alexametrics
23.4 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Lempar Puntung Rokok Bisa Didenda

Menunggu Kelanjutan Raperda Sampah

Mobile_AP_Rectangle 1

Larangan bagi perorangan, lanjut Heru, seperti membuang sampah sembarangan. Misalnya membuang puntung rokok dengan seenaknya. “Banyak orang melempar puntung rokok dari atas kendaraan. Orang yang membuang sampah dari kendaraan juga banyak,” jelasnya.

Selain itu, untuk di permukiman atau perumahan, warga dilarang membuang sampah sembarangan, sehingga harus tersedia tempat pembuangan sementara (TPS) di lokasi itu. “Termasuk setiap perumahan wajib punya TPS,” cetusnya.

Hal yang tidak kalah penting adalah sampah perdagangan maupun perusahaan. Hal ini penting untuk diatur agar tidak ada perusahaan yang membuang sampah di sembarang tempat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terakhir, jika ada larangan, tentunya ada sanksi. Hal ini nanti akan digodok apabila raperda disetujui. Sanksi bisa berupa teguran tertulis, denda, pencabutan izin, hingga sanksi pidana atau denda. “Kami menunggu agenda selanjutnya. Kami sangat siap untuk membahas ini agar Jember punya Perda Pengelolaan Sampah,” pungkas Heru.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Nur Hariri
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Larangan bagi perorangan, lanjut Heru, seperti membuang sampah sembarangan. Misalnya membuang puntung rokok dengan seenaknya. “Banyak orang melempar puntung rokok dari atas kendaraan. Orang yang membuang sampah dari kendaraan juga banyak,” jelasnya.

Selain itu, untuk di permukiman atau perumahan, warga dilarang membuang sampah sembarangan, sehingga harus tersedia tempat pembuangan sementara (TPS) di lokasi itu. “Termasuk setiap perumahan wajib punya TPS,” cetusnya.

Hal yang tidak kalah penting adalah sampah perdagangan maupun perusahaan. Hal ini penting untuk diatur agar tidak ada perusahaan yang membuang sampah di sembarang tempat.

Terakhir, jika ada larangan, tentunya ada sanksi. Hal ini nanti akan digodok apabila raperda disetujui. Sanksi bisa berupa teguran tertulis, denda, pencabutan izin, hingga sanksi pidana atau denda. “Kami menunggu agenda selanjutnya. Kami sangat siap untuk membahas ini agar Jember punya Perda Pengelolaan Sampah,” pungkas Heru.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Nur Hariri
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Larangan bagi perorangan, lanjut Heru, seperti membuang sampah sembarangan. Misalnya membuang puntung rokok dengan seenaknya. “Banyak orang melempar puntung rokok dari atas kendaraan. Orang yang membuang sampah dari kendaraan juga banyak,” jelasnya.

Selain itu, untuk di permukiman atau perumahan, warga dilarang membuang sampah sembarangan, sehingga harus tersedia tempat pembuangan sementara (TPS) di lokasi itu. “Termasuk setiap perumahan wajib punya TPS,” cetusnya.

Hal yang tidak kalah penting adalah sampah perdagangan maupun perusahaan. Hal ini penting untuk diatur agar tidak ada perusahaan yang membuang sampah di sembarang tempat.

Terakhir, jika ada larangan, tentunya ada sanksi. Hal ini nanti akan digodok apabila raperda disetujui. Sanksi bisa berupa teguran tertulis, denda, pencabutan izin, hingga sanksi pidana atau denda. “Kami menunggu agenda selanjutnya. Kami sangat siap untuk membahas ini agar Jember punya Perda Pengelolaan Sampah,” pungkas Heru.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Nur Hariri
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/