alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Perajin Tas Berbahan Satwa Dilindungi Ditangkap!

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember menangkap pria berinisial MMR, warga asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Gumukmas. Gara-garanya, pria tersebut membuat produk kerajinan dari bahan dasar satwa dilindungi. Lantaran perbuatannya, ia digelandang ke Mapolres Jember dan kasus itu dirilis, kemarin (23/5).

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, tersangka menggunakan kulit dan tubuh satwa dilindungi seperti kijang untuk produk kerajinan. Salah satunya adalah tas kulit kijang. Tersangka kemudian menjualnya secara daring melalui media sosial. “Lebih lanjut, kami akan menyelidiki pembeli dari barang tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Polemik Hibah Lahan Klir

Mobile_AP_Rectangle 2

Hery menerangkan, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus tersebut. Di antaranya kulit harimau, kepala kijang, dan bagian tubuh hewan lain. Pihaknya juga menemukan barang bukti pemesanan melalui akun media sosialnya. “Pemasarannya melalui Facebook,” katanya kepada awak media.

Belum diketahui pasti asal kedatangan hewan dilindungi tersebut. Namun, dari keterangan tersangka, beberapa tubuh dan kulit satwa tersebut berasal dari Kalimantan. “Pengakuan dari tersangka, hewan tersebut didatangkan dari Kalimantan” pungkas Hery. Dia juga menyebut, tidak tertutup kemungkinan satwa liar tersebut berasal dari hutan Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember menangkap pria berinisial MMR, warga asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Gumukmas. Gara-garanya, pria tersebut membuat produk kerajinan dari bahan dasar satwa dilindungi. Lantaran perbuatannya, ia digelandang ke Mapolres Jember dan kasus itu dirilis, kemarin (23/5).

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, tersangka menggunakan kulit dan tubuh satwa dilindungi seperti kijang untuk produk kerajinan. Salah satunya adalah tas kulit kijang. Tersangka kemudian menjualnya secara daring melalui media sosial. “Lebih lanjut, kami akan menyelidiki pembeli dari barang tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Polemik Hibah Lahan Klir

Hery menerangkan, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus tersebut. Di antaranya kulit harimau, kepala kijang, dan bagian tubuh hewan lain. Pihaknya juga menemukan barang bukti pemesanan melalui akun media sosialnya. “Pemasarannya melalui Facebook,” katanya kepada awak media.

Belum diketahui pasti asal kedatangan hewan dilindungi tersebut. Namun, dari keterangan tersangka, beberapa tubuh dan kulit satwa tersebut berasal dari Kalimantan. “Pengakuan dari tersangka, hewan tersebut didatangkan dari Kalimantan” pungkas Hery. Dia juga menyebut, tidak tertutup kemungkinan satwa liar tersebut berasal dari hutan Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember menangkap pria berinisial MMR, warga asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Gumukmas. Gara-garanya, pria tersebut membuat produk kerajinan dari bahan dasar satwa dilindungi. Lantaran perbuatannya, ia digelandang ke Mapolres Jember dan kasus itu dirilis, kemarin (23/5).

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, tersangka menggunakan kulit dan tubuh satwa dilindungi seperti kijang untuk produk kerajinan. Salah satunya adalah tas kulit kijang. Tersangka kemudian menjualnya secara daring melalui media sosial. “Lebih lanjut, kami akan menyelidiki pembeli dari barang tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Polemik Hibah Lahan Klir

Hery menerangkan, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus tersebut. Di antaranya kulit harimau, kepala kijang, dan bagian tubuh hewan lain. Pihaknya juga menemukan barang bukti pemesanan melalui akun media sosialnya. “Pemasarannya melalui Facebook,” katanya kepada awak media.

Belum diketahui pasti asal kedatangan hewan dilindungi tersebut. Namun, dari keterangan tersangka, beberapa tubuh dan kulit satwa tersebut berasal dari Kalimantan. “Pengakuan dari tersangka, hewan tersebut didatangkan dari Kalimantan” pungkas Hery. Dia juga menyebut, tidak tertutup kemungkinan satwa liar tersebut berasal dari hutan Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/