alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Angkot Sultan Versi Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember punya cara tersendiri untuk bisa menghadirkan sultan. Bukan sekadar sebutan sultan seperti banyak dipakai kalangan artis ibu kota. Tapi, nama sultan yang dihadirkan Pemkab Jember adalah bentuk perhatian terhadap angkutan kota yang bernama Solusi Insan Transportasi (Sultan).

Baca Juga : Karyawan Toko di Jember Ditemukan Meninggal, Tubuhnya Sudah Membusuk

Angkutan kota, atau warga banyak menyebut lin kuning, semakin hari mulai sepi penumpang. Tren masyarakat mulai meninggalkan transportasi umum yang dulu sangat berjasa sebelum kepemilikan kendaraan pribadi meningkat. Melakukan inovasi terhadap lin dengan dipermak sedemikian rupa tentu saja sangat diapresiasi oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. Karenanya, bupati juga secara resmi me-launching Sultan City Tour dan Wisata Religi, kemarin (25/3), di Kecamatan Rambipuji.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam rangkaian acara Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR) tersebut, Bupati Hendy menyampaikan, angkutan umum untuk saat ini memang perlu sebuah inovasi untuk menarik perhatian, sehingga tidak terkesan kumuh lagi. “Kalau sekarang lin (angkot, Red) sudah jadi sultan. Interiornya mewah,” ucap Bupati Jember saat mencoba langsung masuk lin kuning tersebut.

Hendy yang duduk di bangku depan lin kuning tersebut juga berbincang dengan sopir. Bahkan, sang sopir tidak menyangka mobil yang menjadi teman setia untuk mencari nafkah itu dinaiki orang nomor satu di Jember. Hendy menjelaskan, Angkot Sultan ini sejalan dengan visinya, yaitu solusi permasalahan transportasi, khususnya angkutan umum atau konvensional.

Hendy menambahkan, program angkutan umum tersebut bermuara pada visi bahwa Jember harus menjadi rujukan atau pusat studi pemberdayaan angkutan umum. “Sehingga dari Jember lah inspirasi solusi pemecahan masalah transportasi konvensional muncul,” terangnya.

Selain itu, sopir angkot Sultan juga telah dibekali dengan kemampuan public speaking. Sehingga bisa menjadi pemandu wisata bagi wisatawan yang datang ke Jember. “Angkot Sultan ini juga dapat disewa untuk keliling berwisata ke Jember. Sopirnya sudah bisa jadi pemandu wisata juga,” tutur Hendy.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember punya cara tersendiri untuk bisa menghadirkan sultan. Bukan sekadar sebutan sultan seperti banyak dipakai kalangan artis ibu kota. Tapi, nama sultan yang dihadirkan Pemkab Jember adalah bentuk perhatian terhadap angkutan kota yang bernama Solusi Insan Transportasi (Sultan).

Baca Juga : Karyawan Toko di Jember Ditemukan Meninggal, Tubuhnya Sudah Membusuk

Angkutan kota, atau warga banyak menyebut lin kuning, semakin hari mulai sepi penumpang. Tren masyarakat mulai meninggalkan transportasi umum yang dulu sangat berjasa sebelum kepemilikan kendaraan pribadi meningkat. Melakukan inovasi terhadap lin dengan dipermak sedemikian rupa tentu saja sangat diapresiasi oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. Karenanya, bupati juga secara resmi me-launching Sultan City Tour dan Wisata Religi, kemarin (25/3), di Kecamatan Rambipuji.

Dalam rangkaian acara Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR) tersebut, Bupati Hendy menyampaikan, angkutan umum untuk saat ini memang perlu sebuah inovasi untuk menarik perhatian, sehingga tidak terkesan kumuh lagi. “Kalau sekarang lin (angkot, Red) sudah jadi sultan. Interiornya mewah,” ucap Bupati Jember saat mencoba langsung masuk lin kuning tersebut.

Hendy yang duduk di bangku depan lin kuning tersebut juga berbincang dengan sopir. Bahkan, sang sopir tidak menyangka mobil yang menjadi teman setia untuk mencari nafkah itu dinaiki orang nomor satu di Jember. Hendy menjelaskan, Angkot Sultan ini sejalan dengan visinya, yaitu solusi permasalahan transportasi, khususnya angkutan umum atau konvensional.

Hendy menambahkan, program angkutan umum tersebut bermuara pada visi bahwa Jember harus menjadi rujukan atau pusat studi pemberdayaan angkutan umum. “Sehingga dari Jember lah inspirasi solusi pemecahan masalah transportasi konvensional muncul,” terangnya.

Selain itu, sopir angkot Sultan juga telah dibekali dengan kemampuan public speaking. Sehingga bisa menjadi pemandu wisata bagi wisatawan yang datang ke Jember. “Angkot Sultan ini juga dapat disewa untuk keliling berwisata ke Jember. Sopirnya sudah bisa jadi pemandu wisata juga,” tutur Hendy.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember punya cara tersendiri untuk bisa menghadirkan sultan. Bukan sekadar sebutan sultan seperti banyak dipakai kalangan artis ibu kota. Tapi, nama sultan yang dihadirkan Pemkab Jember adalah bentuk perhatian terhadap angkutan kota yang bernama Solusi Insan Transportasi (Sultan).

Baca Juga : Karyawan Toko di Jember Ditemukan Meninggal, Tubuhnya Sudah Membusuk

Angkutan kota, atau warga banyak menyebut lin kuning, semakin hari mulai sepi penumpang. Tren masyarakat mulai meninggalkan transportasi umum yang dulu sangat berjasa sebelum kepemilikan kendaraan pribadi meningkat. Melakukan inovasi terhadap lin dengan dipermak sedemikian rupa tentu saja sangat diapresiasi oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. Karenanya, bupati juga secara resmi me-launching Sultan City Tour dan Wisata Religi, kemarin (25/3), di Kecamatan Rambipuji.

Dalam rangkaian acara Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR) tersebut, Bupati Hendy menyampaikan, angkutan umum untuk saat ini memang perlu sebuah inovasi untuk menarik perhatian, sehingga tidak terkesan kumuh lagi. “Kalau sekarang lin (angkot, Red) sudah jadi sultan. Interiornya mewah,” ucap Bupati Jember saat mencoba langsung masuk lin kuning tersebut.

Hendy yang duduk di bangku depan lin kuning tersebut juga berbincang dengan sopir. Bahkan, sang sopir tidak menyangka mobil yang menjadi teman setia untuk mencari nafkah itu dinaiki orang nomor satu di Jember. Hendy menjelaskan, Angkot Sultan ini sejalan dengan visinya, yaitu solusi permasalahan transportasi, khususnya angkutan umum atau konvensional.

Hendy menambahkan, program angkutan umum tersebut bermuara pada visi bahwa Jember harus menjadi rujukan atau pusat studi pemberdayaan angkutan umum. “Sehingga dari Jember lah inspirasi solusi pemecahan masalah transportasi konvensional muncul,” terangnya.

Selain itu, sopir angkot Sultan juga telah dibekali dengan kemampuan public speaking. Sehingga bisa menjadi pemandu wisata bagi wisatawan yang datang ke Jember. “Angkot Sultan ini juga dapat disewa untuk keliling berwisata ke Jember. Sopirnya sudah bisa jadi pemandu wisata juga,” tutur Hendy.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/