22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Demi Karir, Rela LDR dengan Keluarga

Mobile_AP_Rectangle 1

KEBONSARI, Radar Jember – Memiliki background pendidikan yang berbeda dengan pekerjaan saat ini tak membuat Harsika Arrozi pantang menyerah untuk menjadi seorang wanita karir. Bagi perempuan yang bekerja sebagai customer service officer (CSO) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan itu, keluargalah yang menjadi motivasinya sejak dia duduk di bangku SMP untuk menjadi wanita karir.

BACA JUGA : Usai Cetak Gol dalam Piala Dunia Kelima, Ronaldo Lupakan Masalah dengan MU

Perjalanan karir di BPJS begitu panjang Harsika lalui. Masuk pertama kali di BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2016. Penempatan pertama di kantor Jakarta sebagai sekretaris cabang. Tahun 2019, Harsika mulai menikah dan tahun 2020 ia diberi kepercayaan untuk hamil anak pertama. Saat hamil dia sudah merencanakan untuk pulang berkumpul bersama suami di Malang. Namun, keinginannya tak bisa dicapai lantaran proses pengajuan yang sangat sulit. “Akhirnya saat itu saya bertukar jabatan dari sekretaris ke CSO,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pada tahun 2021 Harsika akhirnya dimutasi ke kantor cabang Kediri. Agustus 2022 Harsika dimutasi kembali ke kantor cabang Jember. Perjalanan panjang yang sudah dilewatinya ini memberikan pelajaran penting dalam perjalanan karirnya. Meski kini tidak lagi menjabat sebagai sekretaris cabang, menurutnya tak masalah. “Perbedaan jabatan ini sama saja. Tidak memengaruhi income yang saya dapatkan,” tutur Harsika.

Pemindahan jabatan dari sekretaris ke CSO pastinya sangat berbeda. Tugas sekretaris lebih private meng-handle internal, mengurus pimpinan, dan administrasi perkantoran. Sedangkan di CSO Harsika harus langsung terjun ke peserta. “Jadi, setiap ada peserta yang mengajukan klaim, garda terdepannya adalah kami sebagai CSO,” jelasnya.

- Advertisement -

KEBONSARI, Radar Jember – Memiliki background pendidikan yang berbeda dengan pekerjaan saat ini tak membuat Harsika Arrozi pantang menyerah untuk menjadi seorang wanita karir. Bagi perempuan yang bekerja sebagai customer service officer (CSO) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan itu, keluargalah yang menjadi motivasinya sejak dia duduk di bangku SMP untuk menjadi wanita karir.

BACA JUGA : Usai Cetak Gol dalam Piala Dunia Kelima, Ronaldo Lupakan Masalah dengan MU

Perjalanan karir di BPJS begitu panjang Harsika lalui. Masuk pertama kali di BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2016. Penempatan pertama di kantor Jakarta sebagai sekretaris cabang. Tahun 2019, Harsika mulai menikah dan tahun 2020 ia diberi kepercayaan untuk hamil anak pertama. Saat hamil dia sudah merencanakan untuk pulang berkumpul bersama suami di Malang. Namun, keinginannya tak bisa dicapai lantaran proses pengajuan yang sangat sulit. “Akhirnya saat itu saya bertukar jabatan dari sekretaris ke CSO,” ungkapnya.

Pada tahun 2021 Harsika akhirnya dimutasi ke kantor cabang Kediri. Agustus 2022 Harsika dimutasi kembali ke kantor cabang Jember. Perjalanan panjang yang sudah dilewatinya ini memberikan pelajaran penting dalam perjalanan karirnya. Meski kini tidak lagi menjabat sebagai sekretaris cabang, menurutnya tak masalah. “Perbedaan jabatan ini sama saja. Tidak memengaruhi income yang saya dapatkan,” tutur Harsika.

Pemindahan jabatan dari sekretaris ke CSO pastinya sangat berbeda. Tugas sekretaris lebih private meng-handle internal, mengurus pimpinan, dan administrasi perkantoran. Sedangkan di CSO Harsika harus langsung terjun ke peserta. “Jadi, setiap ada peserta yang mengajukan klaim, garda terdepannya adalah kami sebagai CSO,” jelasnya.

KEBONSARI, Radar Jember – Memiliki background pendidikan yang berbeda dengan pekerjaan saat ini tak membuat Harsika Arrozi pantang menyerah untuk menjadi seorang wanita karir. Bagi perempuan yang bekerja sebagai customer service officer (CSO) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan itu, keluargalah yang menjadi motivasinya sejak dia duduk di bangku SMP untuk menjadi wanita karir.

BACA JUGA : Usai Cetak Gol dalam Piala Dunia Kelima, Ronaldo Lupakan Masalah dengan MU

Perjalanan karir di BPJS begitu panjang Harsika lalui. Masuk pertama kali di BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2016. Penempatan pertama di kantor Jakarta sebagai sekretaris cabang. Tahun 2019, Harsika mulai menikah dan tahun 2020 ia diberi kepercayaan untuk hamil anak pertama. Saat hamil dia sudah merencanakan untuk pulang berkumpul bersama suami di Malang. Namun, keinginannya tak bisa dicapai lantaran proses pengajuan yang sangat sulit. “Akhirnya saat itu saya bertukar jabatan dari sekretaris ke CSO,” ungkapnya.

Pada tahun 2021 Harsika akhirnya dimutasi ke kantor cabang Kediri. Agustus 2022 Harsika dimutasi kembali ke kantor cabang Jember. Perjalanan panjang yang sudah dilewatinya ini memberikan pelajaran penting dalam perjalanan karirnya. Meski kini tidak lagi menjabat sebagai sekretaris cabang, menurutnya tak masalah. “Perbedaan jabatan ini sama saja. Tidak memengaruhi income yang saya dapatkan,” tutur Harsika.

Pemindahan jabatan dari sekretaris ke CSO pastinya sangat berbeda. Tugas sekretaris lebih private meng-handle internal, mengurus pimpinan, dan administrasi perkantoran. Sedangkan di CSO Harsika harus langsung terjun ke peserta. “Jadi, setiap ada peserta yang mengajukan klaim, garda terdepannya adalah kami sebagai CSO,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca