alexametrics
21.3 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Anak Yatim Bebas Pilih Pakaian hingga Mainan

Senyum manis terpancar di wajah ratusan anak yatim piatu. Mereka diajak belanja dan bebas memilih pakaian dan mainan yang disukainya. Gerakan Pemdes Sidomulyo ini pun menjadi salah satu contoh membahagiakan anak-anak.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pagi itu ada pemandangan yang tak biasa di halaman toko swalayan Jadi Fashion Jember. Ada ratusan anak datang dari satu desa untuk berburu pakaian Lebaran. Pun demikian dengan mainan kesukaannya. Anak-anak itu datang dari jauh, yaitu dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.

Baca Juga : Malam 29 Ramadan Puluhan Pasangan Usia Dini Siap Nikah

Kedatangan anak-anak yang jumlahnya mencapai 105 anak itu bukan terjadi begitu saja. Ada pembagian THR dari Pemdes Sidomulyo untuk mereka. Para anak yatim yang ikut ke Jadi Fashion itu pun dibebaskan memilih pakaian Lebaran. Mulai dari pakaian busana muslim, kaus, hingga diperbolehkan memilih mainan yang disukai.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kedatangan 105 anak itu pun didampingi Pemdes Sidomulyo serta keluarganya. Ada yang datang bersama ibu, bapak, hingga datang bersama sang nenek. Di sana, keceriaan begitu tampak. Raut wajah anak-anak begitu riang karena bebas memilih pakaian dan mainan yang disuka.

Salah satu anak yatim bernama Asyifah datang bersama Misrawi, neneknya. Asyifah yang tinggal di Dusun Kayu Manis itu mengaku senang, begitu pula dengan neneknya. Asyifah menjadi salah satu sasaran yang diberi THR oleh Pemdes Sidomulyo. Dulu, ibunya meninggal saat usianya masih sekitar 2 tahun. Sementara, ayahnya tidak diketahui ada di mana. “Sangat senang sekali,” ucap Misrawi. Dia pun menemani cucunya memilih pakaian untuk Lebaran nanti.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pagi itu ada pemandangan yang tak biasa di halaman toko swalayan Jadi Fashion Jember. Ada ratusan anak datang dari satu desa untuk berburu pakaian Lebaran. Pun demikian dengan mainan kesukaannya. Anak-anak itu datang dari jauh, yaitu dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.

Baca Juga : Malam 29 Ramadan Puluhan Pasangan Usia Dini Siap Nikah

Kedatangan anak-anak yang jumlahnya mencapai 105 anak itu bukan terjadi begitu saja. Ada pembagian THR dari Pemdes Sidomulyo untuk mereka. Para anak yatim yang ikut ke Jadi Fashion itu pun dibebaskan memilih pakaian Lebaran. Mulai dari pakaian busana muslim, kaus, hingga diperbolehkan memilih mainan yang disukai.

Kedatangan 105 anak itu pun didampingi Pemdes Sidomulyo serta keluarganya. Ada yang datang bersama ibu, bapak, hingga datang bersama sang nenek. Di sana, keceriaan begitu tampak. Raut wajah anak-anak begitu riang karena bebas memilih pakaian dan mainan yang disuka.

Salah satu anak yatim bernama Asyifah datang bersama Misrawi, neneknya. Asyifah yang tinggal di Dusun Kayu Manis itu mengaku senang, begitu pula dengan neneknya. Asyifah menjadi salah satu sasaran yang diberi THR oleh Pemdes Sidomulyo. Dulu, ibunya meninggal saat usianya masih sekitar 2 tahun. Sementara, ayahnya tidak diketahui ada di mana. “Sangat senang sekali,” ucap Misrawi. Dia pun menemani cucunya memilih pakaian untuk Lebaran nanti.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pagi itu ada pemandangan yang tak biasa di halaman toko swalayan Jadi Fashion Jember. Ada ratusan anak datang dari satu desa untuk berburu pakaian Lebaran. Pun demikian dengan mainan kesukaannya. Anak-anak itu datang dari jauh, yaitu dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.

Baca Juga : Malam 29 Ramadan Puluhan Pasangan Usia Dini Siap Nikah

Kedatangan anak-anak yang jumlahnya mencapai 105 anak itu bukan terjadi begitu saja. Ada pembagian THR dari Pemdes Sidomulyo untuk mereka. Para anak yatim yang ikut ke Jadi Fashion itu pun dibebaskan memilih pakaian Lebaran. Mulai dari pakaian busana muslim, kaus, hingga diperbolehkan memilih mainan yang disukai.

Kedatangan 105 anak itu pun didampingi Pemdes Sidomulyo serta keluarganya. Ada yang datang bersama ibu, bapak, hingga datang bersama sang nenek. Di sana, keceriaan begitu tampak. Raut wajah anak-anak begitu riang karena bebas memilih pakaian dan mainan yang disuka.

Salah satu anak yatim bernama Asyifah datang bersama Misrawi, neneknya. Asyifah yang tinggal di Dusun Kayu Manis itu mengaku senang, begitu pula dengan neneknya. Asyifah menjadi salah satu sasaran yang diberi THR oleh Pemdes Sidomulyo. Dulu, ibunya meninggal saat usianya masih sekitar 2 tahun. Sementara, ayahnya tidak diketahui ada di mana. “Sangat senang sekali,” ucap Misrawi. Dia pun menemani cucunya memilih pakaian untuk Lebaran nanti.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/