alexametrics
26.2 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Kritis, Lahan di Tempurejo Rawan Longsor

Mobile_AP_Rectangle 1

Ancaman bahaya bencana di Jember terjadi bukan hanya terjadi karena faktor alam, namun juga kelalaian manusia. Salah satunya, seperti yang terjadi di Blok Aren, Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Tempurejo. Kondisi lahan di bukit ini sudah ambles ditambah dengan kondisinya yang sangat kritis.

“Kondisinya memang sudah cukup kritis,” ucap Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo, kemarin. Pihaknya beberapa waktu lalu memang mengunjungi lokasi bukit di Blok Aren ini. Kondisinya memang tidak ada tanaman keras dan terlihat gundul di sekitar lokasi.

Di lokasi tersebut, pihaknya juga menemukan adanya tanah ambles di titik yang cukup miring karena hujan beberapa waktu lalu. “Amblesannya sekitar satu meteran,” tuturnya. Sehingga, diakuinya jika lokasi ini tentu sangat berbahaya jika terjadi hujan lagi. Serta bisa terjadi longsoran yang cukup besar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, jika hujan lebat, maka longsor ini nantinya akan jatuh ke saluran air yang ada di bawahnya. “Ini akan menyumbat saluran air dan bisa menjadi bendungan,” jelasnya. Jika demikian, luberan air malah akan menjadikan banjir bagi penduduk yang bermukim di bawah bukit.

Jika demikian, maka akan mengancam sejumlah keluarga yang ada di bawah longsoran tersebut. Pihaknya mengkhawatirkan hal ini, sehingga beberapa waktu lalu sudah melakukan sejumlah langkah mitigasi agar tidak ada korban jiwa yang lebih banyak dari kejadian ini.

- Advertisement -

Ancaman bahaya bencana di Jember terjadi bukan hanya terjadi karena faktor alam, namun juga kelalaian manusia. Salah satunya, seperti yang terjadi di Blok Aren, Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Tempurejo. Kondisi lahan di bukit ini sudah ambles ditambah dengan kondisinya yang sangat kritis.

“Kondisinya memang sudah cukup kritis,” ucap Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo, kemarin. Pihaknya beberapa waktu lalu memang mengunjungi lokasi bukit di Blok Aren ini. Kondisinya memang tidak ada tanaman keras dan terlihat gundul di sekitar lokasi.

Di lokasi tersebut, pihaknya juga menemukan adanya tanah ambles di titik yang cukup miring karena hujan beberapa waktu lalu. “Amblesannya sekitar satu meteran,” tuturnya. Sehingga, diakuinya jika lokasi ini tentu sangat berbahaya jika terjadi hujan lagi. Serta bisa terjadi longsoran yang cukup besar.

Selain itu, jika hujan lebat, maka longsor ini nantinya akan jatuh ke saluran air yang ada di bawahnya. “Ini akan menyumbat saluran air dan bisa menjadi bendungan,” jelasnya. Jika demikian, luberan air malah akan menjadikan banjir bagi penduduk yang bermukim di bawah bukit.

Jika demikian, maka akan mengancam sejumlah keluarga yang ada di bawah longsoran tersebut. Pihaknya mengkhawatirkan hal ini, sehingga beberapa waktu lalu sudah melakukan sejumlah langkah mitigasi agar tidak ada korban jiwa yang lebih banyak dari kejadian ini.

Ancaman bahaya bencana di Jember terjadi bukan hanya terjadi karena faktor alam, namun juga kelalaian manusia. Salah satunya, seperti yang terjadi di Blok Aren, Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Tempurejo. Kondisi lahan di bukit ini sudah ambles ditambah dengan kondisinya yang sangat kritis.

“Kondisinya memang sudah cukup kritis,” ucap Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo, kemarin. Pihaknya beberapa waktu lalu memang mengunjungi lokasi bukit di Blok Aren ini. Kondisinya memang tidak ada tanaman keras dan terlihat gundul di sekitar lokasi.

Di lokasi tersebut, pihaknya juga menemukan adanya tanah ambles di titik yang cukup miring karena hujan beberapa waktu lalu. “Amblesannya sekitar satu meteran,” tuturnya. Sehingga, diakuinya jika lokasi ini tentu sangat berbahaya jika terjadi hujan lagi. Serta bisa terjadi longsoran yang cukup besar.

Selain itu, jika hujan lebat, maka longsor ini nantinya akan jatuh ke saluran air yang ada di bawahnya. “Ini akan menyumbat saluran air dan bisa menjadi bendungan,” jelasnya. Jika demikian, luberan air malah akan menjadikan banjir bagi penduduk yang bermukim di bawah bukit.

Jika demikian, maka akan mengancam sejumlah keluarga yang ada di bawah longsoran tersebut. Pihaknya mengkhawatirkan hal ini, sehingga beberapa waktu lalu sudah melakukan sejumlah langkah mitigasi agar tidak ada korban jiwa yang lebih banyak dari kejadian ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/