alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Bukan Bupati, Ini Dia Tersangka Kasus Honor Pemakaman Covid-19 di Jember

Pejabat BPBD Jadi Tersangka Kasus Honor Pemakaman Covid-19 di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meruaknya kasus honor pemakaman Covid-19 yang diterima sejumlah pejabat pada akhir Agustus 2021 lalu, kini telah masuk babak baru. Polres Jember menetapkan satu tersangka dugaan kasus korupsi honor pemakaman Covid-19.

Pejabat yang ditetapkan tersangka adalah Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Penta Satria. Hal itu diterangkan oleh Kasat Reskrim Polres Jember AKP Yogi Arya Wiguna, kemarin (26/1). “Untuk kasus honor pemakaman Covid-19, betul masih ada satu tersangka. Sekarang kami terus mendalami untuk pengembangan lebih lanjut,” ucapnya.

Dalam Keputusan Bupati Jember tentang petugas pemakaman Covid-19 pada subkegiatan respons cepat bencana nonalam epidemi/wabah penyakit, pada lampiran susunan petugas pemakaman Covid-19, Penta tercatat sebagai sekretaris. Juga ada sosok ketua, yaitu Kepala BPBD Jember yang pada saat itu dijabat Plt oleh M Djamil. Selain itu, ada penanggung jawab, yaitu Sekda Pemkab Jember, dan pengarah, yaitu Bupati Jember dan Wakil Bupati Jember. Ada pula petugas dokumentasi dan laporan yang diduduki oleh Kasi Kedaruratan BPBD Jember, sedangkan anggota terdiri atas 10 orang dari unsur BPBD Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Walau telah ditetapkan tersangka, lanjut Komang, untuk sementara ini tidak dilakukan penahanan. Perkara honor pemakaman Covid-19 tersebut membuka kemungkinan akan ada tersangka lain. Namun, siapa yang potensial menjadi tersangka masih jadi tanda tanya dan dalam proses penyidikan kepolisian. “Kami masih dalami. Ini sedang gelar perkara, pasti kami informasikan lebih lanjut perkembangannya,” ucapnya.

Sementara itu, Jawa Pos Radar Jember mencoba menghubungi nomor telepon Penta Satria. Sayangnya, ketika dihubungi, nomor pria yang pernah menjabat kasi di Kecamatan Tempurejo dan kabid di Dispora tersebut tidak aktif lagi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meruaknya kasus honor pemakaman Covid-19 yang diterima sejumlah pejabat pada akhir Agustus 2021 lalu, kini telah masuk babak baru. Polres Jember menetapkan satu tersangka dugaan kasus korupsi honor pemakaman Covid-19.

Pejabat yang ditetapkan tersangka adalah Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Penta Satria. Hal itu diterangkan oleh Kasat Reskrim Polres Jember AKP Yogi Arya Wiguna, kemarin (26/1). “Untuk kasus honor pemakaman Covid-19, betul masih ada satu tersangka. Sekarang kami terus mendalami untuk pengembangan lebih lanjut,” ucapnya.

Dalam Keputusan Bupati Jember tentang petugas pemakaman Covid-19 pada subkegiatan respons cepat bencana nonalam epidemi/wabah penyakit, pada lampiran susunan petugas pemakaman Covid-19, Penta tercatat sebagai sekretaris. Juga ada sosok ketua, yaitu Kepala BPBD Jember yang pada saat itu dijabat Plt oleh M Djamil. Selain itu, ada penanggung jawab, yaitu Sekda Pemkab Jember, dan pengarah, yaitu Bupati Jember dan Wakil Bupati Jember. Ada pula petugas dokumentasi dan laporan yang diduduki oleh Kasi Kedaruratan BPBD Jember, sedangkan anggota terdiri atas 10 orang dari unsur BPBD Jember.

Walau telah ditetapkan tersangka, lanjut Komang, untuk sementara ini tidak dilakukan penahanan. Perkara honor pemakaman Covid-19 tersebut membuka kemungkinan akan ada tersangka lain. Namun, siapa yang potensial menjadi tersangka masih jadi tanda tanya dan dalam proses penyidikan kepolisian. “Kami masih dalami. Ini sedang gelar perkara, pasti kami informasikan lebih lanjut perkembangannya,” ucapnya.

Sementara itu, Jawa Pos Radar Jember mencoba menghubungi nomor telepon Penta Satria. Sayangnya, ketika dihubungi, nomor pria yang pernah menjabat kasi di Kecamatan Tempurejo dan kabid di Dispora tersebut tidak aktif lagi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meruaknya kasus honor pemakaman Covid-19 yang diterima sejumlah pejabat pada akhir Agustus 2021 lalu, kini telah masuk babak baru. Polres Jember menetapkan satu tersangka dugaan kasus korupsi honor pemakaman Covid-19.

Pejabat yang ditetapkan tersangka adalah Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Penta Satria. Hal itu diterangkan oleh Kasat Reskrim Polres Jember AKP Yogi Arya Wiguna, kemarin (26/1). “Untuk kasus honor pemakaman Covid-19, betul masih ada satu tersangka. Sekarang kami terus mendalami untuk pengembangan lebih lanjut,” ucapnya.

Dalam Keputusan Bupati Jember tentang petugas pemakaman Covid-19 pada subkegiatan respons cepat bencana nonalam epidemi/wabah penyakit, pada lampiran susunan petugas pemakaman Covid-19, Penta tercatat sebagai sekretaris. Juga ada sosok ketua, yaitu Kepala BPBD Jember yang pada saat itu dijabat Plt oleh M Djamil. Selain itu, ada penanggung jawab, yaitu Sekda Pemkab Jember, dan pengarah, yaitu Bupati Jember dan Wakil Bupati Jember. Ada pula petugas dokumentasi dan laporan yang diduduki oleh Kasi Kedaruratan BPBD Jember, sedangkan anggota terdiri atas 10 orang dari unsur BPBD Jember.

Walau telah ditetapkan tersangka, lanjut Komang, untuk sementara ini tidak dilakukan penahanan. Perkara honor pemakaman Covid-19 tersebut membuka kemungkinan akan ada tersangka lain. Namun, siapa yang potensial menjadi tersangka masih jadi tanda tanya dan dalam proses penyidikan kepolisian. “Kami masih dalami. Ini sedang gelar perkara, pasti kami informasikan lebih lanjut perkembangannya,” ucapnya.

Sementara itu, Jawa Pos Radar Jember mencoba menghubungi nomor telepon Penta Satria. Sayangnya, ketika dihubungi, nomor pria yang pernah menjabat kasi di Kecamatan Tempurejo dan kabid di Dispora tersebut tidak aktif lagi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/