alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Pemira Unej Diundur Dua Bulan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) di Kampus Universitas Jember (Unej) belum ada titik temu. Sebelumnya, Pemira direncanakan akan digelar pada 22 Desember. Namun, terpaksa diundur hingga dua bulan lantaran belum ada kesepakatan dan tindak lanjut tentang e-voting yang dipakai.

Subdivisi Korwil Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Unej Andreana Fathur Rozi mengungkapkan, selama ini ada ketidaksinkronan informasi antara pihak pelaksana dengan Kepala Unit Pelayanan Teknis Teknologi Informasi Komunikasi (UPT TIK) Unej. Pelaksana belum menerima surat perintah membuat sistem dari Kepala UPT TIK Unej. Karena itu, tidak bisa membuat sistem e-voting yang diharapkan. Sedangkan, Kepala UPT TIK menyebut, masih dalam proses deployment atau tahap uji coba. “Jadi, tidak sinkron informasi yang kami terima,” kata Fathur Rozi.

Menurut dia, menjelang 22 Desember, pihak KPUM mencoba mengonfirmasi mengenai kesiapan sistem. Konfirmasi dilakukan dua kali berturut-turut pada H-3 dan H-1. “Kepala UPT TIK mengatakan masih deployment. Pas kami tanya ke pelaksana, ternyata belum menerima surat perintah. Padahal kami optimistis bisa diselenggarakan tanggal 22,” jelas Fathur.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) di Kampus Universitas Jember (Unej) belum ada titik temu. Sebelumnya, Pemira direncanakan akan digelar pada 22 Desember. Namun, terpaksa diundur hingga dua bulan lantaran belum ada kesepakatan dan tindak lanjut tentang e-voting yang dipakai.

Subdivisi Korwil Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Unej Andreana Fathur Rozi mengungkapkan, selama ini ada ketidaksinkronan informasi antara pihak pelaksana dengan Kepala Unit Pelayanan Teknis Teknologi Informasi Komunikasi (UPT TIK) Unej. Pelaksana belum menerima surat perintah membuat sistem dari Kepala UPT TIK Unej. Karena itu, tidak bisa membuat sistem e-voting yang diharapkan. Sedangkan, Kepala UPT TIK menyebut, masih dalam proses deployment atau tahap uji coba. “Jadi, tidak sinkron informasi yang kami terima,” kata Fathur Rozi.

Menurut dia, menjelang 22 Desember, pihak KPUM mencoba mengonfirmasi mengenai kesiapan sistem. Konfirmasi dilakukan dua kali berturut-turut pada H-3 dan H-1. “Kepala UPT TIK mengatakan masih deployment. Pas kami tanya ke pelaksana, ternyata belum menerima surat perintah. Padahal kami optimistis bisa diselenggarakan tanggal 22,” jelas Fathur.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) di Kampus Universitas Jember (Unej) belum ada titik temu. Sebelumnya, Pemira direncanakan akan digelar pada 22 Desember. Namun, terpaksa diundur hingga dua bulan lantaran belum ada kesepakatan dan tindak lanjut tentang e-voting yang dipakai.

Subdivisi Korwil Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Unej Andreana Fathur Rozi mengungkapkan, selama ini ada ketidaksinkronan informasi antara pihak pelaksana dengan Kepala Unit Pelayanan Teknis Teknologi Informasi Komunikasi (UPT TIK) Unej. Pelaksana belum menerima surat perintah membuat sistem dari Kepala UPT TIK Unej. Karena itu, tidak bisa membuat sistem e-voting yang diharapkan. Sedangkan, Kepala UPT TIK menyebut, masih dalam proses deployment atau tahap uji coba. “Jadi, tidak sinkron informasi yang kami terima,” kata Fathur Rozi.

Menurut dia, menjelang 22 Desember, pihak KPUM mencoba mengonfirmasi mengenai kesiapan sistem. Konfirmasi dilakukan dua kali berturut-turut pada H-3 dan H-1. “Kepala UPT TIK mengatakan masih deployment. Pas kami tanya ke pelaksana, ternyata belum menerima surat perintah. Padahal kami optimistis bisa diselenggarakan tanggal 22,” jelas Fathur.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/