapan PPKM. Hendy juga mengajak seluruh masyarakat Jember untuk meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. “Segera melakukan vaksinasi bagi yang belum, serta tidak bepergian apabila tidak terlalu penting,” ulasnya.

Hendy juga memaparkan bahwa dirinya bakal meneruskan penerapan PPKM yang berbasis RT dan RW. “Termasuk melakukan tracing, vaksinasi, pembagian bantuan sosial, serta mendorong bergeraknya UMKM lokal setempat,” tegasnya.

Selain itu, Hendy juga menjelaskan bahwa Presiden Jokowi melalui seluruh menteri terkait akan melakukan percepatan dalam membagikan vitamin, suplemen, obat-obatan. Serta menjamin ketersediaan oksigen kepada masyarakat serta konsultasi dokter yang mendampingi masyarakat saat sedang menjalani isolasi mandiri. Oleh karena itu, 3T harus lebih ditingkatkan. Sebab penerapan prokes yang ketat serta peningkatan testing, tracing, dan treatment akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19 ke depan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/