alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Jalan Mulus Kerap Disalahgunakan jadi Balapan Liar sampai Rawan Begal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi jalan di kawasan jalur lintas selatan (JLS) memang cukup bagus. Aspalnya masih halus, ditambah lebar jalan yang memadai untuk kendaraan besar saling mendahului. Selain itu, jarak pandangnya pun cukup lebar. Tak heran, banyak orang memilih lewat jalur tersebut karena bisa memacu kendaraannya lebih kencang dibandingkan lewat kota.

Namun, di balik keunggulan JLS, kawasan tersebut masih kerap disalahgunakan. Mulai jadi tempat aktivitas balapan liar sampai rawan begal. Warga setempat mengungkapkan, kawasan JLS banyak dijadikan spot foto atau jujukan pariwisata. “Tapi, ada saja orang-orang, utamanya anak-anak nakal, di sekitar jalanan JLS itu,” kata Fahrur, warga Dusun Jadukan, Kecamatan Gumukmas.

Warga sekitar menyayangkan ulah anak-anak nakal yang kerap meresahkan itu. “Yang paling sering memang balapan liar, hampir tiap pekan,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Gumukmas Iptu Subagio menjelaskan, keberadaan JLS selama ini sering menjadi arena balapan liar. Padahal, pihaknya tidak jarang melakukan patroli untuk mengamankan situasi di kawasan tersebut.

Pihaknya juga menyebut, kalangan anak-anak yang meresahkan di sekitar JLS itu diyakininya bukan orang jauh, tapi warga sekitar seperti Gumukmas, Kencong, Puger, dan sekitarnya. “Operasi atau razia sudah sering kami lakukan. Kami juga melibatkan masyarakat setempat untuk mengamankan kawasan JLS itu, sehingga segala kegiatan yang meresahkan warga itu bisa diminimalisasi,” harapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi jalan di kawasan jalur lintas selatan (JLS) memang cukup bagus. Aspalnya masih halus, ditambah lebar jalan yang memadai untuk kendaraan besar saling mendahului. Selain itu, jarak pandangnya pun cukup lebar. Tak heran, banyak orang memilih lewat jalur tersebut karena bisa memacu kendaraannya lebih kencang dibandingkan lewat kota.

Namun, di balik keunggulan JLS, kawasan tersebut masih kerap disalahgunakan. Mulai jadi tempat aktivitas balapan liar sampai rawan begal. Warga setempat mengungkapkan, kawasan JLS banyak dijadikan spot foto atau jujukan pariwisata. “Tapi, ada saja orang-orang, utamanya anak-anak nakal, di sekitar jalanan JLS itu,” kata Fahrur, warga Dusun Jadukan, Kecamatan Gumukmas.

Warga sekitar menyayangkan ulah anak-anak nakal yang kerap meresahkan itu. “Yang paling sering memang balapan liar, hampir tiap pekan,” imbuhnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Gumukmas Iptu Subagio menjelaskan, keberadaan JLS selama ini sering menjadi arena balapan liar. Padahal, pihaknya tidak jarang melakukan patroli untuk mengamankan situasi di kawasan tersebut.

Pihaknya juga menyebut, kalangan anak-anak yang meresahkan di sekitar JLS itu diyakininya bukan orang jauh, tapi warga sekitar seperti Gumukmas, Kencong, Puger, dan sekitarnya. “Operasi atau razia sudah sering kami lakukan. Kami juga melibatkan masyarakat setempat untuk mengamankan kawasan JLS itu, sehingga segala kegiatan yang meresahkan warga itu bisa diminimalisasi,” harapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi jalan di kawasan jalur lintas selatan (JLS) memang cukup bagus. Aspalnya masih halus, ditambah lebar jalan yang memadai untuk kendaraan besar saling mendahului. Selain itu, jarak pandangnya pun cukup lebar. Tak heran, banyak orang memilih lewat jalur tersebut karena bisa memacu kendaraannya lebih kencang dibandingkan lewat kota.

Namun, di balik keunggulan JLS, kawasan tersebut masih kerap disalahgunakan. Mulai jadi tempat aktivitas balapan liar sampai rawan begal. Warga setempat mengungkapkan, kawasan JLS banyak dijadikan spot foto atau jujukan pariwisata. “Tapi, ada saja orang-orang, utamanya anak-anak nakal, di sekitar jalanan JLS itu,” kata Fahrur, warga Dusun Jadukan, Kecamatan Gumukmas.

Warga sekitar menyayangkan ulah anak-anak nakal yang kerap meresahkan itu. “Yang paling sering memang balapan liar, hampir tiap pekan,” imbuhnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Gumukmas Iptu Subagio menjelaskan, keberadaan JLS selama ini sering menjadi arena balapan liar. Padahal, pihaknya tidak jarang melakukan patroli untuk mengamankan situasi di kawasan tersebut.

Pihaknya juga menyebut, kalangan anak-anak yang meresahkan di sekitar JLS itu diyakininya bukan orang jauh, tapi warga sekitar seperti Gumukmas, Kencong, Puger, dan sekitarnya. “Operasi atau razia sudah sering kami lakukan. Kami juga melibatkan masyarakat setempat untuk mengamankan kawasan JLS itu, sehingga segala kegiatan yang meresahkan warga itu bisa diminimalisasi,” harapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/