alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Masif Lakukan Percepatan Desa Layak Anak

Siap Sinergi dengan NGO

Mobile_AP_Rectangle 1

Terpisah, founder Tanoker Cicik Farha mengungkapkan bahwa sejatinya para volunteer atau relawan dari NGO ataupun secara individu yang concern dengan isu anak dan perempuan mendapat perhatian dan apresiasi yang maksimal. “Apresiasi itu tidak melulu soal suntikan dana. Bisa apresiasi kunjungan pada kegiatan dan support kegiatan untuk dilakukan lebih luas,” paparnya, seusai mengikuti rapat evaluasi kabupaten layak anak.

Menurut Cicik, realisasi kabupaten layak anak tidak akan bisa tereksekusi secara maksimal manakala pemerintah daerah tidak melakukan kerja sama secara konsisten dengan volunteer atau NGO di desa. Sebab, kesenjangan pemenuhan hak anak harus dipenuhi dari hulu ke hilir. “Masalah kesenjangan anak itu kompleks. Pendekatannya pun bisa berbeda,” pungkas Cicik.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Dian Cahyani
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Terpisah, founder Tanoker Cicik Farha mengungkapkan bahwa sejatinya para volunteer atau relawan dari NGO ataupun secara individu yang concern dengan isu anak dan perempuan mendapat perhatian dan apresiasi yang maksimal. “Apresiasi itu tidak melulu soal suntikan dana. Bisa apresiasi kunjungan pada kegiatan dan support kegiatan untuk dilakukan lebih luas,” paparnya, seusai mengikuti rapat evaluasi kabupaten layak anak.

Menurut Cicik, realisasi kabupaten layak anak tidak akan bisa tereksekusi secara maksimal manakala pemerintah daerah tidak melakukan kerja sama secara konsisten dengan volunteer atau NGO di desa. Sebab, kesenjangan pemenuhan hak anak harus dipenuhi dari hulu ke hilir. “Masalah kesenjangan anak itu kompleks. Pendekatannya pun bisa berbeda,” pungkas Cicik.

 

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Dian Cahyani
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Terpisah, founder Tanoker Cicik Farha mengungkapkan bahwa sejatinya para volunteer atau relawan dari NGO ataupun secara individu yang concern dengan isu anak dan perempuan mendapat perhatian dan apresiasi yang maksimal. “Apresiasi itu tidak melulu soal suntikan dana. Bisa apresiasi kunjungan pada kegiatan dan support kegiatan untuk dilakukan lebih luas,” paparnya, seusai mengikuti rapat evaluasi kabupaten layak anak.

Menurut Cicik, realisasi kabupaten layak anak tidak akan bisa tereksekusi secara maksimal manakala pemerintah daerah tidak melakukan kerja sama secara konsisten dengan volunteer atau NGO di desa. Sebab, kesenjangan pemenuhan hak anak harus dipenuhi dari hulu ke hilir. “Masalah kesenjangan anak itu kompleks. Pendekatannya pun bisa berbeda,” pungkas Cicik.

 

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Dian Cahyani
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/