alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

ODGJ Perlu Terus Diperhatikan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hampir di beberapa ruas jalan kota terlihat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tidak terurus. Setiap harinya mereka berjalan di sekitar ruas jalan. Kurangnya perhatian menjadi penyebab mereka telantar.

Baca Juga : Tak Nurut Tipang, Arief Muhammad Mengaku Menyesal Menjual Porsche Biru

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jember Isnaini Dwi Susanti menjelaskan, untuk mengatasi ODGJ yang kerap kali ada di jalan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, hingga bhabinkamtibmas untuk melakukan pelaporan apabila menemukan ODGJ yang telantar di wilayahnya. “Kami sudah upayakan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pelaporan apabila menemukan ODGJ di jalan,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia juga mengimbau rutin melakukan penertiban bersama satpol PP setiap satu bulan. Hal itu diupayakan agar mengurangi jumlah ODGJ yang telantar di jalanan. Sampai saat ini terhitung ada sekitar 25 orang telantar yang telah ada Lingkungan Pondok Sosial (Liposos). “Kami ada pondok sosial untuk saudara-saudara kita yang telantar dan ODGJ,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hampir di beberapa ruas jalan kota terlihat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tidak terurus. Setiap harinya mereka berjalan di sekitar ruas jalan. Kurangnya perhatian menjadi penyebab mereka telantar.

Baca Juga : Tak Nurut Tipang, Arief Muhammad Mengaku Menyesal Menjual Porsche Biru

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jember Isnaini Dwi Susanti menjelaskan, untuk mengatasi ODGJ yang kerap kali ada di jalan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, hingga bhabinkamtibmas untuk melakukan pelaporan apabila menemukan ODGJ yang telantar di wilayahnya. “Kami sudah upayakan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pelaporan apabila menemukan ODGJ di jalan,” terangnya.

Dia juga mengimbau rutin melakukan penertiban bersama satpol PP setiap satu bulan. Hal itu diupayakan agar mengurangi jumlah ODGJ yang telantar di jalanan. Sampai saat ini terhitung ada sekitar 25 orang telantar yang telah ada Lingkungan Pondok Sosial (Liposos). “Kami ada pondok sosial untuk saudara-saudara kita yang telantar dan ODGJ,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hampir di beberapa ruas jalan kota terlihat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tidak terurus. Setiap harinya mereka berjalan di sekitar ruas jalan. Kurangnya perhatian menjadi penyebab mereka telantar.

Baca Juga : Tak Nurut Tipang, Arief Muhammad Mengaku Menyesal Menjual Porsche Biru

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jember Isnaini Dwi Susanti menjelaskan, untuk mengatasi ODGJ yang kerap kali ada di jalan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, hingga bhabinkamtibmas untuk melakukan pelaporan apabila menemukan ODGJ yang telantar di wilayahnya. “Kami sudah upayakan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pelaporan apabila menemukan ODGJ di jalan,” terangnya.

Dia juga mengimbau rutin melakukan penertiban bersama satpol PP setiap satu bulan. Hal itu diupayakan agar mengurangi jumlah ODGJ yang telantar di jalanan. Sampai saat ini terhitung ada sekitar 25 orang telantar yang telah ada Lingkungan Pondok Sosial (Liposos). “Kami ada pondok sosial untuk saudara-saudara kita yang telantar dan ODGJ,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/