alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Tangan Berkeringat Artinya Sakit Jantung?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa tangan yang mudah basah akibat keringat berlebih di telapak tangan, merupakan indikasi bahwa seseorang memiliki riwayat penyakit jantung. Apakah itu benar?

Salah satunya adalah Yenny Setiaharti. Warga Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu, tersebut menjelaskan bahwa anggapan tersebut sudah tersebar luas di kalangan masyarakat. “Kalau tangan mudah basah, sudah pasti punya penyakit jantung. Karena itu, saya sering mengonsumsi banyak air putih,” ujar wanita yang berusia 53 tahun tersebut.

Lalu, apakah anggapan tersebut sudah terbukti benar? Dikonfirmasi terpisah, dr Aditha Satria SPJP FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan mitos yang seakan-akan menjadi fakta di kalangan masyarakat. “Banyak yang meyakini bahwa keringat berlebih atau tangannya basah, pasti sakit jantung,” ungkap warga Kecamatan Sumbersari tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, dokter spesialis jantung di RSD dr Soebandi tersebut menjelaskan bahwa di salah satu fungsi dan tugas utama kelenjar keringat adalah untuk mengatur suhu tubuh. Yakni, dengan cara mengeluarkan cairan. Secara umum, lanjutnya, kelenjar keringat terbagi menjadi dua, yakni kelenjar apokrin dan ekrin. Nah, kelenjar ekrin banyak ditemui di telapak tangan, telapak kaki, dan dahi. “Sifatnya encer dan tidak berbau,” ujarnya.

Pada kondisi normal, lanjut dia, kelenjar keringat ini memang bisa menghasilkan minyak berlebih. Misalnya ketika setelah berolahraga, sedang takut atau grogi, dalam cuaca terik atau panas, hingga ketika fungsi saraf simpatis bekerja lebih tinggi jika dibandingkan dengan biasanya.

Dirinya juga menegaskan bahwa kita harus mengalami salah satu dari keluhan-keluhan lain yang mungkin muncul pada orang yang mengalami lemah jantung. Pertama, keluhan telapak tangan basah tersebut disertai dengan rasa sesak yang semakin berat setelah beraktivitas. Kedua, disertai dengan keluhan tangan, kaki, atau perut yang bengkak atau berbentuk tak seperti biasanya. Ketiga, disertai dengan keluhan nyeri dada.

Kemudian keempat, Aditha menuturkan bahwa keluhan tersebut disertai dengan gangguan tidur. Misalnya tak bisa tidur nyenyak pada malam hari, sebab sering kali terbangun akibat sesak napas. “Nah, apabila telapak tangan basah tersebut disertai dengan salah satu atau lebih keluhan tersebut, kita patut mencurigai bahwa ini merupakan tanda-tanda kita memiliki riwayat penyakit jantung,” ujarnya.

 

Jaga Diri Lewat Pola Hidup Sehat

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa tangan yang mudah basah akibat keringat berlebih di telapak tangan, merupakan indikasi bahwa seseorang memiliki riwayat penyakit jantung. Apakah itu benar?

Salah satunya adalah Yenny Setiaharti. Warga Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu, tersebut menjelaskan bahwa anggapan tersebut sudah tersebar luas di kalangan masyarakat. “Kalau tangan mudah basah, sudah pasti punya penyakit jantung. Karena itu, saya sering mengonsumsi banyak air putih,” ujar wanita yang berusia 53 tahun tersebut.

Lalu, apakah anggapan tersebut sudah terbukti benar? Dikonfirmasi terpisah, dr Aditha Satria SPJP FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan mitos yang seakan-akan menjadi fakta di kalangan masyarakat. “Banyak yang meyakini bahwa keringat berlebih atau tangannya basah, pasti sakit jantung,” ungkap warga Kecamatan Sumbersari tersebut.

Lebih lanjut, dokter spesialis jantung di RSD dr Soebandi tersebut menjelaskan bahwa di salah satu fungsi dan tugas utama kelenjar keringat adalah untuk mengatur suhu tubuh. Yakni, dengan cara mengeluarkan cairan. Secara umum, lanjutnya, kelenjar keringat terbagi menjadi dua, yakni kelenjar apokrin dan ekrin. Nah, kelenjar ekrin banyak ditemui di telapak tangan, telapak kaki, dan dahi. “Sifatnya encer dan tidak berbau,” ujarnya.

Pada kondisi normal, lanjut dia, kelenjar keringat ini memang bisa menghasilkan minyak berlebih. Misalnya ketika setelah berolahraga, sedang takut atau grogi, dalam cuaca terik atau panas, hingga ketika fungsi saraf simpatis bekerja lebih tinggi jika dibandingkan dengan biasanya.

Dirinya juga menegaskan bahwa kita harus mengalami salah satu dari keluhan-keluhan lain yang mungkin muncul pada orang yang mengalami lemah jantung. Pertama, keluhan telapak tangan basah tersebut disertai dengan rasa sesak yang semakin berat setelah beraktivitas. Kedua, disertai dengan keluhan tangan, kaki, atau perut yang bengkak atau berbentuk tak seperti biasanya. Ketiga, disertai dengan keluhan nyeri dada.

Kemudian keempat, Aditha menuturkan bahwa keluhan tersebut disertai dengan gangguan tidur. Misalnya tak bisa tidur nyenyak pada malam hari, sebab sering kali terbangun akibat sesak napas. “Nah, apabila telapak tangan basah tersebut disertai dengan salah satu atau lebih keluhan tersebut, kita patut mencurigai bahwa ini merupakan tanda-tanda kita memiliki riwayat penyakit jantung,” ujarnya.

 

Jaga Diri Lewat Pola Hidup Sehat

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa tangan yang mudah basah akibat keringat berlebih di telapak tangan, merupakan indikasi bahwa seseorang memiliki riwayat penyakit jantung. Apakah itu benar?

Salah satunya adalah Yenny Setiaharti. Warga Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu, tersebut menjelaskan bahwa anggapan tersebut sudah tersebar luas di kalangan masyarakat. “Kalau tangan mudah basah, sudah pasti punya penyakit jantung. Karena itu, saya sering mengonsumsi banyak air putih,” ujar wanita yang berusia 53 tahun tersebut.

Lalu, apakah anggapan tersebut sudah terbukti benar? Dikonfirmasi terpisah, dr Aditha Satria SPJP FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan mitos yang seakan-akan menjadi fakta di kalangan masyarakat. “Banyak yang meyakini bahwa keringat berlebih atau tangannya basah, pasti sakit jantung,” ungkap warga Kecamatan Sumbersari tersebut.

Lebih lanjut, dokter spesialis jantung di RSD dr Soebandi tersebut menjelaskan bahwa di salah satu fungsi dan tugas utama kelenjar keringat adalah untuk mengatur suhu tubuh. Yakni, dengan cara mengeluarkan cairan. Secara umum, lanjutnya, kelenjar keringat terbagi menjadi dua, yakni kelenjar apokrin dan ekrin. Nah, kelenjar ekrin banyak ditemui di telapak tangan, telapak kaki, dan dahi. “Sifatnya encer dan tidak berbau,” ujarnya.

Pada kondisi normal, lanjut dia, kelenjar keringat ini memang bisa menghasilkan minyak berlebih. Misalnya ketika setelah berolahraga, sedang takut atau grogi, dalam cuaca terik atau panas, hingga ketika fungsi saraf simpatis bekerja lebih tinggi jika dibandingkan dengan biasanya.

Dirinya juga menegaskan bahwa kita harus mengalami salah satu dari keluhan-keluhan lain yang mungkin muncul pada orang yang mengalami lemah jantung. Pertama, keluhan telapak tangan basah tersebut disertai dengan rasa sesak yang semakin berat setelah beraktivitas. Kedua, disertai dengan keluhan tangan, kaki, atau perut yang bengkak atau berbentuk tak seperti biasanya. Ketiga, disertai dengan keluhan nyeri dada.

Kemudian keempat, Aditha menuturkan bahwa keluhan tersebut disertai dengan gangguan tidur. Misalnya tak bisa tidur nyenyak pada malam hari, sebab sering kali terbangun akibat sesak napas. “Nah, apabila telapak tangan basah tersebut disertai dengan salah satu atau lebih keluhan tersebut, kita patut mencurigai bahwa ini merupakan tanda-tanda kita memiliki riwayat penyakit jantung,” ujarnya.

 

Jaga Diri Lewat Pola Hidup Sehat

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/