alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

LPG Sempat Tembus Rp 18 Ribu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tingkat konsumsi warga pada Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2020 biasanya meningkat. Begitu juga dengan penggunaan gas LPG 3 kilogram. Bahkan, harganya sempat tembus Rp 18 ribu.

Kenaikan harga tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jatim M Satib. “Secara umum, di Jawa Timur dan Jember harganya relatif. Ada beberapa tempat yang tinggi. Ada yang sampai Rp 18 ribu,” kata anggota dewan yang juga menjadi salah satu pemilik pangkalan gas LPG tersebut.

Menurutnya, sejumlah pangkalan dan agen perlu mengantisipasi terjadinya lonjakan agar tidak semakin membebani masyarakat. “Harga eceran tertinggi normalnya Rp 14 ribu sampai Rp 15 ribu. Untuk daerah yang sempat melonjak, kami juga ikut mengatasinya,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tingkat konsumsi warga pada Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2020 biasanya meningkat. Begitu juga dengan penggunaan gas LPG 3 kilogram. Bahkan, harganya sempat tembus Rp 18 ribu.

Kenaikan harga tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jatim M Satib. “Secara umum, di Jawa Timur dan Jember harganya relatif. Ada beberapa tempat yang tinggi. Ada yang sampai Rp 18 ribu,” kata anggota dewan yang juga menjadi salah satu pemilik pangkalan gas LPG tersebut.

Menurutnya, sejumlah pangkalan dan agen perlu mengantisipasi terjadinya lonjakan agar tidak semakin membebani masyarakat. “Harga eceran tertinggi normalnya Rp 14 ribu sampai Rp 15 ribu. Untuk daerah yang sempat melonjak, kami juga ikut mengatasinya,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tingkat konsumsi warga pada Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2020 biasanya meningkat. Begitu juga dengan penggunaan gas LPG 3 kilogram. Bahkan, harganya sempat tembus Rp 18 ribu.

Kenaikan harga tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jatim M Satib. “Secara umum, di Jawa Timur dan Jember harganya relatif. Ada beberapa tempat yang tinggi. Ada yang sampai Rp 18 ribu,” kata anggota dewan yang juga menjadi salah satu pemilik pangkalan gas LPG tersebut.

Menurutnya, sejumlah pangkalan dan agen perlu mengantisipasi terjadinya lonjakan agar tidak semakin membebani masyarakat. “Harga eceran tertinggi normalnya Rp 14 ribu sampai Rp 15 ribu. Untuk daerah yang sempat melonjak, kami juga ikut mengatasinya,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/