alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Klaim Ketersediaan 85 Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perpustakaan menjadi salah satu unsur penting yang mendukung kelangsungan belajar siswa di sekolah. Selain sebagai media belajar, perpustakaan juga dinilai sangat mendukung peranan tenaga kependidikan di sebuah sekolah.

Dari ratusan sekolah negeri di Jember, yang terdiri atas SMP dan SD, mayoritas perpustakaan yang dimiliki sudah sesuai standar dan memiliki tingkat kelayakan yang sesuai prosedur. Kendati demikian, belum semuanya memiliki layanan perpustakaan yang optimal.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Edy Budi Susilo mengungkapkan, keberadaan perpustakaan memang menjadi unsur penting. Karenanya, selama ini perpustakaan selalu mendapat perhatian khusus, dan masuk dalam daftar rehabilitasi tiap semester. “Ada beberapa perpustakaan di sekolah yang masuk rehab ringan, rehab sedang, hingga rehab berat. Tergantung kondisinya,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Data dari Dinas Pendidikan Jember menunjukkan di SD negeri, dari 908 lembaga, 633 di antaranya sudah memiliki perpustakaan permanen. Lalu yang sisanya, 275 masih belum permanen. Sementara untuk SMP negeri, dari total keseluruhan 94 lembaga, 88 di antaranya sudah memiliki perpustakaan permanen. Sedangkan yang permanen hanya enam lembaga. “Kita sudah cek di Dapodik (Data Pokok Pendidikan, Red). Jadi, kalau dipersentase keseluruhan antara 85-90 persen,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perpustakaan menjadi salah satu unsur penting yang mendukung kelangsungan belajar siswa di sekolah. Selain sebagai media belajar, perpustakaan juga dinilai sangat mendukung peranan tenaga kependidikan di sebuah sekolah.

Dari ratusan sekolah negeri di Jember, yang terdiri atas SMP dan SD, mayoritas perpustakaan yang dimiliki sudah sesuai standar dan memiliki tingkat kelayakan yang sesuai prosedur. Kendati demikian, belum semuanya memiliki layanan perpustakaan yang optimal.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Edy Budi Susilo mengungkapkan, keberadaan perpustakaan memang menjadi unsur penting. Karenanya, selama ini perpustakaan selalu mendapat perhatian khusus, dan masuk dalam daftar rehabilitasi tiap semester. “Ada beberapa perpustakaan di sekolah yang masuk rehab ringan, rehab sedang, hingga rehab berat. Tergantung kondisinya,” jelasnya.

Data dari Dinas Pendidikan Jember menunjukkan di SD negeri, dari 908 lembaga, 633 di antaranya sudah memiliki perpustakaan permanen. Lalu yang sisanya, 275 masih belum permanen. Sementara untuk SMP negeri, dari total keseluruhan 94 lembaga, 88 di antaranya sudah memiliki perpustakaan permanen. Sedangkan yang permanen hanya enam lembaga. “Kita sudah cek di Dapodik (Data Pokok Pendidikan, Red). Jadi, kalau dipersentase keseluruhan antara 85-90 persen,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perpustakaan menjadi salah satu unsur penting yang mendukung kelangsungan belajar siswa di sekolah. Selain sebagai media belajar, perpustakaan juga dinilai sangat mendukung peranan tenaga kependidikan di sebuah sekolah.

Dari ratusan sekolah negeri di Jember, yang terdiri atas SMP dan SD, mayoritas perpustakaan yang dimiliki sudah sesuai standar dan memiliki tingkat kelayakan yang sesuai prosedur. Kendati demikian, belum semuanya memiliki layanan perpustakaan yang optimal.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Edy Budi Susilo mengungkapkan, keberadaan perpustakaan memang menjadi unsur penting. Karenanya, selama ini perpustakaan selalu mendapat perhatian khusus, dan masuk dalam daftar rehabilitasi tiap semester. “Ada beberapa perpustakaan di sekolah yang masuk rehab ringan, rehab sedang, hingga rehab berat. Tergantung kondisinya,” jelasnya.

Data dari Dinas Pendidikan Jember menunjukkan di SD negeri, dari 908 lembaga, 633 di antaranya sudah memiliki perpustakaan permanen. Lalu yang sisanya, 275 masih belum permanen. Sementara untuk SMP negeri, dari total keseluruhan 94 lembaga, 88 di antaranya sudah memiliki perpustakaan permanen. Sedangkan yang permanen hanya enam lembaga. “Kita sudah cek di Dapodik (Data Pokok Pendidikan, Red). Jadi, kalau dipersentase keseluruhan antara 85-90 persen,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/