alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Kompak Naik Moge, Tinjau Lokasi Longsor

Jalan Dijaga, Cegah Antrean Panjang

Mobile_AP_Rectangle 1

SIDOMULYO, Radar Jember – Jalan Gumitir dikenal dengan banyaknya tikungan yang tajam. Banyak pula insiden pohon tumbang maupun tanah longsor. Pascalongsor awal bulan Juli, di lokasi itu sempat terjadi longsor lagi. Demi keamanan, Kapolres Jember dan Dandim 0824 Jember meninjau lokasi dengan menaiki motor gede (moge), kemarin.

BACA JUGA : Lebih Dekat dengan Gen Z, KPPN Jember Cetak Generasi Peduli APBN

Kedatangan Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan di KM 36 Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, kemarin, untuk melihat kondisinya secara langsung. Menurut kapolres, kondisi tebing jalan yang longsor perlu diperhatikan. Apalagi, setelah Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim melakukan perbaikan, ternyata terjadi longsor lagi. Hal itu disebabkan oleh intensitas curah hujan di wilayah Gumitir yang cukup tinggi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pentingnya perhatian terhadap lokasi itu karena menjadi penghubung Jember dengan Banyuwangi, bahkan menjadi penghubung Surabaya dengan Bali jalur selatan. Di lokasi juga sempat terjadi empat kali kecelakaan tunggal. Di antaranya truk pengangut tebu, truk Fuso pengangkut kayu dan tebu, serta dump truck pengangkut bahan material untuk proyek perbaikan tebing yang longsor tersebut.

Guna mencegah terjadinya kemacetan, kapolres dan dandim kompak mengendarai moge dari Polres Jember hingga Gumitir. Keduanya didampingi Kapolsek Silo AKP Suhartanto dan sejumlah aparat langsung meninjau lokasi yang longsor. Di sisi lain, juga memeriksa kendaraan muatan berat dan truk gandeng pengangkut tebu yang melintasi ruas jalan yang longsor.

- Advertisement -

SIDOMULYO, Radar Jember – Jalan Gumitir dikenal dengan banyaknya tikungan yang tajam. Banyak pula insiden pohon tumbang maupun tanah longsor. Pascalongsor awal bulan Juli, di lokasi itu sempat terjadi longsor lagi. Demi keamanan, Kapolres Jember dan Dandim 0824 Jember meninjau lokasi dengan menaiki motor gede (moge), kemarin.

BACA JUGA : Lebih Dekat dengan Gen Z, KPPN Jember Cetak Generasi Peduli APBN

Kedatangan Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan di KM 36 Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, kemarin, untuk melihat kondisinya secara langsung. Menurut kapolres, kondisi tebing jalan yang longsor perlu diperhatikan. Apalagi, setelah Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim melakukan perbaikan, ternyata terjadi longsor lagi. Hal itu disebabkan oleh intensitas curah hujan di wilayah Gumitir yang cukup tinggi.

Pentingnya perhatian terhadap lokasi itu karena menjadi penghubung Jember dengan Banyuwangi, bahkan menjadi penghubung Surabaya dengan Bali jalur selatan. Di lokasi juga sempat terjadi empat kali kecelakaan tunggal. Di antaranya truk pengangut tebu, truk Fuso pengangkut kayu dan tebu, serta dump truck pengangkut bahan material untuk proyek perbaikan tebing yang longsor tersebut.

Guna mencegah terjadinya kemacetan, kapolres dan dandim kompak mengendarai moge dari Polres Jember hingga Gumitir. Keduanya didampingi Kapolsek Silo AKP Suhartanto dan sejumlah aparat langsung meninjau lokasi yang longsor. Di sisi lain, juga memeriksa kendaraan muatan berat dan truk gandeng pengangkut tebu yang melintasi ruas jalan yang longsor.

SIDOMULYO, Radar Jember – Jalan Gumitir dikenal dengan banyaknya tikungan yang tajam. Banyak pula insiden pohon tumbang maupun tanah longsor. Pascalongsor awal bulan Juli, di lokasi itu sempat terjadi longsor lagi. Demi keamanan, Kapolres Jember dan Dandim 0824 Jember meninjau lokasi dengan menaiki motor gede (moge), kemarin.

BACA JUGA : Lebih Dekat dengan Gen Z, KPPN Jember Cetak Generasi Peduli APBN

Kedatangan Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan di KM 36 Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, kemarin, untuk melihat kondisinya secara langsung. Menurut kapolres, kondisi tebing jalan yang longsor perlu diperhatikan. Apalagi, setelah Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim melakukan perbaikan, ternyata terjadi longsor lagi. Hal itu disebabkan oleh intensitas curah hujan di wilayah Gumitir yang cukup tinggi.

Pentingnya perhatian terhadap lokasi itu karena menjadi penghubung Jember dengan Banyuwangi, bahkan menjadi penghubung Surabaya dengan Bali jalur selatan. Di lokasi juga sempat terjadi empat kali kecelakaan tunggal. Di antaranya truk pengangut tebu, truk Fuso pengangkut kayu dan tebu, serta dump truck pengangkut bahan material untuk proyek perbaikan tebing yang longsor tersebut.

Guna mencegah terjadinya kemacetan, kapolres dan dandim kompak mengendarai moge dari Polres Jember hingga Gumitir. Keduanya didampingi Kapolsek Silo AKP Suhartanto dan sejumlah aparat langsung meninjau lokasi yang longsor. Di sisi lain, juga memeriksa kendaraan muatan berat dan truk gandeng pengangkut tebu yang melintasi ruas jalan yang longsor.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/