alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Mandat Khusus Tangani Jenazah

Luncurkan Dua Mobil Ambulans Untuk Korban Covid-19

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19) di Indonesia dan Jember belum bisa dihentikan.  Sebab, wabah tersebut masih tetap menyebar. Untuk itu, butuh penanganan khusus yang terus dilakukan dan didukung semua pihak. PMI Jember mendapat mandat khusus dari Gubenur Jawa Timur. Yaitu, melayani jenazah yang berkaitan (diduga/positif) dengan korona di wilayah Tapal Kuda.

Dengan adanya mandat khusus tersebut, PMI Jember bergerak cepat dengan meluncurkan dua unit mobil ambulans. Satu kendaraan merupakan bantuan dari PMI Jawa Timur, sedangkan satu kendaraan lagi adalah kendaraan PMI Jember yang dimodifikasi secara mandiri.

Ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menyebut, dua unit ambulans jenazah sudah bisa dioperasikan untuk jejaring PMI Jember. Diantaranya, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo, dan Jember. “Dalam pengangkutan jenazah pasien terkonfirmasi (diduga/positif) Covid-19, PMI Kabupaten Jember diberi mandat khusus oleh Gubernur Jatim untuk melayani wilayah Tapal Kuda,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dua ambulans jenazah Covid-19 bersiaga selama 24 Jam di markas PMI Jember. Termasuk para personil yang mendapat tugas khusus. Dari setiap personil juga dilengkapi alat pelindung diri (APD) apabila bertugas mengangkut jenazah yang masuk kategori orang dalam pantauan dan pasien dalam pengawasan (ODP-ODR). Selain itu, mereka siap melayani jenazah yang positif. “Siap dipanggil untuk melakukan penjemputan di wilayah penugasan tersebut,” imbuh Zaenal.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19) di Indonesia dan Jember belum bisa dihentikan.  Sebab, wabah tersebut masih tetap menyebar. Untuk itu, butuh penanganan khusus yang terus dilakukan dan didukung semua pihak. PMI Jember mendapat mandat khusus dari Gubenur Jawa Timur. Yaitu, melayani jenazah yang berkaitan (diduga/positif) dengan korona di wilayah Tapal Kuda.

Dengan adanya mandat khusus tersebut, PMI Jember bergerak cepat dengan meluncurkan dua unit mobil ambulans. Satu kendaraan merupakan bantuan dari PMI Jawa Timur, sedangkan satu kendaraan lagi adalah kendaraan PMI Jember yang dimodifikasi secara mandiri.

Ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menyebut, dua unit ambulans jenazah sudah bisa dioperasikan untuk jejaring PMI Jember. Diantaranya, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo, dan Jember. “Dalam pengangkutan jenazah pasien terkonfirmasi (diduga/positif) Covid-19, PMI Kabupaten Jember diberi mandat khusus oleh Gubernur Jatim untuk melayani wilayah Tapal Kuda,” tegasnya.

Dua ambulans jenazah Covid-19 bersiaga selama 24 Jam di markas PMI Jember. Termasuk para personil yang mendapat tugas khusus. Dari setiap personil juga dilengkapi alat pelindung diri (APD) apabila bertugas mengangkut jenazah yang masuk kategori orang dalam pantauan dan pasien dalam pengawasan (ODP-ODR). Selain itu, mereka siap melayani jenazah yang positif. “Siap dipanggil untuk melakukan penjemputan di wilayah penugasan tersebut,” imbuh Zaenal.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19) di Indonesia dan Jember belum bisa dihentikan.  Sebab, wabah tersebut masih tetap menyebar. Untuk itu, butuh penanganan khusus yang terus dilakukan dan didukung semua pihak. PMI Jember mendapat mandat khusus dari Gubenur Jawa Timur. Yaitu, melayani jenazah yang berkaitan (diduga/positif) dengan korona di wilayah Tapal Kuda.

Dengan adanya mandat khusus tersebut, PMI Jember bergerak cepat dengan meluncurkan dua unit mobil ambulans. Satu kendaraan merupakan bantuan dari PMI Jawa Timur, sedangkan satu kendaraan lagi adalah kendaraan PMI Jember yang dimodifikasi secara mandiri.

Ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menyebut, dua unit ambulans jenazah sudah bisa dioperasikan untuk jejaring PMI Jember. Diantaranya, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo, dan Jember. “Dalam pengangkutan jenazah pasien terkonfirmasi (diduga/positif) Covid-19, PMI Kabupaten Jember diberi mandat khusus oleh Gubernur Jatim untuk melayani wilayah Tapal Kuda,” tegasnya.

Dua ambulans jenazah Covid-19 bersiaga selama 24 Jam di markas PMI Jember. Termasuk para personil yang mendapat tugas khusus. Dari setiap personil juga dilengkapi alat pelindung diri (APD) apabila bertugas mengangkut jenazah yang masuk kategori orang dalam pantauan dan pasien dalam pengawasan (ODP-ODR). Selain itu, mereka siap melayani jenazah yang positif. “Siap dipanggil untuk melakukan penjemputan di wilayah penugasan tersebut,” imbuh Zaenal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/