alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Buruh Kawal Uji Formal UU Ciptaker

Belasan Pekerja Aksi Turun Jalan

Mobile_AP_Rectangle 1

KARANGREJO, RADARJEMBER.ID – Belasan masa yang tergabung dalam gerakan buruh–karyawan, menggelar aksi di sekitar kompleks sebuah perusahaan, Jalan Piere Tendean, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, kemarin (25/8). Dalam aksinya, masa yang diketahui berasal dari Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) itu mengenakan atribut putih-hitam, membawa pelantang suara, dan banner bertuliskan tuntutan.

Salah satu tuntutannya adalah penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker), yang tengah memasuki tahapan sidang uji formal di Mahkamah Konstitusi (MK), kemarin. “Kami menyampaikan aspirasi di muka umum karena hari ini (kemarin, Red) sedang dilakukan sidang UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi Jakarta,” kata Novi Cahyo Hariyadi, korlap aksi.

Dalam orasinya, mereka menolak adanya UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 itu dengan alasan merugikan kaum buruh. Selain itu, UU tersebut dirasa juga merugikan buruh karena lahir saat kondisi tengah pandemi. “Jangan jadikan perusahaan akhirnya memutus karyawan (PHK, Red) sepihak,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Peserta aksi juga melakukan orasi secara bergantian. Mereka menegaskan bahwa demonstrasi kemarin itu dilakukan serentak di seluruh Indonesia oleh kaum buruh saat mengawal judicial review UU Ciptaker di MK. “UU Cipta Kerja ini pro dengan kaum kapitalis,” sebut orator lainnya.

- Advertisement -

KARANGREJO, RADARJEMBER.ID – Belasan masa yang tergabung dalam gerakan buruh–karyawan, menggelar aksi di sekitar kompleks sebuah perusahaan, Jalan Piere Tendean, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, kemarin (25/8). Dalam aksinya, masa yang diketahui berasal dari Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) itu mengenakan atribut putih-hitam, membawa pelantang suara, dan banner bertuliskan tuntutan.

Salah satu tuntutannya adalah penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker), yang tengah memasuki tahapan sidang uji formal di Mahkamah Konstitusi (MK), kemarin. “Kami menyampaikan aspirasi di muka umum karena hari ini (kemarin, Red) sedang dilakukan sidang UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi Jakarta,” kata Novi Cahyo Hariyadi, korlap aksi.

Dalam orasinya, mereka menolak adanya UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 itu dengan alasan merugikan kaum buruh. Selain itu, UU tersebut dirasa juga merugikan buruh karena lahir saat kondisi tengah pandemi. “Jangan jadikan perusahaan akhirnya memutus karyawan (PHK, Red) sepihak,” ujarnya.

Peserta aksi juga melakukan orasi secara bergantian. Mereka menegaskan bahwa demonstrasi kemarin itu dilakukan serentak di seluruh Indonesia oleh kaum buruh saat mengawal judicial review UU Ciptaker di MK. “UU Cipta Kerja ini pro dengan kaum kapitalis,” sebut orator lainnya.

KARANGREJO, RADARJEMBER.ID – Belasan masa yang tergabung dalam gerakan buruh–karyawan, menggelar aksi di sekitar kompleks sebuah perusahaan, Jalan Piere Tendean, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, kemarin (25/8). Dalam aksinya, masa yang diketahui berasal dari Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) itu mengenakan atribut putih-hitam, membawa pelantang suara, dan banner bertuliskan tuntutan.

Salah satu tuntutannya adalah penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker), yang tengah memasuki tahapan sidang uji formal di Mahkamah Konstitusi (MK), kemarin. “Kami menyampaikan aspirasi di muka umum karena hari ini (kemarin, Red) sedang dilakukan sidang UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi Jakarta,” kata Novi Cahyo Hariyadi, korlap aksi.

Dalam orasinya, mereka menolak adanya UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 itu dengan alasan merugikan kaum buruh. Selain itu, UU tersebut dirasa juga merugikan buruh karena lahir saat kondisi tengah pandemi. “Jangan jadikan perusahaan akhirnya memutus karyawan (PHK, Red) sepihak,” ujarnya.

Peserta aksi juga melakukan orasi secara bergantian. Mereka menegaskan bahwa demonstrasi kemarin itu dilakukan serentak di seluruh Indonesia oleh kaum buruh saat mengawal judicial review UU Ciptaker di MK. “UU Cipta Kerja ini pro dengan kaum kapitalis,” sebut orator lainnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/