alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 8 December 2021

Ada yang Menarik di Pilkades Jember, Para Petahana Tumbang, Ini Daftarnya

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RRADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pilkades 59 desa rampung dilangsungkan secara serentak di Kabupaten Jember, kemarin (25/11). Secara umum, perhelatan yang melibatkan hampir setengah juta orang dengan 214 calon kepala desa di Jember itu berjalan lancar dan aman. Kontestasi yang sempat mundur dua kali ini ternyata banyak melahirkan sosok baru. Mereka mengalahkan calon petahana.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, pelaksanaan pilkades di beberapa lokasi di Jember memang sempat menghangat. Apalagi, di beberapa desa dengan selisih suara yang cukup tipis. Namun demikian, tensi politik paling bersentuhan antara calon dengan pemilihnya itu dapat diredam oleh kerja semua pihak. Mulai dari panitia pilkades, pemerintah, TNI dan Polri, maupun para tokoh dan masyarakat itu sendiri. Suksesnya pilkades 2021 di Jember ini juga menjadi suksesnya 449 ribu orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap di 59 desa itu sendiri.

Desa dengan selisih perolehan suara yang tipis di Jember yaitu Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger. Calon kades nomor 01 Edi Purwanto memperoleh suara terbanyak dengan jumlah 2.515 suara. Sementara calon kades rivalnya nomor 02, Nidhomuddin, mendapatkan dukungan 2.506 suara. Artinya, selisihnya cukup tipis, yaitu 9 suara saja.

Mobile_AP_Rectangle 2

Desa lain yang tidak kalah tipis yaitu Pilkades Jatian, Kecamatan Pakusari Jember. Di tempat ini, suara terbanyak diraih Seningwar dengan perolehan 1.060 suara. Rival terberatnya Tri Widayanti mendapat 1.050 suara. Dengan demikian, selisihnya hanya 10 lembar surat suara. Sementara itu, tiga calon kades lain ratusan dan ada yang cuma belasan.

Bila dua desa di Jember tersebut selisihnya tipis, di banyak desa lain selisihnya justru tak terkejar. Misalnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo Jember, calon kades Kamiludin berada di atas angin dengan perolehan 4.471 suara. Sedangkan rival terkuatnya, Toha, hanya mendapat 1.484 suara.

Selain desa dengan selisih suara tipis dan tidak terkejar itu, Jawa Pos Radar Jember juga menelusuri antara calon petahana yang tumbang dengan penantang. Beberapa di antaranya terjadi di Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung Jember. Calon kades petahana, Samsul Hadi, yang mendapat perolehan 1.831 suara harus kalah dengan calon kades penantang, Langgeng. Dia mendapat 5.646 suara. Calon petahana di Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas Jember, pun kalah dengan penantang. Kekalahan petahana juga terjadi di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, dan Desa/Kecamatan Gumukmas Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RRADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pilkades 59 desa rampung dilangsungkan secara serentak di Kabupaten Jember, kemarin (25/11). Secara umum, perhelatan yang melibatkan hampir setengah juta orang dengan 214 calon kepala desa di Jember itu berjalan lancar dan aman. Kontestasi yang sempat mundur dua kali ini ternyata banyak melahirkan sosok baru. Mereka mengalahkan calon petahana.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, pelaksanaan pilkades di beberapa lokasi di Jember memang sempat menghangat. Apalagi, di beberapa desa dengan selisih suara yang cukup tipis. Namun demikian, tensi politik paling bersentuhan antara calon dengan pemilihnya itu dapat diredam oleh kerja semua pihak. Mulai dari panitia pilkades, pemerintah, TNI dan Polri, maupun para tokoh dan masyarakat itu sendiri. Suksesnya pilkades 2021 di Jember ini juga menjadi suksesnya 449 ribu orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap di 59 desa itu sendiri.

Desa dengan selisih perolehan suara yang tipis di Jember yaitu Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger. Calon kades nomor 01 Edi Purwanto memperoleh suara terbanyak dengan jumlah 2.515 suara. Sementara calon kades rivalnya nomor 02, Nidhomuddin, mendapatkan dukungan 2.506 suara. Artinya, selisihnya cukup tipis, yaitu 9 suara saja.

Desa lain yang tidak kalah tipis yaitu Pilkades Jatian, Kecamatan Pakusari Jember. Di tempat ini, suara terbanyak diraih Seningwar dengan perolehan 1.060 suara. Rival terberatnya Tri Widayanti mendapat 1.050 suara. Dengan demikian, selisihnya hanya 10 lembar surat suara. Sementara itu, tiga calon kades lain ratusan dan ada yang cuma belasan.

Bila dua desa di Jember tersebut selisihnya tipis, di banyak desa lain selisihnya justru tak terkejar. Misalnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo Jember, calon kades Kamiludin berada di atas angin dengan perolehan 4.471 suara. Sedangkan rival terkuatnya, Toha, hanya mendapat 1.484 suara.

Selain desa dengan selisih suara tipis dan tidak terkejar itu, Jawa Pos Radar Jember juga menelusuri antara calon petahana yang tumbang dengan penantang. Beberapa di antaranya terjadi di Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung Jember. Calon kades petahana, Samsul Hadi, yang mendapat perolehan 1.831 suara harus kalah dengan calon kades penantang, Langgeng. Dia mendapat 5.646 suara. Calon petahana di Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas Jember, pun kalah dengan penantang. Kekalahan petahana juga terjadi di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, dan Desa/Kecamatan Gumukmas Jember.

JEMBER, RRADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pilkades 59 desa rampung dilangsungkan secara serentak di Kabupaten Jember, kemarin (25/11). Secara umum, perhelatan yang melibatkan hampir setengah juta orang dengan 214 calon kepala desa di Jember itu berjalan lancar dan aman. Kontestasi yang sempat mundur dua kali ini ternyata banyak melahirkan sosok baru. Mereka mengalahkan calon petahana.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, pelaksanaan pilkades di beberapa lokasi di Jember memang sempat menghangat. Apalagi, di beberapa desa dengan selisih suara yang cukup tipis. Namun demikian, tensi politik paling bersentuhan antara calon dengan pemilihnya itu dapat diredam oleh kerja semua pihak. Mulai dari panitia pilkades, pemerintah, TNI dan Polri, maupun para tokoh dan masyarakat itu sendiri. Suksesnya pilkades 2021 di Jember ini juga menjadi suksesnya 449 ribu orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap di 59 desa itu sendiri.

Desa dengan selisih perolehan suara yang tipis di Jember yaitu Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger. Calon kades nomor 01 Edi Purwanto memperoleh suara terbanyak dengan jumlah 2.515 suara. Sementara calon kades rivalnya nomor 02, Nidhomuddin, mendapatkan dukungan 2.506 suara. Artinya, selisihnya cukup tipis, yaitu 9 suara saja.

Desa lain yang tidak kalah tipis yaitu Pilkades Jatian, Kecamatan Pakusari Jember. Di tempat ini, suara terbanyak diraih Seningwar dengan perolehan 1.060 suara. Rival terberatnya Tri Widayanti mendapat 1.050 suara. Dengan demikian, selisihnya hanya 10 lembar surat suara. Sementara itu, tiga calon kades lain ratusan dan ada yang cuma belasan.

Bila dua desa di Jember tersebut selisihnya tipis, di banyak desa lain selisihnya justru tak terkejar. Misalnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo Jember, calon kades Kamiludin berada di atas angin dengan perolehan 4.471 suara. Sedangkan rival terkuatnya, Toha, hanya mendapat 1.484 suara.

Selain desa dengan selisih suara tipis dan tidak terkejar itu, Jawa Pos Radar Jember juga menelusuri antara calon petahana yang tumbang dengan penantang. Beberapa di antaranya terjadi di Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung Jember. Calon kades petahana, Samsul Hadi, yang mendapat perolehan 1.831 suara harus kalah dengan calon kades penantang, Langgeng. Dia mendapat 5.646 suara. Calon petahana di Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas Jember, pun kalah dengan penantang. Kekalahan petahana juga terjadi di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, dan Desa/Kecamatan Gumukmas Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca