alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Gratis untuk Warga Sekitar Kelenteng

Perayakan Tahun Baru Imlek 2571 di Pay Lien San

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perayaan Tahun Baru Imlek 2571, kemarin (25/1) berjalan cukup khidmat. Di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San di Dusun Karangasem Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, banyak pemuka agama lain yang ikut datang. Tokoh agama ini tergabung dalam Sila Emas (silaturahmi lintas agama, aliran kepercayaan, dan elemen masyarakat), Save NKRI, dan Peace Leader Jember.

Mereka sengaja diundang oleh pengurus TITD Pay Lien San. Tujuannya, untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar umat beragama.

Perayaan Tahun Baru Imlek diawali dengan pertemuan semua perwakilan umat beragama. Yakni, agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha. Sementara itu, warga Tionghoa secara mandiri bersembahyang di dalam tempat ibadah. Lalu, berkumpul di belakang bersama tamu undangan dan warga Tionghoa lain.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Tahun ini adalah Shio Tikus Emas. Sama dengan tahun kelahiran saya,” tutur Heri Novemstaidono, 60, Ketua TITD Pay Lien San. “Saya berharap, usaha tahun ini berjalan dengan lancar, ekonomi bagus, keamanan terkendali, dan tak ada kegaduhan yang ditimbulkan oleh orang yang tak bertanggung jawab,” ujar pria yang akrab disapa Yap Sui Liong tersebut.

Dia menjelaskan bahwa setelah mengadakan pertemuan dengan para pemuka agama, TITD Pay Lien San beserta para undangan membagikan beras gratis ke masyarakat sekitar. Total yang dibagikan adalah 225 karung beras lima kiloan.

Sani, 42, warga sekitar TITD Pay Lien San, senang lantaran mendapatkan beras tersebut. “Ini merupakan wujud nyata dari bentuk kerukunan umat beragama,” ucapnya. Semoga semua orang mampu menjaga hubungan baik antar umat beragama.

“Selain menjadi kegiatan untuk beribadah, perayaan Tahun Baru Imlek bertujuan untuk menjalin silaturahmi,” imbuhnya. Dia menambahkan bahwa perayaan itu menjadi ajang meminta maaf dari orang tua ke anak muda, sesama usia, dan sebaliknya. “Selain itu, juga untuk menghilangkan kesalahan di masa lalu dan membuka lembaran baru,” sambungnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perayaan Tahun Baru Imlek 2571, kemarin (25/1) berjalan cukup khidmat. Di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San di Dusun Karangasem Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, banyak pemuka agama lain yang ikut datang. Tokoh agama ini tergabung dalam Sila Emas (silaturahmi lintas agama, aliran kepercayaan, dan elemen masyarakat), Save NKRI, dan Peace Leader Jember.

Mereka sengaja diundang oleh pengurus TITD Pay Lien San. Tujuannya, untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar umat beragama.

Perayaan Tahun Baru Imlek diawali dengan pertemuan semua perwakilan umat beragama. Yakni, agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha. Sementara itu, warga Tionghoa secara mandiri bersembahyang di dalam tempat ibadah. Lalu, berkumpul di belakang bersama tamu undangan dan warga Tionghoa lain.

“Tahun ini adalah Shio Tikus Emas. Sama dengan tahun kelahiran saya,” tutur Heri Novemstaidono, 60, Ketua TITD Pay Lien San. “Saya berharap, usaha tahun ini berjalan dengan lancar, ekonomi bagus, keamanan terkendali, dan tak ada kegaduhan yang ditimbulkan oleh orang yang tak bertanggung jawab,” ujar pria yang akrab disapa Yap Sui Liong tersebut.

Dia menjelaskan bahwa setelah mengadakan pertemuan dengan para pemuka agama, TITD Pay Lien San beserta para undangan membagikan beras gratis ke masyarakat sekitar. Total yang dibagikan adalah 225 karung beras lima kiloan.

Sani, 42, warga sekitar TITD Pay Lien San, senang lantaran mendapatkan beras tersebut. “Ini merupakan wujud nyata dari bentuk kerukunan umat beragama,” ucapnya. Semoga semua orang mampu menjaga hubungan baik antar umat beragama.

“Selain menjadi kegiatan untuk beribadah, perayaan Tahun Baru Imlek bertujuan untuk menjalin silaturahmi,” imbuhnya. Dia menambahkan bahwa perayaan itu menjadi ajang meminta maaf dari orang tua ke anak muda, sesama usia, dan sebaliknya. “Selain itu, juga untuk menghilangkan kesalahan di masa lalu dan membuka lembaran baru,” sambungnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perayaan Tahun Baru Imlek 2571, kemarin (25/1) berjalan cukup khidmat. Di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San di Dusun Karangasem Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, banyak pemuka agama lain yang ikut datang. Tokoh agama ini tergabung dalam Sila Emas (silaturahmi lintas agama, aliran kepercayaan, dan elemen masyarakat), Save NKRI, dan Peace Leader Jember.

Mereka sengaja diundang oleh pengurus TITD Pay Lien San. Tujuannya, untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar umat beragama.

Perayaan Tahun Baru Imlek diawali dengan pertemuan semua perwakilan umat beragama. Yakni, agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha. Sementara itu, warga Tionghoa secara mandiri bersembahyang di dalam tempat ibadah. Lalu, berkumpul di belakang bersama tamu undangan dan warga Tionghoa lain.

“Tahun ini adalah Shio Tikus Emas. Sama dengan tahun kelahiran saya,” tutur Heri Novemstaidono, 60, Ketua TITD Pay Lien San. “Saya berharap, usaha tahun ini berjalan dengan lancar, ekonomi bagus, keamanan terkendali, dan tak ada kegaduhan yang ditimbulkan oleh orang yang tak bertanggung jawab,” ujar pria yang akrab disapa Yap Sui Liong tersebut.

Dia menjelaskan bahwa setelah mengadakan pertemuan dengan para pemuka agama, TITD Pay Lien San beserta para undangan membagikan beras gratis ke masyarakat sekitar. Total yang dibagikan adalah 225 karung beras lima kiloan.

Sani, 42, warga sekitar TITD Pay Lien San, senang lantaran mendapatkan beras tersebut. “Ini merupakan wujud nyata dari bentuk kerukunan umat beragama,” ucapnya. Semoga semua orang mampu menjaga hubungan baik antar umat beragama.

“Selain menjadi kegiatan untuk beribadah, perayaan Tahun Baru Imlek bertujuan untuk menjalin silaturahmi,” imbuhnya. Dia menambahkan bahwa perayaan itu menjadi ajang meminta maaf dari orang tua ke anak muda, sesama usia, dan sebaliknya. “Selain itu, juga untuk menghilangkan kesalahan di masa lalu dan membuka lembaran baru,” sambungnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/