alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Penjual Okerbaya di Jember Sasar Emak-Emak sebagai Pelanggan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seorang sopir travel berinisial AR, 27, asal Dusun Serut, Desa Badean, Kecamatan Panti, Jember, harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Patrang karena mengedarkan obat keras berbahaya (okerbaya) berlogo Y tanpa izin edar.

Biasanya, pelanggannya adalah kalangan anak muda pengangguran. Namun yang dilakukan AR ini berbeda. Dia menyasar kalangan emak-emak yang ada di wilayahnya. “Jadi perbuatan AR ini sudah sangat meresahkan warga,” kata AKP Heri Supadmo Kapolsek Patrang, Jumat (27/5).

AR ditangkap anggota reskrim saat melakukan transaksi di sekitar hotel menuju tempat wisata Rembangan, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Dari tangan pelaku, polisi menyita 20 butir pil.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Perbaiki Kepribadian Napi, Polisi di Jember Ajak Tahanan Mengaji

“Dia menjual okerbaya itu karena ingin membeli minuman keras jenis anggur merah,” ujar mantan Kapolsek Mumbulsari tersebut.

Heri mengungkapkan, transaksi okerbaya itu terendus setelah anggotanya mendapat informasi dari masyarakat. Berawal dari kabar ini, Tim Unit Reskrim Polsek Patrang melakukan pengintaian hingga penyergapan. Di TKP, polisi mengamankan tersangka bersama barang buktinya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seorang sopir travel berinisial AR, 27, asal Dusun Serut, Desa Badean, Kecamatan Panti, Jember, harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Patrang karena mengedarkan obat keras berbahaya (okerbaya) berlogo Y tanpa izin edar.

Biasanya, pelanggannya adalah kalangan anak muda pengangguran. Namun yang dilakukan AR ini berbeda. Dia menyasar kalangan emak-emak yang ada di wilayahnya. “Jadi perbuatan AR ini sudah sangat meresahkan warga,” kata AKP Heri Supadmo Kapolsek Patrang, Jumat (27/5).

AR ditangkap anggota reskrim saat melakukan transaksi di sekitar hotel menuju tempat wisata Rembangan, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Dari tangan pelaku, polisi menyita 20 butir pil.

BACA JUGA: Perbaiki Kepribadian Napi, Polisi di Jember Ajak Tahanan Mengaji

“Dia menjual okerbaya itu karena ingin membeli minuman keras jenis anggur merah,” ujar mantan Kapolsek Mumbulsari tersebut.

Heri mengungkapkan, transaksi okerbaya itu terendus setelah anggotanya mendapat informasi dari masyarakat. Berawal dari kabar ini, Tim Unit Reskrim Polsek Patrang melakukan pengintaian hingga penyergapan. Di TKP, polisi mengamankan tersangka bersama barang buktinya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seorang sopir travel berinisial AR, 27, asal Dusun Serut, Desa Badean, Kecamatan Panti, Jember, harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Patrang karena mengedarkan obat keras berbahaya (okerbaya) berlogo Y tanpa izin edar.

Biasanya, pelanggannya adalah kalangan anak muda pengangguran. Namun yang dilakukan AR ini berbeda. Dia menyasar kalangan emak-emak yang ada di wilayahnya. “Jadi perbuatan AR ini sudah sangat meresahkan warga,” kata AKP Heri Supadmo Kapolsek Patrang, Jumat (27/5).

AR ditangkap anggota reskrim saat melakukan transaksi di sekitar hotel menuju tempat wisata Rembangan, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Dari tangan pelaku, polisi menyita 20 butir pil.

BACA JUGA: Perbaiki Kepribadian Napi, Polisi di Jember Ajak Tahanan Mengaji

“Dia menjual okerbaya itu karena ingin membeli minuman keras jenis anggur merah,” ujar mantan Kapolsek Mumbulsari tersebut.

Heri mengungkapkan, transaksi okerbaya itu terendus setelah anggotanya mendapat informasi dari masyarakat. Berawal dari kabar ini, Tim Unit Reskrim Polsek Patrang melakukan pengintaian hingga penyergapan. Di TKP, polisi mengamankan tersangka bersama barang buktinya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/