alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Semua Objek Wisata Tutup

Siasati Jual Produk Secara Daring

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak yang sangat besar dirasakan pelaku objek wisata di Jember atas pandemi wabah korona yang masih merebak sekarang ini. Seluruh objek wisata, baik wisata alam maupun buatan terkena imbas dari Covid-19. Sebab, tempat wisata diharuskan tutup sementara waktu.

Batas waktu penutupan seluruh objek wisata tersebut belum ditentukan. Mengingat, Covid-19 itu masih belum reda. Menurut Febrian Ananta Kahar, ketua Destinasi Wisata Jember (DWJ), pihaknya merasakan benar dampak virus tersebut pada sektor pariwisata.

Apalagi, masa lebaran sebenarnya menjadi waktu yang tepat bagi pelaku objek wisata. Sebab, banyak pengunjung yang datang. Namun, tahun ini, mereka harus memutar otak untuk menyiasati itu. “Semua objek wisata memang harus tutup sekarang ini. Ya, semoga badai korona ini segera berlalu,” tutur Febrian.

Mobile_AP_Rectangle 2

Alternatif bagi pelaku wisata sekarang ini pun tidak banyak, untuk tetap eksis menjual produk-produk mereka. Seperti yang dilakukan Taman Botani Sukorambi. Salah satu tempat wisata keluarga di Jember itu kini menjual produk kebun mereka secara daring.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak yang sangat besar dirasakan pelaku objek wisata di Jember atas pandemi wabah korona yang masih merebak sekarang ini. Seluruh objek wisata, baik wisata alam maupun buatan terkena imbas dari Covid-19. Sebab, tempat wisata diharuskan tutup sementara waktu.

Batas waktu penutupan seluruh objek wisata tersebut belum ditentukan. Mengingat, Covid-19 itu masih belum reda. Menurut Febrian Ananta Kahar, ketua Destinasi Wisata Jember (DWJ), pihaknya merasakan benar dampak virus tersebut pada sektor pariwisata.

Apalagi, masa lebaran sebenarnya menjadi waktu yang tepat bagi pelaku objek wisata. Sebab, banyak pengunjung yang datang. Namun, tahun ini, mereka harus memutar otak untuk menyiasati itu. “Semua objek wisata memang harus tutup sekarang ini. Ya, semoga badai korona ini segera berlalu,” tutur Febrian.

Alternatif bagi pelaku wisata sekarang ini pun tidak banyak, untuk tetap eksis menjual produk-produk mereka. Seperti yang dilakukan Taman Botani Sukorambi. Salah satu tempat wisata keluarga di Jember itu kini menjual produk kebun mereka secara daring.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak yang sangat besar dirasakan pelaku objek wisata di Jember atas pandemi wabah korona yang masih merebak sekarang ini. Seluruh objek wisata, baik wisata alam maupun buatan terkena imbas dari Covid-19. Sebab, tempat wisata diharuskan tutup sementara waktu.

Batas waktu penutupan seluruh objek wisata tersebut belum ditentukan. Mengingat, Covid-19 itu masih belum reda. Menurut Febrian Ananta Kahar, ketua Destinasi Wisata Jember (DWJ), pihaknya merasakan benar dampak virus tersebut pada sektor pariwisata.

Apalagi, masa lebaran sebenarnya menjadi waktu yang tepat bagi pelaku objek wisata. Sebab, banyak pengunjung yang datang. Namun, tahun ini, mereka harus memutar otak untuk menyiasati itu. “Semua objek wisata memang harus tutup sekarang ini. Ya, semoga badai korona ini segera berlalu,” tutur Febrian.

Alternatif bagi pelaku wisata sekarang ini pun tidak banyak, untuk tetap eksis menjual produk-produk mereka. Seperti yang dilakukan Taman Botani Sukorambi. Salah satu tempat wisata keluarga di Jember itu kini menjual produk kebun mereka secara daring.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/