alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Perencanaan Keuangan, Seberapa Penting Sih?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di tengah ketidakpastian masa pandemi Covid-19, salah satu permasalahan yang kerap melanda masyarakat adalah bagaimana cara mengelola keuangan di kehidupan sehari-hari. Apalagi, tak sedikit yang kehilangan sumber penghasilan utamanya akibat penyesuaian perusahaan.

Nah, di sinilah pentingnya perencanaan keuangan dalam rumah tangga. Financial planner Prita Ghozie mengungkapkan, terdapat studi yang menunjukkan bahwa rata-rata orang yang memiliki perencanaan keuangan memiliki aset 60 persen lebih banyak daripada mereka yang tidak mempunyai perencanaan keuangan.

“Rencana keuangan yang baik akan memuat prioritas sesuai dengan tahapan kehidupan manusia. Dimulai dari dana darurat, dana pernikahan, dana rumah tinggal, dana pendidikan anak, dana pensiun, hingga dana impian,” tuturnya dalam web seminar (webinar) bertajuk Pengelolaan Keuangan di Masa Pandemi yang digelar sebagai bagian Festival Literasi Bank Indonesia Jember, Rabu (26/8).

Mobile_AP_Rectangle 2

Ada sejumlah keuntungan yang bisa diperoleh lewat pengelolaan keuangan. Salah satunya, kita bisa punya tabungan ketika pandemi ini menyerang sistem keuangan keluarga. Selain itu, mereka yang memiliki perencanaan keuangan jadi tidak mudah berhutang. “Bukan berarti antipati berhutang, tapi saat kita mau mengambil pinjaman kita jadi lebih bijaksana dan paham, apa yang perlu dibantu dengan hutang,” lanjut wanita yang juga merupakan Co-founder dan CEO ZAP Finance sejak 2009.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di tengah ketidakpastian masa pandemi Covid-19, salah satu permasalahan yang kerap melanda masyarakat adalah bagaimana cara mengelola keuangan di kehidupan sehari-hari. Apalagi, tak sedikit yang kehilangan sumber penghasilan utamanya akibat penyesuaian perusahaan.

Nah, di sinilah pentingnya perencanaan keuangan dalam rumah tangga. Financial planner Prita Ghozie mengungkapkan, terdapat studi yang menunjukkan bahwa rata-rata orang yang memiliki perencanaan keuangan memiliki aset 60 persen lebih banyak daripada mereka yang tidak mempunyai perencanaan keuangan.

“Rencana keuangan yang baik akan memuat prioritas sesuai dengan tahapan kehidupan manusia. Dimulai dari dana darurat, dana pernikahan, dana rumah tinggal, dana pendidikan anak, dana pensiun, hingga dana impian,” tuturnya dalam web seminar (webinar) bertajuk Pengelolaan Keuangan di Masa Pandemi yang digelar sebagai bagian Festival Literasi Bank Indonesia Jember, Rabu (26/8).

Ada sejumlah keuntungan yang bisa diperoleh lewat pengelolaan keuangan. Salah satunya, kita bisa punya tabungan ketika pandemi ini menyerang sistem keuangan keluarga. Selain itu, mereka yang memiliki perencanaan keuangan jadi tidak mudah berhutang. “Bukan berarti antipati berhutang, tapi saat kita mau mengambil pinjaman kita jadi lebih bijaksana dan paham, apa yang perlu dibantu dengan hutang,” lanjut wanita yang juga merupakan Co-founder dan CEO ZAP Finance sejak 2009.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di tengah ketidakpastian masa pandemi Covid-19, salah satu permasalahan yang kerap melanda masyarakat adalah bagaimana cara mengelola keuangan di kehidupan sehari-hari. Apalagi, tak sedikit yang kehilangan sumber penghasilan utamanya akibat penyesuaian perusahaan.

Nah, di sinilah pentingnya perencanaan keuangan dalam rumah tangga. Financial planner Prita Ghozie mengungkapkan, terdapat studi yang menunjukkan bahwa rata-rata orang yang memiliki perencanaan keuangan memiliki aset 60 persen lebih banyak daripada mereka yang tidak mempunyai perencanaan keuangan.

“Rencana keuangan yang baik akan memuat prioritas sesuai dengan tahapan kehidupan manusia. Dimulai dari dana darurat, dana pernikahan, dana rumah tinggal, dana pendidikan anak, dana pensiun, hingga dana impian,” tuturnya dalam web seminar (webinar) bertajuk Pengelolaan Keuangan di Masa Pandemi yang digelar sebagai bagian Festival Literasi Bank Indonesia Jember, Rabu (26/8).

Ada sejumlah keuntungan yang bisa diperoleh lewat pengelolaan keuangan. Salah satunya, kita bisa punya tabungan ketika pandemi ini menyerang sistem keuangan keluarga. Selain itu, mereka yang memiliki perencanaan keuangan jadi tidak mudah berhutang. “Bukan berarti antipati berhutang, tapi saat kita mau mengambil pinjaman kita jadi lebih bijaksana dan paham, apa yang perlu dibantu dengan hutang,” lanjut wanita yang juga merupakan Co-founder dan CEO ZAP Finance sejak 2009.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/