alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Bikin Pohon Natal Tiga Meter Dari Koran Bekas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peringatan Natal selalu dilengkapi hiasan pohon Natal berhias lampu, nuansa tersebut terlihat di Hotel Meotel Jember. Hotel tersebut juga menampilkan sesuatu yang unik, yaitu pohon Natal yang terbuat dari 2.500 koran bekas setinggi tiga meter.

Muhammad Agus Poniman, House Keeping Manager, Hotel Meotel Jember mengatakan, ide pembuatan pohon Natal ini muncul secara spontanitas dan butuh waktu dua minggu untuk merampungkannya. “Pohon Natal ini dikerjakan oleh semua karyawan hotel ini, selain koran sebagai bahan utamanya dibutuhkan pula kawat dan balok kayu sebagai penyangga,” ungkap Popon, sapaan akrab pria alumni SMKN 3 Jember tahun 2012 itu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peringatan Natal selalu dilengkapi hiasan pohon Natal berhias lampu, nuansa tersebut terlihat di Hotel Meotel Jember. Hotel tersebut juga menampilkan sesuatu yang unik, yaitu pohon Natal yang terbuat dari 2.500 koran bekas setinggi tiga meter.

Muhammad Agus Poniman, House Keeping Manager, Hotel Meotel Jember mengatakan, ide pembuatan pohon Natal ini muncul secara spontanitas dan butuh waktu dua minggu untuk merampungkannya. “Pohon Natal ini dikerjakan oleh semua karyawan hotel ini, selain koran sebagai bahan utamanya dibutuhkan pula kawat dan balok kayu sebagai penyangga,” ungkap Popon, sapaan akrab pria alumni SMKN 3 Jember tahun 2012 itu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peringatan Natal selalu dilengkapi hiasan pohon Natal berhias lampu, nuansa tersebut terlihat di Hotel Meotel Jember. Hotel tersebut juga menampilkan sesuatu yang unik, yaitu pohon Natal yang terbuat dari 2.500 koran bekas setinggi tiga meter.

Muhammad Agus Poniman, House Keeping Manager, Hotel Meotel Jember mengatakan, ide pembuatan pohon Natal ini muncul secara spontanitas dan butuh waktu dua minggu untuk merampungkannya. “Pohon Natal ini dikerjakan oleh semua karyawan hotel ini, selain koran sebagai bahan utamanya dibutuhkan pula kawat dan balok kayu sebagai penyangga,” ungkap Popon, sapaan akrab pria alumni SMKN 3 Jember tahun 2012 itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/