alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Jangan Sakiti Orang Tua dan Guru

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – KH Abdul Muqit Arief adalah Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah, Karangharjo, Kecamatan Silo. Sebagai tokoh masyarakat, dia merupakan sosok inspiratif bagi warga Jember. Di bulan yang suci ini dia menganjurkan untuk selalu menaati orang tua, guru, dan jangan pernah menyakiti hati keduanya.

Baca Juga : Kencangkan Sarung di Sisa Ramadan

Dua pihak tersebut menjadi kunci kesuksesan dalam hidup seseorang. Di antaranya kedua orang tua dan guru. Keduanya tidak bisa ditawar kontribusinya dalam kehidupan kita, tentu tak terhitung. “Orang yang melahirkan kita, dan membesarkan kita jangan sampai dilupakan. Rajinlah meminta maaf kepada mereka berdua. Sebab, mereka berjasa besar sampai hari ini,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal penting yang perlu diingat, orang tua kita sejak dalam kandungan, ibu kita, selalu menjaga dirinya dari sesuatu yang mengganggu. Mulai dari makanan, pikiran, hingga aktivitas. Hal tersebut sejatinya memberatkan, namun karena demi buah hati, dengan ikhlas ibu dapat melaluinya.

“Sejak dalam kandungan kita sudah membebani ibu kita. Ditambah setelah lahir, sampai menjelang remaja, semuanya penuh dengan jerih payah yang tak terhitung jumlahnya,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – KH Abdul Muqit Arief adalah Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah, Karangharjo, Kecamatan Silo. Sebagai tokoh masyarakat, dia merupakan sosok inspiratif bagi warga Jember. Di bulan yang suci ini dia menganjurkan untuk selalu menaati orang tua, guru, dan jangan pernah menyakiti hati keduanya.

Baca Juga : Kencangkan Sarung di Sisa Ramadan

Dua pihak tersebut menjadi kunci kesuksesan dalam hidup seseorang. Di antaranya kedua orang tua dan guru. Keduanya tidak bisa ditawar kontribusinya dalam kehidupan kita, tentu tak terhitung. “Orang yang melahirkan kita, dan membesarkan kita jangan sampai dilupakan. Rajinlah meminta maaf kepada mereka berdua. Sebab, mereka berjasa besar sampai hari ini,” jelasnya.

Hal penting yang perlu diingat, orang tua kita sejak dalam kandungan, ibu kita, selalu menjaga dirinya dari sesuatu yang mengganggu. Mulai dari makanan, pikiran, hingga aktivitas. Hal tersebut sejatinya memberatkan, namun karena demi buah hati, dengan ikhlas ibu dapat melaluinya.

“Sejak dalam kandungan kita sudah membebani ibu kita. Ditambah setelah lahir, sampai menjelang remaja, semuanya penuh dengan jerih payah yang tak terhitung jumlahnya,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – KH Abdul Muqit Arief adalah Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah, Karangharjo, Kecamatan Silo. Sebagai tokoh masyarakat, dia merupakan sosok inspiratif bagi warga Jember. Di bulan yang suci ini dia menganjurkan untuk selalu menaati orang tua, guru, dan jangan pernah menyakiti hati keduanya.

Baca Juga : Kencangkan Sarung di Sisa Ramadan

Dua pihak tersebut menjadi kunci kesuksesan dalam hidup seseorang. Di antaranya kedua orang tua dan guru. Keduanya tidak bisa ditawar kontribusinya dalam kehidupan kita, tentu tak terhitung. “Orang yang melahirkan kita, dan membesarkan kita jangan sampai dilupakan. Rajinlah meminta maaf kepada mereka berdua. Sebab, mereka berjasa besar sampai hari ini,” jelasnya.

Hal penting yang perlu diingat, orang tua kita sejak dalam kandungan, ibu kita, selalu menjaga dirinya dari sesuatu yang mengganggu. Mulai dari makanan, pikiran, hingga aktivitas. Hal tersebut sejatinya memberatkan, namun karena demi buah hati, dengan ikhlas ibu dapat melaluinya.

“Sejak dalam kandungan kita sudah membebani ibu kita. Ditambah setelah lahir, sampai menjelang remaja, semuanya penuh dengan jerih payah yang tak terhitung jumlahnya,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/