alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Pembahasan APBD Macet Lagi?

DPRD: Tanpa Niat Baik Takkan Tuntas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Cuti panjang Bupati Jember Faida mulai berlaku sejak hari ini (26/9) sampai 5 Desember mendatang. Keharusan cuti karena Faida mencalonkan lagi dalam perhelatan Pilkada Jember. Lalu, siapa yang menduduki jabatan bupati untuk sementara waktu?

Berdasar Surat Perintah Tugas Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memerintahkan Wakil Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief sebagai penggantinya untuk sementara waktu. Surat ini diteken gubernur pada 21 September lalu. Dengan demikian, Muqit akan memimpin Jember selama 71 hari ke depan atau sampai 4 Desember.

“Melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Jember sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, selama Bupati Jember menjalankan cuti di luar tanggungan negara,” tulis Khofifah dalam surat perintahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selama menjalankan tugasnya, hasilnya nanti tetap harus dilaporkan kepada bupati. Muqit harus melaporkan setelah Faida yang cuti aktif kembali atau menjabat sebagai bupati lagi pada 6 Desember. “Melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Bupati Jember,” kata gubernur dalam suratnya.

Selama Faida cuti, roda pemerintahan tetap harus tetap berjalan. Salah satu hal penting yaitu pembahasan keuangan daerah untuk tahun 2021 nanti. Di sini, DPRD Jember berkomitmen untuk menyelesaikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk tahun depan.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengaku optimistis bisa menyelesaikan APBD 2021 apabila ada niat baik dari semua pihak. “Kalau ada niat baik dan keinginan sudah menyatu, baik dari pelaksana tugas bupati, sekda, pemprov, maupun DPRD, maka urusan keuangan bisa dibahas dengan baik dan selesai,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Cuti panjang Bupati Jember Faida mulai berlaku sejak hari ini (26/9) sampai 5 Desember mendatang. Keharusan cuti karena Faida mencalonkan lagi dalam perhelatan Pilkada Jember. Lalu, siapa yang menduduki jabatan bupati untuk sementara waktu?

Berdasar Surat Perintah Tugas Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memerintahkan Wakil Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief sebagai penggantinya untuk sementara waktu. Surat ini diteken gubernur pada 21 September lalu. Dengan demikian, Muqit akan memimpin Jember selama 71 hari ke depan atau sampai 4 Desember.

“Melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Jember sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, selama Bupati Jember menjalankan cuti di luar tanggungan negara,” tulis Khofifah dalam surat perintahnya.

Selama menjalankan tugasnya, hasilnya nanti tetap harus dilaporkan kepada bupati. Muqit harus melaporkan setelah Faida yang cuti aktif kembali atau menjabat sebagai bupati lagi pada 6 Desember. “Melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Bupati Jember,” kata gubernur dalam suratnya.

Selama Faida cuti, roda pemerintahan tetap harus tetap berjalan. Salah satu hal penting yaitu pembahasan keuangan daerah untuk tahun 2021 nanti. Di sini, DPRD Jember berkomitmen untuk menyelesaikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk tahun depan.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengaku optimistis bisa menyelesaikan APBD 2021 apabila ada niat baik dari semua pihak. “Kalau ada niat baik dan keinginan sudah menyatu, baik dari pelaksana tugas bupati, sekda, pemprov, maupun DPRD, maka urusan keuangan bisa dibahas dengan baik dan selesai,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Cuti panjang Bupati Jember Faida mulai berlaku sejak hari ini (26/9) sampai 5 Desember mendatang. Keharusan cuti karena Faida mencalonkan lagi dalam perhelatan Pilkada Jember. Lalu, siapa yang menduduki jabatan bupati untuk sementara waktu?

Berdasar Surat Perintah Tugas Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memerintahkan Wakil Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief sebagai penggantinya untuk sementara waktu. Surat ini diteken gubernur pada 21 September lalu. Dengan demikian, Muqit akan memimpin Jember selama 71 hari ke depan atau sampai 4 Desember.

“Melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Jember sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, selama Bupati Jember menjalankan cuti di luar tanggungan negara,” tulis Khofifah dalam surat perintahnya.

Selama menjalankan tugasnya, hasilnya nanti tetap harus dilaporkan kepada bupati. Muqit harus melaporkan setelah Faida yang cuti aktif kembali atau menjabat sebagai bupati lagi pada 6 Desember. “Melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Bupati Jember,” kata gubernur dalam suratnya.

Selama Faida cuti, roda pemerintahan tetap harus tetap berjalan. Salah satu hal penting yaitu pembahasan keuangan daerah untuk tahun 2021 nanti. Di sini, DPRD Jember berkomitmen untuk menyelesaikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk tahun depan.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengaku optimistis bisa menyelesaikan APBD 2021 apabila ada niat baik dari semua pihak. “Kalau ada niat baik dan keinginan sudah menyatu, baik dari pelaksana tugas bupati, sekda, pemprov, maupun DPRD, maka urusan keuangan bisa dibahas dengan baik dan selesai,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/