alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Gugah Kesiagaan Bencana dengan Suara

Mobile_AP_Rectangle 1

Jamil menguraikan, bencana alam bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Dengan membangun kesiapsiagaan di tengah masyarakat, setidaknya bisa mengurangi korban bencana. “Pelatihan-pelatihan dan evaluasi juga akan terus kami lakukan untuk mengurangi korban. Karena bencana tidak ada yang tahu,” urainya.

Pada HKB kali ini, Jamil pun menyampaikan, selain akan memberikan pelatihan-pelatihan tentang kesiapsiagaan bencana, pihaknya juga siap memberi pelatihan kepada kelompok masyarakat atau instansi yang melakukan pelatihan. “Tugas BPBD salah satunya juga ada mitigasi bencana. Yaitu mengurangi risiko bencana demi mengurangi korban. Makanya, dengan membiasakan tanda bahaya, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana melekat pada seluruh masyarakat,” pungkasnya.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Jamil menguraikan, bencana alam bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Dengan membangun kesiapsiagaan di tengah masyarakat, setidaknya bisa mengurangi korban bencana. “Pelatihan-pelatihan dan evaluasi juga akan terus kami lakukan untuk mengurangi korban. Karena bencana tidak ada yang tahu,” urainya.

Pada HKB kali ini, Jamil pun menyampaikan, selain akan memberikan pelatihan-pelatihan tentang kesiapsiagaan bencana, pihaknya juga siap memberi pelatihan kepada kelompok masyarakat atau instansi yang melakukan pelatihan. “Tugas BPBD salah satunya juga ada mitigasi bencana. Yaitu mengurangi risiko bencana demi mengurangi korban. Makanya, dengan membiasakan tanda bahaya, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana melekat pada seluruh masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

Jamil menguraikan, bencana alam bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Dengan membangun kesiapsiagaan di tengah masyarakat, setidaknya bisa mengurangi korban bencana. “Pelatihan-pelatihan dan evaluasi juga akan terus kami lakukan untuk mengurangi korban. Karena bencana tidak ada yang tahu,” urainya.

Pada HKB kali ini, Jamil pun menyampaikan, selain akan memberikan pelatihan-pelatihan tentang kesiapsiagaan bencana, pihaknya juga siap memberi pelatihan kepada kelompok masyarakat atau instansi yang melakukan pelatihan. “Tugas BPBD salah satunya juga ada mitigasi bencana. Yaitu mengurangi risiko bencana demi mengurangi korban. Makanya, dengan membiasakan tanda bahaya, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana melekat pada seluruh masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/