alexametrics
23.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Umrah saat Pandemi? Ini Ketentuan yang Wajib Dipatuhi

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Sejak awal November 2020, Kementerian Agama (Kemenag) RI memutuskan, pelaksaan ibadah umrah tahun ini kembali diizinkan. Keputusan ini menyusul pengumuman dari Pemerintah Arab Saudi tentang diperbolehkannya jamaah umrah dari luar Arab Saudi.

Kendati telah diizinkan, namun ada syarat dan ketentuan khusus bagi calon jamaah umrah yang akan berangkat pada 2020. Mengingat saat ini masih berada di masa pandemi.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Tholabi, Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Jember. Ia mengatakan, keputusan pelaksanaan umrah saat ini merupakan tahapan untuk menentukan bagaimana penyelengaraan haji pada 2021 mendatang.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pemerintah Arab Saudi menginginkan membuat SOP melalui tahap demi tahap, dengan mengevaluasi pelaksanaan umrah saat ini. Oleh karena itu, pemberangkatan umrah ini disamakan dengan musim haji,” tuturnya, Rabu (25/11).

Setidaknya terdapat beberapa ketentuan yang berlaku bagi jamaah umrah yang berangkat pada masa pandemi ini. Pertama, batasan usia jamaah. Kedua, kesehatan jamaah harus sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Kemenag dan Pemerintah Arab Saudi.

- Advertisement -

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Sejak awal November 2020, Kementerian Agama (Kemenag) RI memutuskan, pelaksaan ibadah umrah tahun ini kembali diizinkan. Keputusan ini menyusul pengumuman dari Pemerintah Arab Saudi tentang diperbolehkannya jamaah umrah dari luar Arab Saudi.

Kendati telah diizinkan, namun ada syarat dan ketentuan khusus bagi calon jamaah umrah yang akan berangkat pada 2020. Mengingat saat ini masih berada di masa pandemi.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Tholabi, Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Jember. Ia mengatakan, keputusan pelaksanaan umrah saat ini merupakan tahapan untuk menentukan bagaimana penyelengaraan haji pada 2021 mendatang.

“Pemerintah Arab Saudi menginginkan membuat SOP melalui tahap demi tahap, dengan mengevaluasi pelaksanaan umrah saat ini. Oleh karena itu, pemberangkatan umrah ini disamakan dengan musim haji,” tuturnya, Rabu (25/11).

Setidaknya terdapat beberapa ketentuan yang berlaku bagi jamaah umrah yang berangkat pada masa pandemi ini. Pertama, batasan usia jamaah. Kedua, kesehatan jamaah harus sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Kemenag dan Pemerintah Arab Saudi.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Sejak awal November 2020, Kementerian Agama (Kemenag) RI memutuskan, pelaksaan ibadah umrah tahun ini kembali diizinkan. Keputusan ini menyusul pengumuman dari Pemerintah Arab Saudi tentang diperbolehkannya jamaah umrah dari luar Arab Saudi.

Kendati telah diizinkan, namun ada syarat dan ketentuan khusus bagi calon jamaah umrah yang akan berangkat pada 2020. Mengingat saat ini masih berada di masa pandemi.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Tholabi, Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Jember. Ia mengatakan, keputusan pelaksanaan umrah saat ini merupakan tahapan untuk menentukan bagaimana penyelengaraan haji pada 2021 mendatang.

“Pemerintah Arab Saudi menginginkan membuat SOP melalui tahap demi tahap, dengan mengevaluasi pelaksanaan umrah saat ini. Oleh karena itu, pemberangkatan umrah ini disamakan dengan musim haji,” tuturnya, Rabu (25/11).

Setidaknya terdapat beberapa ketentuan yang berlaku bagi jamaah umrah yang berangkat pada masa pandemi ini. Pertama, batasan usia jamaah. Kedua, kesehatan jamaah harus sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Kemenag dan Pemerintah Arab Saudi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/