alexametrics
21.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Dihantam Ombak, Perahu ‘Sinar Laut’ Karam

Mobile_AP_Rectangle 1

PUGER, RADARJEMBER.ID – Ombak besar terus terjadi di laut selatan Puger. Tepatnya di Pantai Pancer, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur. Akibatnya, sebuah perahu nelayan karam karena dihantam ombak besar, Senin (27/7) pukul 07.00.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sekitar 23 anak buah kapal (ABK) selamat setelah melompat dari perahu bernama Sinar Laut itu. Hanya saja ikan hasil tangkapan tumpah bersama alat-alat tangkapnya.

Yatno, 45, salah seorang ABK warga Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan mengaku, sesaat setelah perahu oleng terhantam ombak, dirinya langsung melompat. Aksi itu juga diikuti ABK lainnya yang terjun ke air sehingga mereka semua selamat. “Saat itu perahu dihantam ombak terus menerus,” kata Yatno.

- Advertisement -

PUGER, RADARJEMBER.ID – Ombak besar terus terjadi di laut selatan Puger. Tepatnya di Pantai Pancer, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur. Akibatnya, sebuah perahu nelayan karam karena dihantam ombak besar, Senin (27/7) pukul 07.00.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sekitar 23 anak buah kapal (ABK) selamat setelah melompat dari perahu bernama Sinar Laut itu. Hanya saja ikan hasil tangkapan tumpah bersama alat-alat tangkapnya.

Yatno, 45, salah seorang ABK warga Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan mengaku, sesaat setelah perahu oleng terhantam ombak, dirinya langsung melompat. Aksi itu juga diikuti ABK lainnya yang terjun ke air sehingga mereka semua selamat. “Saat itu perahu dihantam ombak terus menerus,” kata Yatno.

PUGER, RADARJEMBER.ID – Ombak besar terus terjadi di laut selatan Puger. Tepatnya di Pantai Pancer, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur. Akibatnya, sebuah perahu nelayan karam karena dihantam ombak besar, Senin (27/7) pukul 07.00.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sekitar 23 anak buah kapal (ABK) selamat setelah melompat dari perahu bernama Sinar Laut itu. Hanya saja ikan hasil tangkapan tumpah bersama alat-alat tangkapnya.

Yatno, 45, salah seorang ABK warga Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan mengaku, sesaat setelah perahu oleng terhantam ombak, dirinya langsung melompat. Aksi itu juga diikuti ABK lainnya yang terjun ke air sehingga mereka semua selamat. “Saat itu perahu dihantam ombak terus menerus,” kata Yatno.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/